EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA DAERAH
Banjir Halmahera Selatan, Ribuan Warga Mengungsi

Banjir Halmahera Selatan, Ribuan Warga Mengungsi

2.430 warga di Halmahera Selatan mengungsi akibat luapan Kali Inggoi. Curah hujan tinggi diperkirakan masih berlangsung tiga hari ke depan.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
23 Juni 2025
Kategori DAERAH, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

HalmaheraSelatan, EKOIN.CO – Banjir melanda lima desa di Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, sejak Minggu dini hari, 22 Juni 2025, mengakibatkan ribuan warga mengungsi.

Curah hujan tinggi sejak Sabtu malam memicu luapan Kali Inggoi sehingga merendam permukiman dan jalan raya hingga setinggi satu meter

Menurut data BPBD, hingga Senin pagi, 23 Juni 2025, tercatat 2.430 jiwa dari 640 kepala keluarga diungsikan ke delapan lokasi pengungsian

Hujan intens menimbulkan luapan sungai yang masuk ke Desa Labuha, Amasing Kota, Amasing Kota Barat, Amasing Kota Utara, dan Indomut. Air merendam rumah warga dan ruas jalan utama sejak dini hari

Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, menyatakan, “Banjir kali ini memang paling terparah yang terjadi di wilayah itu, sehingga saat ini kita ungsikan mereka ke delapan titik lokasi pengungsian”

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

Evakuasi dilakukan sejak Minggu pagi oleh tim gabungan BPBD, TNI, dan Polri. Pengungsian dijalankan di masjid dan balai desa yang tersedia.

Distribusi kebutuhan dasar seperti makanan, selimut, dan air bersih didahulukan bagi anak-anak dan lansia. Penjagaan kondisi pengungsi juga difokuskan karena hujan diperkirakan berlanjut.

Prakirawan dari BMKG Kelas I Sultan Babullah Ternate, Muhammad Dzikti Abdul Fatah, memperingatkan hujan mungkin masih terus terjadi hingga tiga hari ke depan

Tim BMKG memperkirakan curah hujan tinggi masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Halmahera Selatan dalam tiga hari ke depan. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap risiko banjir susulan .

Sektor pendidikan dan ekonomi terganggu karena jalan-jalan desa lumpuh total. Beberapa pedagang lokal mengalami kerugian akibat banjir.

Warga menanggung ketidaknyamanan karena kehilangan akses makanan dan air bersih, serta kekhawatiran terhadap sanitasi di lokasi pengungsian.

Pemkab Halsel telah menetapkan status tanggap darurat sejak Minggu. Bupati Kasuba menegaskan penanganan berbasis data dan lokasi terdampak, serta distribusi bantuan prioritas.

“Kami saat ini mencari titik-titik mana menjadi sumber banjir, sehingga bisa menanganinya, agar ke depan tidak lagi terjadi kejadian yang sama lagi,” ungkapnya

Selain evakuasi, TNI dan Polri membantu pengawasan dan distribusi logistik. Tim juga memetakan aliran Kali Inggoi untuk antisipasi wilayah rawan banjir susulan.

BPBD dan instansi terkait akan memonitor selama minimal tiga hari ke depan, menyiagakan perahu karet dan personel evakuasi bila hujan kembali intens.

Pemkab juga menjajaki perbaikan lingkungan dan normalisasi badan sungai di lima desa terdampak.

Hingga Senin siang, intensitas hujan menurun, namun semua pengungsian masih aktif. Belum ada laporan korban jiwa, namun beberapa warga mengalami gangguan kesehatan ringan.

Warga bersama relawan lokal bergotong royong menyusun sistem tanggap cepat. Kolaborasi desa berperan dalam distribusi bantuan makanan dan pendataan cepat.

BPBD Halsel terus memperbarui data tiap tiga jam, bekerjasama dengan BMKG dan pihak desa agar respons berjalan akurat dan tepat waktu.

Pemkab mulai menghitung rancangan normalisasi sungai, pembangunan saluran air, dan perbaikan jalan akses cepat menuju desa-desa rawan.

Bupati Kasuba menyatakan rencana mitigasi banjir bakal dijajaki tahun depan, bekerja sama dengan provinsi dan pemerintah pusat.

Beberapa pos pelayanan kesehatan didirikan di lokasi pengungsian untuk antisipasi gangguan kesehatan akibat banjir dan sanitasi.

Bantuan bersih, makanan siap saji, selimut, dan air mineral telah disalurkan sejak Minggu, menjangkau delapan titik pengungsian.

Masyarakat berharap hujan cepat mereda sehingga bisa pulang ke rumah dan memulai pembersihan lingkungan awal pekan ini.

Gerakan bersih lingkungan dan saluran air oleh warga sudah dimulai sejak Senin pagi dengan alat sederhana.

Pemda Halsel telah berkoordinasi dengan dinas provinsi Malut untuk cadangan logistik dan tenaga medis.

BPBD akan meningkatkan sistem peringatan dini berbasis desa demi antisipasi maksimal pada peristiwa selanjutnya.

BMKG mengimbau agar masyarakat waspada dan memperhatikan peringatan hujan karena potensi genangan air tinggi masih ada.

Media lokal membantu menyebarluaskan informasi pengungsian dan kebutuhan mendesak sehingga cepat terkoordinasi.

Relawan dari pulau-pulau sekitar Bacan turut membantu distribusi bantuan dan evakuasi warga lanjut usia.

Rencana pemberdayaan ekonomi melalui pemberian modal usaha kecil bagi pedagang terdampak mulai disusun pihak desa.

Dinas Pendidikan Kabupaten menyiapkan pembersihan sekolah dan pengaturan sistem belajar darurat di pengungsian jika diperlukan.

Pemasangan tandon air darurat di titik pengungsian telah dilaksanakan untuk menjaga suplai air bersih.

Dinkes Halsel menyediakan tenaga medis cadangan, posyandu, dan imunisasi untuk anak-anak di lokasi pengungsian.

Kemenhub, Basarnas, dan Kemenag siap mendukung bila situasi memburuk dan evakuasi massal dibutuhkan.

Pemda merencanakan rehabilitasi sungai dan saluran drainase jangka pendek dalam 1–2 bulan ke depan.

BPBD Kabupaten Halsel akan terus memantau dampak berikutnya hingga kondisi benar-benar aman.

Pemkab menyiapkan program sosialisasi dan pelatihan tanggap bencana di lima desa terkait.

Bupati Kasuba menyampaikan pentingnya menjaga lingkungan agar debit air tidak cepat naik.

Pemkab hendak menggandeng akademisi untuk menilai ulang tata ruang di wilayah aliran sungai.


masyarakat hendaknya tetap waspada dan mengikuti arahan BPBD karena potensi hujan masih tinggi. Kolaborasi antara pemerintah, relawan, dan warga lokal sangat penting untuk respons cepat dan efektif. Evaluasi dan rehabilitasi infrastruktur mesti dilakukan segera agar kejadian serupa tidak terulang. Peningkatan sistem peringatan dini di tingkat desa dapat memberikan waktu lebih panjang untuk evakuasi. Kesadaran lingkungan, seperti tidak membuang sampah sembarangan, turut mendukung keberhasilan mitigasi banjir.

(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: banjirbencana alamBMKGBPBDdistribusi bantuanevakuasiHalmahera SelatanKali Inggoimitigasipengungsian
Post Sebelumnya

SPIEF 2025 Jadi Momentum Diplomasi Olahraga Indonesia-Rusia

Post Selanjutnya

10 Kiat Sukses Tanpa Harus Bersusah Payah: Kerja Cerdas, Hasil Maksimal

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
10 Kiat Sukses Tanpa Harus Bersusah Payah: Kerja Cerdas, Hasil Maksimal

10 Kiat Sukses Tanpa Harus Bersusah Payah: Kerja Cerdas, Hasil Maksimal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.