Jakarta, EKOIN.CO – Sebanyak 1.500 alumni Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) IPB University berkumpul dalam ajang reuni akbar bertajuk Vet Vaganza 2025, Sabtu (5/7). Kegiatan ini berlangsung di Grha Widya Wisuda (GWW), Kampus IPB Dramaga, Bogor.
Acara yang diprakarsai oleh Ikatan Alumni (IKA) FKH IPB University ini menjadi wadah silaturahmi lintas generasi sekaligus mempererat hubungan antara alumni dan mahasiswa aktif. Para peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Wakil Rektor IPB University bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, Prof Deni Noviana, menyampaikan apresiasi atas kehadiran ribuan alumni tersebut. Ia menilai acara ini merupakan momentum penting bagi sinergi institusi dan para lulusannya.
“FKH merupakan salah satu fakultas yang paling berhasil dalam melakukan transformasi menjadi sekolah yang kini menjadi Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB),” ujar Prof Deni saat memberikan sambutan.
Ia juga menggarisbawahi peran penting alumni di kancah internasional. “Setelah kembali, Bapak-Ibu semua selalu memiliki kesempatan untuk menjalankan peran strategis. Baik dalam sektor ekonomi maupun sosial, termasuk juga dalam promosi dan diplomasi soft power Indonesia,” katanya.
Peluncuran Beasiswa dan Penghargaan
Acara ini juga menjadi momen peluncuran B-Vet Foundation dan Beasiswa Vet Vaganza. Program ini bertujuan mendukung pendidikan mahasiswa kedokteran hewan IPB University, terutama dalam pembiayaan dan pengembangan kapasitas.
Dalam sesi penghargaan, Dr drh Agung Suganda menerima gelar sebagai Dokter Hewan Inspiratif di bidang ketahanan pangan. Sedangkan artis dan aktivis satwa, Irfan Hakim, dinobatkan sebagai Duta Animal Welfare.
Ketua IKA FKH IPB University, drh Gunadi Setiadarma, menekankan bahwa Vet Vaganza bukan hanya ajang temu kangen, tapi juga forum kolaborasi antar alumni. Ia menyebutkan, reuni akbar ini digelar setiap lima tahun sekali.
“Kini saatnya kita bersatu dan berkolaborasi untuk mendorong peningkatan kualitas kampus, kapasitas alumni, profesionalisme dokter hewan, serta berkontribusi nyata bagi bangsa,” ujarnya penuh semangat.
Ketua Panitia, drh Rohi, mengungkapkan bahwa alumni yang hadir berasal dari angkatan 1 hingga 57, mencakup lulusan program Sarjana, Diploma, Pascasarjana, serta Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH).
Lima Komitmen Alumni FKH IPB
Vet Vaganza 2025 juga menghasilkan lima kesepakatan bersama yang dirumuskan dalam forum alumni. Hal ini disampaikan oleh Ketua Steering Committee sekaligus Sekjen IKA FKH IPB, drh Deddy Fachrudin Kurniawan.
“Kesepakatan ini akan menjadi dasar bagi pengurus untuk menyusun program kerja nyata dan terukur ke depan,” jelas drh Deddy. Ia berharap semangat kolektif ini akan terus terjaga hingga Vet Vaganza selanjutnya.
Kelima poin tersebut antara lain mempererat kerja sama antar alumni, mendukung peningkatan mutu pendidikan, membantu mahasiswa SKHB menyelesaikan pendidikan, serta berperan aktif dalam ketahanan pangan nasional.
Poin terakhir adalah komitmen alumni untuk hadir kembali dalam Vet Vaganza 2030. Ajang ini diharapkan menjadi agenda silaturahmi rutin lima tahunan yang konsisten dan bermakna.
Panitia menyampaikan rasa haru melihat antusiasme peserta. Mereka menyebutkan bahwa acara ini dikemas dengan format yang santai dan inklusif, agar para alumni dapat bernostalgia dengan suasana kampus terdahulu.
Vet Vaganza 2025 menjadi tonggak penting bagi penguatan hubungan antara alumni dan institusi FKH IPB University. Tak hanya mempererat silaturahmi, acara ini juga melahirkan inisiatif konkret demi kemajuan dunia kedokteran hewan.
Penghargaan bagi tokoh-tokoh inspiratif dan peluncuran beasiswa menunjukkan bahwa peran alumni tidak hanya simbolis, melainkan strategis dalam membentuk masa depan pendidikan. Kolaborasi lintas angkatan menjadi energi baru untuk perubahan.
Dengan kesepakatan yang telah dirumuskan, para alumni menunjukkan komitmen nyata dalam kontribusi sosial, pendidikan, hingga pembangunan nasional. Vet Vaganza 2025 bukan akhir, melainkan awal dari babak baru sinergi alumni FKH IPB.(*)





