EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
Menteri Pertanian Dorong Petani Ketapang Panen Tiga Kali

Sumber dok Pertanian

Menteri Pertanian Dorong Petani Ketapang Panen Tiga Kali

Sudaryono menegaskan bahwa alsintan adalah milik negara, bukan pribadi, dan penggunaannya harus optimal demi percepatan tanam serta peningkatan hasil pertanian di berbagai kelompok tani di Ketapang.

Agus DJ oleh Agus DJ
24 Juni 2025
Kategori EKONOMI, PERTANIAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan bahwa alat dan mesin pertanian (alsintan) yang diberikan pemerintah tidak boleh diperjualbelikan maupun disewakan dengan tarif tinggi. Penegasan ini disampaikannya saat kunjungan kerja ke Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, pada Minggu, 22 Juni 2025.

Dalam acara penyerahan bantuan alsintan tersebut, Sudaryono menjelaskan bahwa alsintan merupakan aset negara. Bantuan tersebut dititipkan kepada kelompok tani dan bukan milik pribadi maupun kepala desa.

“Alat ini bukan milik pribadi, bukan milik kepala desa, bukan ketua kelompok. Ini milik negara, diberikan untuk kelompok. Tidak boleh dijual, tidak boleh disewakan mahal-mahal,” ujar Sudaryono tegas.

Ia menambahkan, apabila alsintan dijual, maka pelakunya dapat dijerat pidana. Ia juga mengingatkan bahwa alat tersebut harus digunakan secara optimal dan tidak boleh menganggur.

“Alat ini harus kerja setiap hari. Kalau sudah selesai di satu tempat, silakan dipakai di tempat lain,” lanjut Sudaryono dalam arahannya kepada para petani setempat.

Berita Menarik Pilihan

Status Persero Bank Syariah Indonesia Perkuat Ekosistem Ekonomi Nasional

AHY Ajak IKASTARA Berkolaborasi Bangun Infrastruktur dan Wilayah

Dorong Indeks Pertanaman

Pada kesempatan tersebut, Wamentan menyerahkan alsintan berupa combine harvester, traktor roda dua, dan traktor roda empat kepada sejumlah kelompok tani. Ia menyatakan bahwa mekanisasi pertanian penting untuk mendorong peningkatan indeks pertanaman (IP).

“Kami ingin petani bisa nanam lebih banyak dan panen lebih banyak dengan mekanisasi. Saya ingin indeks pertanaman di sini naik,” katanya di hadapan peserta kegiatan.

Ia juga menyampaikan bahwa mekanisasi pertanian akan mempercepat proses budidaya, mulai dari pengolahan tanah hingga panen. Alsintan modern dapat memangkas waktu kerja secara signifikan.

“Kalau panen secara manual dengan sabit itu 1 hektare butuh beberapa hari, ini dengan combine harvester 1 hektare bisa dikerjakan dalam 2 jam,” jelas Sudaryono.

Menurutnya, efisiensi waktu akan berdampak pada intensitas tanam. Dengan alsintan yang tepat guna, petani di Ketapang berpotensi menanam hingga tiga kali dalam setahun.

“Kalau sudah olah tanah segera ditanam. Sebelum panen, tebar benih di tempat lain agar bisa langsung tanam lagi. Supaya setahun panennya lebih banyak,” imbuhnya.

Jaga dan Rawat Alsintan

Selain menyerahkan bantuan, Sudaryono memberikan pesan khusus kepada para penerima bantuan alsintan, termasuk Kelompok Tani Kandangan, Bina Karya, Unggul Mulia, dan Jaya Makmur. Ia mengingatkan pentingnya perawatan alsintan.

“Alatnya dirawat. Nanti kan ada hasilnya, hasilnya dipakai untuk rawat alat ini. Selain itu, ditabung supaya kalau rusak dan gak bisa dipakai bukan berarti minta lagi,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa setelah alat rusak, kelompok tani tidak serta-merta bisa meminta lagi ke pemerintah. Kelompok tani diharapkan mandiri untuk pembelian alsintan berikutnya.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian Kementerian Pertanian dalam mendukung produktivitas petani di wilayahnya.

“Sekali lagi kami minta kelompok tani yang sudah diberikan alat ini, pelihara dengan baik, gunakan dengan baik untuk masyarakat,” ujar Ria Norsan.

Harapan Hasil Lebih dan Kesejahteraan Petani

Ria Norsan juga menekankan bahwa dengan peningkatan hasil panen, para petani dapat meningkatkan kesejahteraannya secara nyata. Ia menyebut peluang menabung dan ibadah haji sebagai salah satu dampak positifnya.

“Kalau tadi panennya satu kali, mudah-mudahan dengan adanya alat ini bisa tiga kali. Kalau bisa panen sampai tiga kali, petani bisa nabung, bisa umrah, bisa haji. Itu harapan kita,” tambahnya.

Bantuan alsintan tersebut menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produktivitas dan efisiensi pertanian.

Sebagai bagian dari kebijakan jangka panjang, Kementerian Pertanian juga mendorong pembentukan Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) agar alsintan dapat dimanfaatkan lintas kelompok.

Dengan demikian, optimalisasi penggunaan alsintan bisa dilakukan secara bergilir, mempercepat proses pertanian, serta menjangkau lebih banyak lahan dalam waktu singkat.

Bantuan alsintan yang diberikan pemerintah merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat produktivitas dan efisiensi pertanian. Penekanan pada aspek pemanfaatan, perawatan, dan tanggung jawab kolektif menunjukkan bahwa alsintan bukan sekadar alat bantu, melainkan aset negara yang harus dikelola bersama.

Kebijakan ini juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam memberdayakan petani secara berkelanjutan. Dengan peningkatan indeks pertanaman dan efisiensi waktu, para petani diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi dan kesejahteraannya.

Lebih dari itu, pembentukan UPJA serta mekanisme rotasi penggunaan alsintan menjadi bentuk nyata transformasi pertanian ke arah modern, kolaboratif, dan mandiri. Dengan manajemen yang baik, sektor pertanian dapat tumbuh menjadi pilar ekonomi yang kokoh.(*)

Tags: Alsintanbantuan pemerintahcombine harvesterefisiensi panenGubernur Ria NorsanIndeks PertanamanKalimantan Baratkelompok taniKementerian Pertanianketapangmekanisasipertanian berkelanjutanpertanian modernproduktivitas petaniSudaryonotraktorUPJA
Post Sebelumnya

Anies Hadiri Sidang Tipikor Tom Lembong Disaat Sidang Berjalan.

Post Selanjutnya

Pemkot dan Kejari Pangkalpinang Kejar Piutang Pajak

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Status Persero Bank Syariah Indonesia Perkuat Ekosistem Ekonomi Nasional. Sumber dok bankbsi.co.id

Status Persero Bank Syariah Indonesia Perkuat Ekosistem Ekonomi Nasional

oleh Agus DJ
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - PT Bank Syariah Indonesia Tbk kini telah resmi menyandang Status Persero Bank Syariah Indonesia secara administratif terhitung...

Menko AHY Dorong IKASTARA Jadi Mitra Strategis Pembangunan. Sumber dok kemenkoinfra.go.id

AHY Ajak IKASTARA Berkolaborasi Bangun Infrastruktur dan Wilayah

oleh Agus DJ
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menerima audiensi pengurus Ikatan Alumni SMA...

Mandiri Looping for Life Hadir di Perfume Pop Market. Sumber dok bankmandiri.co.id

Bank Mandiri Kenalkan Mandiri Looping for Life Lewat Parfum

oleh Agus DJ
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Mandiri secara resmi memperkenalkan inisiatif keberlanjutan bertajuk Mandiri Looping for Life dalam acara Perfume Pop Market...

Kontribusi Nyata Bank Mandiri Melalui Program Mandiri Sahabat Desa. Sumber dok bankmandiri.co.id

Bank Mandiri Sukses Jalankan Program Mandiri Sahabat Desa

oleh Agus DJ
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Mandiri secara konsisten mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui...

Post Selanjutnya
Pemkot dan Kejari Pangkalpinang Kejar Piutang Pajak

Pemkot dan Kejari Pangkalpinang Kejar Piutang Pajak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.