EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA NASIONAL
Penurunan Kemiskinan Nasional Mencapai 8,57 %

Penurunan Kemiskinan Nasional Mencapai 8,57 %

Angka kemiskinan turun menjadi 8,57 % pada September 2024, jumlah 24,06 juta orang. Menurut Bank Dunia, versi standar global, lebih dari 60 % populasi Indonesia tergolong miskin

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
23 Juni 2025
Kategori NASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta EKOIN.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka kemiskinan nasional pada September 2024 sebesar 8,57 %, turun dari 9,03 % pada Maret 2024 dan 9,36 % pada Maret 2023 .

Penurunan ini berarti terdapat 24,06 juta penduduk miskin, berkurang sekitar 1,16 juta dari Maret 2024 dan 1,84 juta dari Maret 2023 . Garis kemiskinan nasional tercatat sebesar Rp 595.242 per kapita per bulan, di mana 74,5 % untuk kebutuhan makanan dan 25,5 % untuk non-makanan .

Secara wilayah, kemiskinan di perkotaan turun menjadi 6,66 % dari 7,09 %, sedangkan di perdesaan turun menjadi 11,34 % dari 11,79 % . Proporsinya menunjukkan 11,05 juta orang miskin di kota dan 13,01 juta di desa .

Secara regional, jumlah kemiskinan terkonsentrasi di Pulau Jawa mencapai 12,62 juta (52 ,5 % dari total), Sumatera 5,25 juta, Bali–Nusa Tenggara 1,94 juta, Sulawesi 1,88 juta, Maluku–Papua 1,46 juta, dan Kalimantan 0,91 juta

BPS menegaskan ini adalah capaian terendah sejak pengumuman pertama pada 1960 . Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyatakan, “Kemiskinan September 2024 sebesar 8,57 %, ini menjadi capaian terendah di Indonesia sejak pertama kali angka kemiskinan diumumkan oleh BPS pada 1960”

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Namun, perbedaan signifikan muncul jika dibandingkan data Bank Dunia. Berdasarkan standar global (garis kemiskinan US$ 6,85 PPP per hari), 60,3 % populasi Indonesia atau 171,9 juta orang dikategorikan miskin . Adopsi PPP 2021 meningkatkan proyeksi itu menjadi 68 % atau 193,8 juta orang.

BPS merespons bahwa perbedaan tersebut bukan kontradiksi, melainkan akibat penggunaan metode dan tujuan yang berbeda  BPS fokus pada kebutuhan dasar masyarakat dalam konteks nasional, bukan perbandingan antarnegara .

Metode BPS menggunakan konsep kebutuhan dasar (makanan & non-makanan) lewat Susenas yang mencakup 52 komoditas makanan dan sekitar 50 komoditas non-makanan . Garis kemiskinan Maret 2024 sebelumnya Rp 536.122 per kapita per bulan

Sementara itu, Bank Dunia telah memperbarui standar garis kemiskinan internasional menjadi US$ 3,00 PPP per hari, dan upper-middle menjadi US$ 8,30 PPP per hari pada Juni 2025

DEN menyebut BPS dan instansi terkait tengah mengkaji penyempurnaan metodologi garis kemiskinan, ditargetkan rampung tahun 2025

Turunnya angka menurut BPS disambut positif, namun ekonom dan peneliti menilai data tersebut belum menggambarkan kemiskinan multidimensi . Achmad Nur Hidayat dari UPN menyatakan, banyak warga yang masuk kategori sangat rentan meski tak dihitung miskin oleh BPS  disarankan BPS melibatkan indikator akses layanan dasar & kondisi pekerjaan .

Peneliti IDEAS, Muhammad Anwar, menambahkan bahwa jika menggunakan standar PPP US$ 6,85, angka kemiskinan akan jauh lebih tinggi, sehingga metode BPS perlu disesuaikan agar kebijakan lebih tepat sasaran

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

 

Tags: Bank DuniaBPSDENgaris kemiskinankemiskinan nasionalketimpanganmetodologimultidimensiPPP 2021Susenas
Post Sebelumnya

Kejuaraan Dunia Surfing Nias Pro 2025 Gaet 12 Negara

Post Selanjutnya

Indonesia Aktif dalam Pertemuan Bea Cukai ASEAN ke-34

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
Indonesia Aktif dalam Pertemuan Bea Cukai ASEAN ke-34

Indonesia Aktif dalam Pertemuan Bea Cukai ASEAN ke-34

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.