EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Diplomasi Pertahanan Inggris–Indonesia Bahas Kolaborasi Teknologi Pertahanan

Sumber dok brin.go.id

Diplomasi Pertahanan Inggris–Indonesia Bahas Kolaborasi Teknologi Pertahanan

Kunjungan kapal perang HMS Richmond ke Jakarta menjadi momen strategis bagi BRIN untuk membahas peluang alih teknologi dan memperkuat kolaborasi di bidang riset pertahanan serta kelautan antara Indonesia dan Inggris.

Agus DJ oleh Agus DJ
30 Juni 2025
Kategori INTERNASIONAL, POLITIK, TEKNOLOGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Kehadiran kapal perang HMS Richmond milik Angkatan Laut Kerajaan Inggris di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, sejak Selasa (25/6), menjadi bagian dari rangkaian misi diplomasi pertahanan Inggris di Asia Pasifik. Kunjungan tersebut dimanfaatkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mempererat kerja sama strategis di bidang teknologi militer dan riset kelautan.

HMS Richmond, kapal frigate Type 23, dijadwalkan bersandar hingga 1 Juli 2025. Kapal ini dikenal karena kemampuannya dalam berbagai misi pertahanan, termasuk deteksi bawah laut, pengawalan, dan anti-kapal selam. Kapal tersebut turut mendampingi HMS Prince of Wales, kapal induk utama Inggris.

Kepala Organisasi Riset Energi dan Manufaktur BRIN, Cuk Supriyadi Ali Nandar, menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mendorong alih teknologi di sektor pertahanan. “HMS Richmond termasuk kapal multifungsi dengan sistem sonar dan helikopter anti-kapal selam canggih,” ujarnya, Kamis (26/6).

Cuk hadir dalam kunjungan kehormatan bersama Direktur Pengelolaan Armada Kapal Riset BRIN, Nugroho Dwi Hananto. Mereka meninjau langsung berbagai sistem pertahanan yang terpasang di kapal tersebut, termasuk sistem komando, pelacak musuh, hingga propulsi.

Komandan HMS Richmond, Commander Richard Kemp, menyatakan bahwa kehadiran kapal ini merupakan bentuk komitmen Inggris untuk memperkuat hubungan diplomatik, pertahanan, dan ekonomi dengan Indonesia. Ia berharap ada sinergi jangka panjang antara kedua negara.

Berita Menarik Pilihan

Dokumen Epstein Ungkap Pengiriman Potongan Kiswah Ka’bah, Picu Keprihatinan Dunia Islam

Hasto PDIP: Parlementary Threshold Diperlukan sebagai Instrumen Konsolidasi Demokrasi

Potensi Alih Teknologi

BRIN menyoroti bahwa sistem pertahanan kapal ini dapat menjadi acuan dalam pengembangan alutsista nasional. “Kapabilitas kapal ini cocok dijadikan referensi untuk sistem pertahanan laut kita ke depan,” kata Cuk.

Ia menilai bahwa sistem persenjataan HMS Richmond dirancang untuk menghadapi serangan dari berbagai arah. Menurutnya, kapal tersebut bisa menjadi sumber pembelajaran dalam mengembangkan desain kapal perang nasional.

Selain sistem tempurnya, Cuk juga menyoroti peluang kolaborasi antara industri pertahanan Inggris dan Indonesia. Ia menyebut beberapa perusahaan Inggris telah menjalin kerja sama terbatas dengan mitra lokal.

“Ini saatnya kita dorong kerja sama lebih jauh, terutama dalam alih teknologi komponen penting kapal perang,” tambahnya. BRIN akan memfasilitasi sinergi riset antara pemerintah, industri, dan akademisi untuk memperkuat manufaktur pertahanan dalam negeri.

Ia menekankan bahwa tujuan akhirnya adalah mendorong kemandirian produksi komponen strategis di dalam negeri. Dengan begitu, Indonesia tidak lagi terlalu bergantung pada pasokan luar negeri.

Irisan Teknologi Sipil dan Militer

Direktur Nugroho Dwi Hananto menyampaikan bahwa teknologi sonar yang digunakan HMS Richmond memiliki kesamaan dengan peralatan riset kelautan BRIN. “Kami berdiskusi dengan kru kapal, dan teknologi sonar mereka serupa dengan yang kami pakai,” ujarnya.

Nugroho menjelaskan bahwa sonar tersebut penting dalam riset oseanografi, seperti pemetaan dasar laut dan studi kolom air. Walau tujuannya berbeda, kesamaan teknologi tersebut membuka peluang sinergi antar sektor.

BRIN juga tengah mengembangkan dua kapal riset baru, yakni Penjelajah Samudera dan Penjelajah Pesisir. Keduanya dirancang multifungsi untuk menjawab kebutuhan riset laut dalam dan wilayah pesisir.

Kapal Penjelajah Samudera akan difokuskan pada eksplorasi perairan dalam, sedangkan Penjelajah Pesisir untuk penelitian di teluk, muara, dan paparan benua. Ukuran dan fungsi kapal disesuaikan dengan tantangan wilayah perairan Indonesia.

“Dua kapal ini akan memperkuat infrastruktur riset kelautan nasional kita agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman,” ucap Nugroho. Selain itu, dalam kunjungan tersebut, beberapa perusahaan pertahanan Inggris memamerkan teknologinya.

Pameran Industri Pertahanan

Perusahaan besar seperti BAE System dan Thales turut hadir dalam pameran terbatas di atas HMS Richmond. Mereka memperlihatkan sejumlah produk unggulan yang relevan dengan kebutuhan pertahanan dan riset kelautan.

Pameran ini juga menjadi ajang pertukaran informasi antara pelaku industri Inggris dan mitra Indonesia. BRIN berharap kegiatan serupa bisa terus dilakukan secara berkala untuk memperluas wawasan dan mempererat jaringan kerja sama.

Kerja sama strategis di bidang pertahanan ini menjadi bagian dari diplomasi teknologi dan ekonomi Inggris di kawasan Asia Tenggara. Kunjungan kapal ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga membawa dampak teknis bagi pengembangan teknologi nasional.

Kehadiran HMS Richmond di Jakarta pun mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan, termasuk perwakilan lembaga riset dan pertahanan. Mereka menilai, kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman tentang teknologi pertahanan modern dan aplikasinya.

Selain itu, kunjungan ini menandai era baru dalam diplomasi pertahanan antara Inggris dan Indonesia yang berbasis pada teknologi, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor.

Kunjungan HMS Richmond ke Jakarta menjadi tonggak penting dalam membangun hubungan pertahanan strategis antara Indonesia dan Inggris. Bukan hanya seremoni diplomatik, kehadiran kapal perang ini membuka ruang diskusi konkret mengenai teknologi pertahanan dan kolaborasi riset.

BRIN sebagai lembaga riset nasional memanfaatkan momen ini untuk menjajaki potensi alih teknologi serta memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan industri pertahanan dalam negeri. Komitmen BRIN untuk menghadirkan kapal riset baru juga menjadi bukti serius dalam memperkuat kapasitas nasional.

Dengan kesamaan teknologi antara kapal perang dan kapal riset, serta keterlibatan aktif industri Inggris dalam pameran, peluang kerja sama antar kedua negara sangat terbuka. Sinergi ini diharapkan dapat mendorong kemajuan riset maritim dan pertahanan Indonesia ke level yang lebih tinggi.(*)

Tags: alih teknologiBAE SystemBRINCommander Richard KempCuk Supriyadi Ali NandarHMS Richmondkapal frigatekapal perang Inggriskapal riset Indonesiakolaborasi pertahananNugroho Dwi Hanantoriset kelautansonarTanjung Priokteknologi militerThales
Post Sebelumnya

Dugong Ternyata Punya Peran Penting dalam Simpan Karbon Laut

Post Selanjutnya

Kemenpora Optimis Takraw Indonesia Tembus SEA Games 2025

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Pekerja menyulam kain Kiswah di sebuah pabrik di Mekah, Arab Saudi, 6 Juli 2022. Kiswah merupakan kain penutup Kabah berwarna hitam dengan sulaman kaligrafi berwarna emas. REUTERS/Mohammed Salem

Dokumen Epstein Ungkap Pengiriman Potongan Kiswah Ka’bah, Picu Keprihatinan Dunia Islam

oleh Hasrul Ekoin
3 Februari 2026
0

Laporan Middle East Monitor (MEMO) pada Senin (2/2/2026) menyebutkan bahwa korespondensi email yang baru dibuka ke publik mengindikasikan pengiriman artefak...

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat berdialog dengan media

Hasto PDIP: Parlementary Threshold Diperlukan sebagai Instrumen Konsolidasi Demokrasi

oleh Ainurrahman
3 Februari 2026
0

“Dari biji-bijian yang kecil pun, kita sebenarnya bisa menciptakan oksigen bagi kehidupan. Caranya dengan mengumpulkan biji-bijian tersebut, membiarkannya dalam suhu...

Yusak Farchan, Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Citra Institute

Pengamat: Jokowi Besarkan PSI Pakai Strategi ‘Transfer Pemain’ Cukup Efektif tapi…

oleh Ainurrahman
2 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi siap membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan menargetkan lolos ke...

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep bermimpi PSI jadi partai besar.

Mimpi PSI Jadi Partai Besar, Kaesang Boyong Tujuh Skuad Baru dari NasDem, Demokrat dan PKS

oleh Ainurrahman
2 Februari 2026
0

Makassar, Ekoin.co - Pamer skuad baru di Rakernas PSI Makassar, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep bermimpi PSI jadi partai besar. Tujuh kader...

Post Selanjutnya
Kemenpora Optimis Takraw Indonesia Tembus SEA Games 2025

Kemenpora Optimis Takraw Indonesia Tembus SEA Games 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.