EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA BREAKING NEWS
Juliana Ditemukan Tewas di Kedalaman 600 Meter Gunung Rinjani

Juliana Ditemukan Tewas di Kedalaman 600 Meter Gunung Rinjani

Juliana, pendaki asal Brazil, ditemukan meninggal di kedalaman 600 meter Gunung Rinjani.

Irvan oleh Irvan
25 Juni 2025
Kategori BREAKING NEWS, DAERAH, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Mataram, Ekoin.co – Operasi pencarian dan penyelamatan terhadap Juliana alias JDSP (27), warga negara Brazil yang dilaporkan jatuh di jurang Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat, akhirnya berujung duka. Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (24/6/2025) petang, di kedalaman sekitar 600 meter dari titik terakhir keberadaannya diketahui.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menyampaikan bahwa salah satu anggota tim berhasil menjangkau lokasi korban sekitar pukul 18.00 WITA. Saat dilakukan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda vital pada tubuh Juliana. Hal tersebut kemudian dikonfirmasi oleh tiga personel lainnya yang turun menyusul ke lokasi.

“Setelah pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan pada korban,” terang Hariyadi saat memberikan keterangan pers di Posko Sembalun.

Jenazah Juliana langsung dibungkus atau di-wrapping sebagai persiapan evakuasi. Tim SAR kemudian mulai menyiapkan sistem pengangkutan jenazah dari kedalaman jurang menuju titik pengangkatan di Last Known Position (LKP), tempat korban terakhir kali terlihat.

“Menyusul temuan ini, tim SAR yang berada di Last Known Position (LKP) atau lokasi terakhir korban terlihat, segera menyiapkan sistem evakuasi,” tambah Hariyadi.

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

Dalam upaya yang penuh risiko ini, tujuh personel SAR memutuskan bermalam di area jurang melalui metode flying camp. Tiga orang ditempatkan di anchor point kedua di kedalaman 400 meter, sementara empat personel lainnya berada di sisi jenazah, tepatnya di kedalaman 600 meter.

Cuaca ekstrem dan jarak pandang terbatas membuat tim SAR harus menunda proses evakuasi keesokan harinya. Keputusan ini diambil demi keselamatan seluruh personel, mengingat medan yang sangat terjal dan minim pencahayaan pada malam hari.

Proses evakuasi dijadwalkan dilanjutkan pada Rabu pagi (25/6/2025), dengan mengangkat jenazah terlebih dahulu ke atas menuju LKP, sebelum dibawa ke Posko Sembalun melalui jalur pendakian.

“Kemudian dievakuasi dengan ditandu menyusuri rute pendakian menuju Posko Sembalun,” ujar Hariyadi saat ditemui oleh awak media di kawasan Sembalun.

Setelah tiba di Posko, rencana selanjutnya adalah mengevakuasi jenazah menggunakan helikopter menuju RS Bhayangkara Polda NTB di Mataram. Di sana, jenazah akan mendapat penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan ke pihak kedutaan besar Brazil.

Tags: Basarnas NTB.cuaca ekstremevakuasi jenazahflying campGunung Rinjanijalur pendakianjatuh ke jurangJuliana JDSPLKP Rinjanimedan curamoperasi penyelamatanpendaki BrazilPosko SembalunRS BhayangkaraSAR MataramWN asing tewas
Post Sebelumnya

Program Nuklir Iran Hanya Tertunda 1-2 Bulan Pasca Serangan AS

Post Selanjutnya

130 Akun Shopee Dibuat Pakai Data Orang

Irvan

Irvan

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
130 Akun Shopee Dibuat Pakai Data Orang

130 Akun Shopee Dibuat Pakai Data Orang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.