EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA KRIMINAL
Polisi Bongkar Sindikat SMS Phishing Asal Malaysia

Polisi Bongkar Sindikat SMS Phishing Asal Malaysia

Pelaku memasang “fake BTS” di mobil untuk SMS massal phishing, menjerat 15.000 nomor dan merugikan korban hingga ratusan juta rupiah.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
27 Juni 2025
Kategori KRIMINAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jakarta, EKOIN.CO – Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya membongkar sindikat penipuan lintas negara yang melibatkan tiga warga negara Malaysia. Para pelaku menggunakan modus SMS blasting dan phishing untuk menipu korban. Polisi menangkap dua orang tersangka, sementara satu pelaku lainnya masih buron.

Tim Siber Polda Metro Jaya menangkap pelaku berinisial OKH (53) dan CY (29) dalam operasi gabungan yang berlangsung sejak Senin hingga Selasa, 24–25 Juni 2025. Sementara itu, otak kejahatan bernama LW (35) berhasil melarikan diri dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).


Polisi Ungkap Modus SMS dan Phishing

Penyidik menemukan bahwa sindikat ini mengirim ribuan pesan singkat (SMS) berisi tautan palsu kepada masyarakat. Ketika korban mengklik tautan tersebut, pelaku bisa mengakses data pribadi dan informasi perbankan korban.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak, menjelaskan bahwa pelaku menggunakan server dari luar negeri untuk menyamarkan lokasi dan menyebarkan SMS secara massal.

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

“Modus mereka adalah mengirim SMS yang mengaku dari pihak bank, berisi tautan palsu. Setelah diklik, data pribadi korban langsung terbaca sistem mereka,” ujar Ade kepada wartawan di Jakarta.


Polisi Sita Peralatan Digital

Dalam penangkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa laptop, modem gateway, 17 SIM card dari berbagai operator, serta beberapa perangkat lunak khusus yang digunakan untuk aktivitas phishing dan spoofing.

Penyidik menyebutkan bahwa perangkat itu digunakan untuk menyamarkan pengirim SMS agar terlihat seolah-olah berasal dari instansi resmi seperti bank atau perusahaan besar.

Baca juga: Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Siber Terbaru


Pelaku Incar Korban di Indonesia

Meskipun berasal dari Malaysia, para pelaku secara khusus menargetkan korban dari Indonesia. Polisi menyebut, sindikat ini telah beroperasi selama lebih dari enam bulan dan menyasar ribuan pengguna ponsel.

“Mereka mengincar nasabah bank di Indonesia. Bahkan mereka tahu nama-nama bank lokal dan pola komunikasi yang biasa digunakan di sini,” ujar Ade Safri.

Penyidik menduga bahwa pelaku memiliki jaringan lokal yang membantu mengidentifikasi calon korban.


Kerja Sama dengan Otoritas Malaysia

Polda Metro Jaya kini tengah berkoordinasi dengan Kepolisian Diraja Malaysia untuk memburu LW, otak sindikat penipuan tersebut. Polisi juga telah mengajukan permintaan red notice kepada Interpol.

Kepolisian menegaskan akan menindak tegas pelaku kejahatan siber lintas negara yang merugikan masyarakat Indonesia.

Simak juga: Interpol dan Peranannya dalam Kejahatan Siber


Pelaku Sudah Raup Puluhan Juta

Penyidik memperkirakan sindikat ini telah meraup uang hingga puluhan juta rupiah dari aksinya. Uang hasil kejahatan dikirim ke rekening luar negeri, kemudian ditarik secara tunai melalui agen tidak resmi.

Kepolisian masih menelusuri aliran dana tersebut untuk mengungkap apakah terdapat pelaku lain di balik operasi ini.


Polisi Imbau Masyarakat Waspada

Polda Metro Jaya meminta masyarakat lebih waspada terhadap pesan singkat yang mencurigakan. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak sembarangan mengklik tautan, terutama yang mengaku dari pihak bank atau layanan keuangan.

“Kami minta masyarakat hati-hati. Jika menerima SMS dari pihak tidak dikenal, jangan langsung klik link-nya. Segera laporkan ke kami,” ujar Ade.


Penyidik Telusuri Jaringan Lokal

Polisi menduga jaringan ini tidak bekerja sendiri. Kemungkinan besar mereka memiliki kaki tangan di Indonesia yang membantu pengumpulan data atau pengambilan dana.

Penyidik kini sedang melacak aktivitas digital dari perangkat yang disita untuk mencari jejak komunikasi dengan pihak lokal.

Baca juga: Ancaman Kejahatan Siber di Indonesia Meningkat


Ancaman Hukuman Berat

Dua pelaku yang telah ditangkap dijerat dengan Pasal 30 dan 32 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman pidana hingga delapan tahun penjara.

Selain itu, polisi juga menjerat pelaku dengan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU), karena hasil kejahatan dialirkan ke rekening asing.


Langkah Lanjut Polda Metro

Polda Metro Jaya memastikan akan terus memburu tersangka utama dan membuka kemungkinan adanya jaringan internasional yang lebih luas.

“Kasus ini belum selesai. Kami akan terus telusuri semua pelaku yang terlibat, termasuk di luar negeri,” kata Ade Safri.

Kepolisian juga akan melakukan audit sistem digital untuk mengantisipasi kejahatan serupa di masa mendatang.

Baca juga: Strategi Kepolisian Hadapi Kejahatan Siber Terstruktur

dari kepolisian kepada masyarakat adalah untuk selalu memverifikasi setiap pesan mencurigakan yang mengatasnamakan lembaga resmi. Warga diminta untuk melapor ke kantor polisi atau melalui kanal digital resmi bila menemukan aktivitas mencurigakan di ponsel mereka.

Kepolisian juga menyarankan agar masyarakat tidak memberikan informasi sensitif seperti PIN, password, atau kode OTP kepada pihak mana pun melalui SMS, telepon, atau tautan.

Warga diimbau untuk menginstal aplikasi resmi perbankan langsung dari toko aplikasi dan menghindari mengklik tautan yang tidak jelas asalnya. Edukasi terhadap modus kejahatan digital harus diperluas di tingkat keluarga dan komunitas.

Polisi juga meminta media dan lembaga pendidikan untuk ikut mengedukasi publik tentang risiko kejahatan digital dan bagaimana cara menghindarinya.

Kesimpulannya, keberhasilan pengungkapan kasus ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menindak kejahatan siber lintas negara. Kerja sama internasional dan kewaspadaan publik menjadi kunci utama untuk mencegah korban lebih banyak di kemudian hari.(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/.

Tags: Bareskrim Polrifake BTSInterpolkerugian bankpenipuan digitalpenipuan SMSphishingPolda MetroSCBDTPPUUU ITEwarga negara Malaysia
Post Sebelumnya

SBY Bagi Pengalaman 10 Tahun Pimpin Indonesia

Post Selanjutnya

285 Tersangka Narkoba Ditangkap Selama Operasi Nasional

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
285 Tersangka Narkoba Ditangkap Selama Operasi Nasional

285 Tersangka Narkoba Ditangkap Selama Operasi Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.