Bekasi, EKOIN.CO – Semangat kebersamaan dan antusiasme masyarakat mewarnai pembukaan turnamen bola voli Bamus Cup 2025 di Kampung Bojongsari, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Sabtu 5 Juli 2025. Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, hadir langsung membuka kegiatan ini sekaligus ikut bermain voli bersama masyarakat setempat.
Turnamen bola voli yang digagas oleh Badan Musyawarah (Bamus) Bojongsari ini menjadi magnet tersendiri bagi warga. Dalam sambutannya, Abdul Harris Bobihoe menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai event seperti ini menjadi ajang positif yang mampu mempererat silaturahmi antarwarga.
“Selamat kepada Bamus Bojongsari yang telah menyelenggarakan turnamen ini. Semoga terus melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Wawali.

Lebih lanjut, Harris Bobihoe menilai bahwa olahraga bola voli merupakan salah satu cabang olahraga yang sangat digemari oleh masyarakat selain sepak bola. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus digelar secara rutin.
“Melalui turnamen ini, semangat kebersamaan dan silaturahmi warga bisa semakin terjalin. Apalagi kegiatan berlangsung di lingkungan yang asri dan penuh keakraban,” ucapnya.
Turnamen Jadi Ajang Silaturahmi dan Pembelajaran
Di tengah antusiasme warga, Wakil Wali Kota Bekasi tidak hanya membuka acara secara simbolis, tetapi juga turun ke lapangan bermain voli bersama para tokoh masyarakat. Kebersamaan itu terasa hangat, menyatukan semua kalangan dalam satu semangat yang sama.

Kehadiran tokoh-tokoh seperti Ketua MUI Kota Bekasi KH Syaifuddin Siroj, Camat Jatiasih Ashari, serta para lurah dan tokoh masyarakat semakin menambah nilai kebersamaan dalam acara ini. Mereka turut serta menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan positif di tengah masyarakat.
Turnamen Bamus Cup 2025 ini diharapkan tidak hanya menjadi panggung kompetisi, tetapi juga wadah edukasi dan pembinaan mental olahraga. Dalam sambutannya, Harris Bobihoe juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh peserta.
“Junjung tinggi sportivitas dalam bermain. Akui kekalahan dengan lapang dada dan tetap rendah hati dalam kemenangan,” pesannya kepada para atlet yang hadir.
Ia menambahkan bahwa sportivitas bukan hanya tanggung jawab pemain, tetapi juga para pendukung dan suporter yang menyaksikan pertandingan. Ia meminta agar suporter juga memberikan dukungan dengan sikap positif dan tidak memprovokasi.
Pesan Sportivitas dan Peran Wasit
Selain menekankan sikap fair play, Abdul Harris juga memberikan pesan khusus kepada para wasit. Ia berharap jalannya pertandingan dapat dipimpin secara adil, jujur, dan objektif agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.
Wasit diharapkan menjadi sosok yang netral dan berintegritas tinggi agar turnamen berjalan dengan baik. Hal ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan peserta dan menciptakan suasana pertandingan yang kondusif.
“Peran wasit sangat krusial. Maka dari itu, keadilan dalam memimpin pertandingan adalah hal mutlak,” tegas Wawali Kota Bekasi.
Dalam pernyataannya, Harris juga menegaskan bahwa turnamen ini bukan hanya soal menang atau kalah. Lebih dari itu, kegiatan ini adalah sarana untuk memperkaya pengalaman, membentuk karakter, serta memperluas cakupan olahraga voli di masyarakat Bojongsari.
“Turnamen ini merupakan kesempatan besar untuk mempererat persahabatan dan solidaritas tanpa batas di antara peserta,” katanya.
Turnamen Bamus Cup 2025 ini akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan menghadirkan tim-tim dari berbagai wilayah sekitar Jatisari. Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah penonton yang memadati area pertandingan sejak pagi.
Di akhir acara, masyarakat tampak puas dan bahagia atas terselenggaranya event ini. Sorak-sorai penonton menambah semarak suasana, memperlihatkan semangat gotong royong dan kekeluargaan yang masih kuat di tengah masyarakat.
Kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi contoh baik bagi wilayah lain di Kota Bekasi dalam menggelar event yang menyatukan elemen masyarakat. Pemerintah Kota Bekasi terus mendorong inisiatif masyarakat dalam menciptakan kegiatan yang positif dan produktif.
Kehadiran pemerintah dalam setiap kegiatan warga seperti ini dinilai mampu meningkatkan rasa percaya dan mendekatkan hubungan antara aparatur dengan masyarakat.
Selain menjadi media penyaluran bakat, turnamen ini juga menjadi sarana peningkatan partisipasi aktif warga dalam menjaga kerukunan sosial dan gaya hidup sehat.
Kegiatan ini mengukuhkan semangat persatuan, mempertegas pentingnya sportivitas, dan menciptakan ruang kebersamaan yang sehat dan membangun. Diharapkan, turnamen seperti ini dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan pada masa mendatang.
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





