EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA NASIONAL
PLN Ungkap Indonesia Miliki 24 Ribu Ton Uranium di Melawi untuk Potensi Energi Nuklir

PLN Ungkap Indonesia Miliki 24 Ribu Ton Uranium di Melawi untuk Potensi Energi Nuklir

PLN mencatat potensi uranium di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, mencapai sekitar 24.112 ton. Energi nuklir masuk dalam RUPTL PLN 2025–2034, namun masih menunggu kebijakan pemerintah.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
2 Juli 2025
Kategori NASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO — PT PLN (Persero) mencatat Indonesia memiliki cadangan bahan baku nuklir yang signifikan, berupa uranium dan thorium, di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. Temuan tersebut termuat dalam dokumen Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025–2034 yang baru saja diluncurkan.

Menurut dokumen tersebut, jumlah potensi uranium di daerah tersebut diperkirakan mencapai sekitar 24.112 ton. Jumlah ini menjadi salah satu indikasi kuat bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di masa depan.

Termuat dalam RUPTL 2025–2034

PLN secara resmi memasukkan data potensi uranium ini dalam dokumen RUPTL yang dirilis pada bulan Juni 2025. Dokumen tersebut memuat peta jalan penyediaan tenaga listrik selama satu dekade ke depan.

“Selain batu bara, terdapat juga potensi energi nuklir berupa uranium/thorium di Kabupaten Melawi yang dapat digunakan sebagai energi primer PLTN,” demikian bunyi kutipan dalam RUPTL tersebut yang diakses pada Selasa (17/6).

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

PLN menilai bahwa potensi tersebut bisa menjadi energi alternatif selain batu bara dan gas bumi, sejalan dengan agenda transisi energi nasional yang mengutamakan sumber energi rendah emisi.

Berdasarkan Atlas Geologi Sumber Daya Mineral

Data potensi uranium di Kabupaten Melawi diperoleh dari Atlas Geologi Sumber Daya Mineral dan Energi Kalimantan Barat. Dalam atlas tersebut, uranium yang ditemukan di wilayah itu diperkirakan mencapai ± 24.112 ton.

Atlas ini diterbitkan oleh lembaga geologi nasional dan menjadi salah satu rujukan resmi bagi penyusunan kebijakan energi dan pertambangan oleh lembaga negara, termasuk PLN.

Menunggu Kebijakan Pemerintah Pusat

Meskipun potensi uranium cukup besar, pemanfaatannya sebagai sumber energi primer masih terkendala kebijakan. Hingga saat ini, Pemerintah Indonesia belum mengeluarkan kebijakan resmi yang mengizinkan pengembangan PLTN.

“Pemanfaatan energi nuklir sebagai sumber primer pembangkit masih menunggu adanya kebijakan dan regulasi dari Pemerintah,” demikian tertulis dalam bagian penjelasan teknis RUPTL tersebut.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih mengkaji kelayakan pembangunan PLTN sebagai bagian dari bauran energi nasional.

Dorongan untuk Diversifikasi Energi Nasional

PLN menilai bahwa energi nuklir bisa menjadi salah satu solusi untuk mempercepat dekarbonisasi sektor kelistrikan. Dengan pertumbuhan kebutuhan listrik yang terus meningkat, diversifikasi sumber energi menjadi penting.

Dalam RUPTL 2025–2034, PLN juga mencantumkan strategi dekarbonisasi melalui peningkatan energi baru terbarukan (EBT), termasuk tenaga surya, angin, air, dan kemungkinan nuklir di masa depan.

Strategi PLN Menuju Transisi Energi

Dalam paparannya, PLN menyebutkan bahwa Indonesia membutuhkan pembangkit energi bersih dengan efisiensi tinggi dan keandalan tinggi. PLTN dinilai bisa menjawab kebutuhan tersebut, terutama untuk wilayah-wilayah dengan kebutuhan listrik yang tinggi dan pasokan yang tidak stabil.

Namun, PLN tetap menekankan bahwa semua pengembangan energi nuklir harus melalui studi kelayakan, perencanaan matang, serta pemenuhan standar keselamatan tinggi.

Kajian Batan dan Bapeten Diperlukan

Sebelum implementasi PLTN dilakukan, Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) perlu dilibatkan dalam tahap awal kajian teknis dan risiko. Kedua lembaga tersebut memiliki mandat dalam hal penelitian, pengembangan, dan pengawasan teknologi nuklir di Indonesia.

Sejauh ini, belum ada informasi lanjutan apakah Batan dan Bapeten telah melakukan survei atau evaluasi langsung atas potensi uranium di Kabupaten Melawi.

Proyeksi Energi Masa Depan

Potensi uranium di Melawi menambah daftar cadangan energi alternatif nasional. Jika dimanfaatkan dengan tepat dan aman, uranium bisa membantu Indonesia mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil dan mengurangi emisi karbon secara signifikan.

Salah satu tantangan ke depan adalah membangun dukungan politik dan sosial terhadap energi nuklir, mengingat isu keselamatan dan lingkungan yang masih menjadi kekhawatiran publik.

Dukungan Terhadap Riset dan Infrastruktur

Para pakar energi mengingatkan bahwa pengembangan PLTN bukan hanya soal cadangan uranium, tetapi juga kesiapan teknologi, sumber daya manusia, dan infrastruktur pendukung.

“PLTN membutuhkan ekosistem lengkap, termasuk sistem pendingin, pengelolaan limbah radioaktif, dan sistem keamanan berlapis,” ujar seorang pakar energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam diskusi sebelumnya tentang potensi nuklir di Indonesia.

Potensi uranium sebesar 24.112 ton di Kabupaten Melawi membuka peluang baru bagi Indonesia dalam mengembangkan energi bersih dan berkelanjutan. Namun, pemanfaatannya masih memerlukan dukungan kebijakan dari pemerintah pusat, serta kesiapan dari sisi teknologi dan sosial.

Langkah selanjutnya yang disarankan adalah melakukan kajian teknis mendalam bersama lembaga terkait seperti Batan dan Bapeten, serta menyusun kerangka regulasi dan sosialisasi publik.

Pemerintah dan PLN diharapkan dapat terus mengomunikasikan transparansi proses dan manfaat pengembangan energi nuklir secara menyeluruh agar masyarakat mendapatkan informasi yang utuh dan akurat.(*)


 

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: energi nuklir PLNPLTN Melawipotensi uranium Indonesiauranium Kalimantan Barat
Post Sebelumnya

TNI Perkuat Diplomasi Militer Hadapi Dinamika Geopolitik

Post Selanjutnya

Kejagung Buka Opsi Geledah Rumah Nadiem

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
Kejagung Buka Opsi Geledah Rumah Nadiem

Kejagung Buka Opsi Geledah Rumah Nadiem

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.