EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM EDUKASI
Kolaborasi UGM-UTS Bahas Keberlanjutan Laut dalam Summer Course

Sumber dok ugm.ac.id

Kolaborasi UGM-UTS Bahas Keberlanjutan Laut dalam Summer Course

Program ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara untuk mempelajari konservasi laut secara komprehensif melalui kuliah, pelatihan lapangan, pengenalan budaya, dan interaksi langsung dengan masyarakat lokal.

Agus DJ oleh Agus DJ
4 Juli 2025
Kategori EDUKASI, LINGKUNGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan University of Technology Sydney (UTS) resmi membuka program International Summer Course on Sustainable Fisheries and Marine Biodiversity Conservation sejak Senin (30/6). Program ini akan berlangsung selama 26 hari hingga 26 Juli 2025 mendatang.

Acara ini digelar sebagai bentuk kolaborasi internasional yang menyoroti isu-isu keberlanjutan, terutama dalam bidang konservasi biodiversitas laut dan pengelolaan perikanan yang berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menggali lebih dalam berbagai isu lingkungan global.

“Kita ingin mahasiswa bisa mendalami berbagai isu soal konservasi biodiversitas laut,” ujar Dr. Eko Agus Suyono selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Fakultas Biologi, Kamis (3/7).

Dalam penyelenggaraannya, summer course ini diikuti oleh total 50 mahasiswa, termasuk tujuh orang dari UTS, serta peserta dari Fakultas Biologi UGM dan perguruan tinggi lainnya di Indonesia. Mereka akan terlibat dalam beragam kegiatan akademik dan berbasis komunitas.

Eko berharap program ini dapat memperluas interaksi lintas budaya dan meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat dan lingkungan sekitar.

Berita Menarik Pilihan

Prabowo Nyatakan “Perang terhadap Sampah”: Pariwisata Terancam, Kepala Daerah Diminta Bergerak Nyata

Ketua DPRD DKI Khaerudin Desak Gubernur Pramono Segera Cari Solusi Soal RDF Plant Rorotan

Pembelajaran Kontekstual dan Bahasa

Koordinator Program Indonesian Language and Culture Learning Service (INCULS) Fakultas Ilmu Budaya UGM, Dr. Wulan Rahmiati, menyampaikan bahwa peserta juga akan mengikuti kelas Bahasa Indonesia dan pengenalan budaya lokal. Kegiatan ini difasilitasi untuk memperkaya pengalaman belajar para peserta secara kontekstual.

“Pelatihan bahasa ini diharapkan menjadi pintu masuk penting untuk membangun interaksi yang bermakna antara peserta dan masyarakat lokal,” kata Wulan.

Selain kegiatan akademik di kelas, peserta juga akan mengikuti kuliah daring dari para pakar internasional dan nasional. Beberapa institusi yang turut terlibat dalam pengajaran antara lain University of Technology Sydney, Universiti Tun Hussein Onn Malaysia, dan University of Leiden.

Dari pihak UTS, Dr. Megan Murray menyampaikan apresiasi terhadap sambutan UGM dan menyatakan antusiasme mahasiswa Australia untuk belajar lebih dalam mengenai keanekaragaman hayati dan budaya Indonesia.

“Mahasiswa bisa belajar dari kehidupan budaya dan keanekaragaman hayati yang dimiliki oleh Indonesia,” ujarnya dalam sesi pembukaan program.

Eksplorasi Lapangan dan Warisan Budaya

Dalam rangkaian kegiatan, peserta juga dijadwalkan mengikuti ekskursi lapangan ke Pantai Porok, pelatihan permakultur di Bumi Langit, serta kunjungan edukatif ke Museum Biologi UGM. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberi pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengenal praktik konservasi.

Tidak hanya itu, eksplorasi budaya juga menjadi bagian dari agenda summer course ini. Para peserta akan mengunjungi sejumlah situs sejarah seperti Candi Prambanan, Candi Sojiwan, Kraton Yogyakarta, kawasan heritage Kotagede, serta Makam Raja-raja di Imogiri.

Sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat, peserta turut berpartisipasi dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata – Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM yang berlangsung secara aktif di berbagai wilayah DIY dan sekitarnya.

Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, Dekan Fakultas Biologi UGM, menyampaikan bahwa summer course ini adalah momen penting dalam membangun jejaring internasional dan meningkatkan kesadaran terhadap isu-isu lingkungan global.

“Generasi muda punya peran penting dalam membangun masa depan yang berkelanjutan melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.

Program International Summer Course ini menjadi simbol konkret dari kolaborasi akademik lintas negara yang berfokus pada isu-isu krusial lingkungan laut. Dengan melibatkan institusi pendidikan dari berbagai negara, kegiatan ini memperkuat komitmen global dalam mendorong kesadaran ekologi sejak bangku kuliah.

Melalui pendekatan yang menyeluruh, mulai dari kelas akademik, pelatihan bahasa, hingga ekskursi budaya dan lapangan, para peserta tidak hanya dibekali pengetahuan, tetapi juga pengalaman langsung mengenai praktik konservasi. Pelibatan komunitas lokal juga memperkuat dimensi sosial dari program ini.

Diharapkan kegiatan ini mampu menumbuhkan generasi muda yang tangguh, peka terhadap isu lingkungan, serta mampu mengembangkan inovasi berbasis kearifan lokal dan ilmu pengetahuan global demi masa depan laut yang lebih berkelanjutan.(*)

Tags: biodiversitasbudaya lokalekosistem pesisirINCULSKKN-PPMkolaborasi pendidikankonservasi lautmahasiswa internasionalpengabdian masyarakatperikanan berkelanjutansummer courseUniversitas Gadjah MadaUniversity of Technology Sydney
Post Sebelumnya

Komitmen Jaksa Agung Dipertanyakan di Kasus Fahrenheit

Post Selanjutnya

Jet Tempur F-15EX AS Terkendala Pasokan

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Presiden Prabowo Subianto pidato di depan Anggota Rakornas sinergi pemerintah pusat dan daerah soal sampah

Prabowo Nyatakan “Perang terhadap Sampah”: Pariwisata Terancam, Kepala Daerah Diminta Bergerak Nyata

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Bogor,Ekoin.co – Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras soal buruknya penanganan sampah di Indonesia. Di hadapan seluruh kepala daerah...

Ketua DPRD DKI Khaerudin Desak Gubernur Pramono Segera Cari Solusi Soal RDF Plant Rorotan

Ketua DPRD DKI Khaerudin Desak Gubernur Pramono Segera Cari Solusi Soal RDF Plant Rorotan

oleh Ridwansyah
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin mendesak Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung agar mencari solusi untuk menangani persoalan...

Makan Durian Bersamaan Minuman Soda Berbahaya. Ini Penjelasan Ilmiahnya (Foto: DetikFood)

Makan Durian Bersamaan Minuman Soda Berbahaya? Ini Penjelasan Ilmiahnya

oleh Akmal Solihannoer
1 Februari 2026
0

Ekoin.co - Buah durian dikenal luas sebagai buah tropis dengan rasa khas dan kandungan gizi yang tinggi. Di sisi lain,...

Ilustrasi Air Putih (Ist)

Manfaat Konsumsi Air Putih Sebagai Minuman Utama Pendukung Detoksifikasi Tubuh

oleh Akmal Solihannoer
29 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Air putih tetap menjadi cairan paling penting dalam mendukung proses detoksifikasi alami tubuh manusia. Cairan ini berperan...

Post Selanjutnya
Jet Tempur F-15EX AS Terkendala Pasokan

Jet Tempur F-15EX AS Terkendala Pasokan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.