EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
KFC Lepas 15% Saham JAI, Transaksi Capai Rp 54,44 Miliar ke H. Isam

KFC Lepas 15% Saham JAI, Transaksi Capai Rp 54,44 Miliar ke H. Isam

FAST resmi menjual 15% saham JAI kepada SFN senilai Rp 54,44 miliar. Perseroan tetap menjadi pemegang saham pengendali dengan porsi 55% di JAI.

Irvan oleh Irvan
3 Juli 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, KEUANGAN, NASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – Fast Food Indonesia Tbk (FAST) melepas 15% saham di PT Jagonya Ayam Indonesia (JAI) kepada PT Shankara Fortuna Nusantara (SFN) senilai Rp 54,44 miliar. Transaksi terjadi pada 30 Juni 2025, efektif menjual 41.877 saham JAI kepada SFN.

FAST mengutip keterbukaan informasi pada Kamis (3/7/2025). Perseroan menyebut transaksi ini untuk memperkuat efisiensi rantai pasok ayam dan meningkatkan profitabilitas usaha. Transaksi tetap menjadikan FAST sebagai pemegang saham pengendali di JAI.

 

Struktur Kepemilikan dan Identitas Pihak Pembeli

SFN berdiri pada 13 Desember 2024 dan memperoleh pengesahan hukum pada 16 Desember 2024. Perusahaan ini bergerak dalam bidang perdagangan besar daging ayam dan olahan.

Berita Menarik Pilihan

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

Main Mata atau Kecolongan? Teka-teki Penggelapan Pajak 3 Perusahaan Banten yang Baru Terendus Setelah 10 Tahun

Tiga pemegang saham utama SFN adalah Putra Rizky Bustaman (45%), Liana Saputri (45%), dan Bani Adityasuny Ismiarso (10%). Liana merupakan putri sulung Haji Isam, pemilik Jhonlin Group, yang juga tercatat sebagai komisaris di perusahaan terafiliasi grup tersebut.

Putra Rizky Bustaman merupakan suami Liana Saputri dan menikah pada tahun 2020. Pernikahan mereka saat itu menarik sorotan publik karena latar belakang keluarga pengusaha besar.

Manajemen FAST menilai penjualan saham ini dapat membuka ruang bagi perluasan daya saing JAI. Hal ini juga akan mendukung kegiatan operasional dan kemampuan finansial JAI ke depan.

 

Rencana Efisiensi dan Keuntungan Strategis

FAST akan tetap memegang 55% saham JAI setelah transaksi ini. Perseroan ingin tetap memperoleh efisiensi harga pasokan daging ayam dan olahan dari JAI.

JAI memiliki kegiatan usaha peternakan ayam terintegrasi yang meliputi pabrik pakan, penetasan ayam, pembesaran ayam, rumah potong ayam, hingga industri pengolahan daging ayam. Dengan ini, FAST akan tetap menikmati hasil dari keuntungan usaha tersebut.

Selain itu, FAST melihat transaksi ini sebagai strategi untuk memperluas sinergi rantai pasok dan meningkatkan efektivitas distribusi ayam untuk kebutuhan bisnis mereka.

SFN juga berpeluang membawa perluasan jaringan usaha dan penambahan kemampuan modal ke dalam JAI. Hal ini diperkirakan mendukung ekspansi usaha JAI ke depan.

Dengan langkah ini, FAST tetap mengontrol JAI sebagai pemegang saham pengendali. Manajemen menilai langkah ini tidak mengurangi pengaruh strategis FAST dalam pengelolaan JAI.(*)

Tags: ayam olahanFASTH. IsamJagonya Ayam IndonesiasahamSFNtransaksi
Post Sebelumnya

Indonesia-Arab Saudi Teken Kesepakatan Kerjasama Investasi Strategis Lintas Sektor Sebesar USD 27 Miliar

Post Selanjutnya

Pemerintah Percepat Regulasi Sistem Transportasi Masa Depan

Irvan

Irvan

Berita Terkait

Plt. Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan saat menunjukkan barang bukti sabu seberat 160 kg dan ganja 200 kg hasil tangkapan di jaringan Aceh-Medan, Kamis (5/2/2026). Operasi besar-besaran ini diperkirakan menyelamatkan jutaan generasi muda Indonesia dari ancaman zat adiktif. (Foto: Humas BNN RI/Ekoin.co)

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

BNN memperkirakan penggagalan peredaran narkoba dalam jumlah besar ini berpotensi menyelamatkan lebih dari satu juta orang dari bahaya penyalahgunaan. Negara...

Gedung Direktorat Jenderal Pajak di tengah pusaran penyidikan dugaan pidana pajak tiga perusahaan afiliasi di Banten. Publik mendesak transparansi penuh guna memastikan tidak ada keterlibatan oknum internal dalam skandal yang merugikan negara lebih dari Rp500 miliar ini, berkaca pada kasus-kasus OTT KPK yang pernah menjerat pejabat pajak di masa lalu. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Main Mata atau Kecolongan? Teka-teki Penggelapan Pajak 3 Perusahaan Banten yang Baru Terendus Setelah 10 Tahun

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Rosmauli, menyatakan bahwa penyidikan dilakukan berdasarkan temuan awal yang menunjukkan adanya pola sistematis...

Menkeu Purbaya Kejar 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Negara Tekor Capai Rp 5 Triliun

Menkeu Purbaya Kejar 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Negara Tekor Capai Rp 5 Triliun

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bakal ngejar 40 perusahaan yang beroperasi di sektor baja yang terindikasi mangkir...

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Pemerintah menetapkan pengaturan khusus pembelajaran bagi peserta didik selama Bulan Ramadan 2026 dengan menekankan penguatan nilai keagamaan,...

Post Selanjutnya
Pemerintah Percepat Regulasi Sistem Transportasi Masa Depan

Pemerintah Percepat Regulasi Sistem Transportasi Masa Depan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.