EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM
IQ Indonesia Lebih Rendah dari Kamboja

IQ Indonesia Lebih Rendah dari Kamboja

Skor IQ Indonesia masih berada di bawah Kamboja. China tercatat sebagai negara dengan IQ tertinggi dunia.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
8 Juli 2025
Kategori RAGAM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta EKOIN.CO – Sejumlah lembaga riset internasional merilis data terbaru mengenai skor IQ rata-rata warga negara di seluruh dunia. Hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata skor IQ masyarakat Indonesia berada sedikit di bawah Kamboja, menimbulkan sorotan terkait kualitas pendidikan dan pengembangan intelektual di dalam negeri.

Berdasarkan data dari World Population Review, skor IQ rata-rata Indonesia tercatat sebesar 93,2. Sedangkan Kamboja sedikit lebih tinggi dengan skor 94. Sementara itu, data dari International IQ Test mencatat skor Indonesia sebesar 93,18 dan Kamboja di angka 93,97.

Kedua sumber data tersebut menempatkan Indonesia di posisi ke-98 secara global. Di sisi lain, Kamboja menempati urutan ke-94 dalam daftar yang sama. Negara-negara lain yang juga berada di bawah Kamboja dalam peringkat global ini antara lain Arab Saudi, Tajikistan, dan Pakistan.

IQ Rata-rata Negara dan Peringkat Dunia

Data tersebut menunjukkan bahwa peringkat IQ suatu negara dapat menjadi indikator terhadap sistem pendidikan dan perhatian terhadap pengembangan kecerdasan penduduk. China, dalam kedua data tersebut, menempati peringkat pertama sebagai negara dengan skor IQ tertinggi.

Berita Menarik Pilihan

Timnas Futsal Indonesia Lolos Final Piala Asia 2026 Hector Souto Tolak Sebutan Pencetak Sejarah

Ambisi Papan Atas Persik Kediri: Marcos Reina Torres Bidik ‘Sapu Bersih’ Laga Kandang Februari

Menurut International IQ Test, skor rata-rata IQ warga China mencapai 107,19. Sementara versi World Population Review mencatat skor China sebesar 107. Dua data ini juga menunjukkan konsistensi negara-negara Asia Timur seperti Korea Selatan dan Jepang berada di posisi teratas.

Secara berurutan, versi World Population Review menempatkan Taiwan, Hong Kong, dan Macau sebagai negara dengan skor IQ tertinggi setelah China. Semua wilayah tersebut mencatat angka 107, disusul Korea Selatan dan Jepang yang berada di kisaran skor 106.

Dalam versi International IQ Test, urutan teratas setelah China adalah Korea Selatan dengan skor 106,43, diikuti oleh Jepang dengan 106,4 dan Iran 106,3. Negara-negara lain dalam daftar 10 besar meliputi Singapura, Rusia, Mongolia, Armenia, Australia, dan Spanyol.

Faktor-faktor Pendukung Skor IQ

Sebagaimana dilansir dari laman Nature, negara-negara dengan skor IQ tinggi umumnya memiliki sistem pendidikan yang kuat dan berfokus pada bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). China, sebagai negara dengan populasi lebih dari 1,4 miliar jiwa, menginvestasikan besar-besaran dalam pendidikan di bidang-bidang tersebut.

IQ atau Intelligence Quotient sendiri merupakan standar pengukuran yang digunakan untuk menilai kecerdasan seseorang dalam berbagai aspek seperti penalaran logis, kemampuan memecahkan masalah, serta daya ingat. Konsep IQ diperkenalkan pada awal abad ke-20 oleh Alfred Binet, dan pertama kali digunakan untuk mengidentifikasi siswa berkebutuhan khusus.

Seiring waktu, penggunaan tes IQ meluas hingga ke dunia kerja. Banyak perusahaan memanfaatkannya sebagai salah satu parameter dalam proses perekrutan maupun promosi karyawan. Selain itu, IQ juga menjadi salah satu aspek dalam penilaian kebijakan pendidikan nasional.

Menurut laman Ebsco, pengujian IQ menjadi penting karena dapat menunjukkan potensi intelektual seseorang. Namun para ahli juga menyarankan agar IQ tidak dijadikan satu-satunya indikator dalam menilai kemampuan seseorang secara keseluruhan.

Perbedaan Data dan Dampaknya bagi Indonesia

Perbedaan skor antara Indonesia dan Kamboja tidak besar secara angka, namun tetap menimbulkan keprihatinan di kalangan pengamat pendidikan. Mengingat Indonesia memiliki populasi lebih dari 270 juta jiwa, angka ini menunjukkan adanya tantangan dalam pemerataan akses dan kualitas pendidikan nasional.

Data dari kedua situs tersebut menjadi cerminan bagi pemangku kebijakan untuk mengkaji kembali pendekatan pendidikan, terutama di daerah tertinggal dan kurang terjangkau. Tingkat kecerdasan masyarakat sangat erat kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan dan daya saing global.

Meski IQ bukan satu-satunya indikator kecerdasan, tetap penting bagi Indonesia untuk memperhatikan aspek ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dalam jangka panjang, skor IQ yang lebih tinggi dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan inovasi.

Beberapa negara dengan skor IQ tinggi bahkan menunjukkan korelasi dengan tingkat penguasaan teknologi dan kemajuan pendidikan. Hal ini terlihat pada negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan Singapura yang terus berinovasi di berbagai sektor.

Indonesia perlu mengambil pelajaran dari negara-negara tersebut untuk menyusun kebijakan yang berpihak pada peningkatan mutu pendidikan secara merata dan berkelanjutan. Strategi jangka panjang perlu melibatkan reformasi kurikulum dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik.

Pemerintah diharapkan memberikan perhatian lebih pada pengembangan kecerdasan anak usia dini, sebagai fondasi penting dalam membentuk kualitas intelektual generasi mendatang. Intervensi pada tahap pendidikan dasar akan sangat menentukan arah perkembangan IQ secara nasional.

Dalam konteks regional, Indonesia bisa bekerja sama dengan negara-negara ASEAN untuk saling bertukar strategi pendidikan dan pengembangan SDM. Dengan begitu, disparitas skor IQ bisa dikurangi dan masyarakat bisa lebih siap menghadapi tantangan global.

Sebagai tambahan, penekanan pada pendidikan karakter dan keterampilan non-akademik juga diperlukan untuk menghasilkan masyarakat yang tidak hanya cerdas secara intelektual, namun juga matang secara emosional dan sosial.

Penting bagi Indonesia untuk terus mengevaluasi kebijakan pendidikan yang berlaku saat ini. Pemerintah perlu lebih aktif melakukan pembaruan kurikulum serta meningkatkan kualitas pengajaran di semua jenjang pendidikan. Upaya peningkatan skor IQ sebaiknya dimulai dari pembentukan lingkungan belajar yang kondusif dan merata di seluruh wilayah.

Program pendidikan berbasis teknologi dan riset harus diperluas agar peserta didik memiliki akses yang sama terhadap ilmu pengetahuan terkini. Hal ini sejalan dengan tren global di mana negara-negara dengan skor IQ tinggi terus memacu inovasi di bidang STEM.

Penting pula bagi masyarakat untuk menyadari bahwa kecerdasan bisa dikembangkan dengan pendekatan yang tepat. Orang tua dan guru memiliki peran strategis dalam membimbing anak-anak agar lebih terasah daya pikir dan logikanya sejak dini.

Pemerataan akses terhadap pendidikan berkualitas menjadi kunci dalam mengurangi kesenjangan IQ antar wilayah. Pembangunan fasilitas pendidikan yang lengkap dan dukungan sumber daya manusia yang kompeten sangat dibutuhkan dalam jangka panjang.

Terakhir, data IQ seharusnya menjadi alat refleksi, bukan sumber stigma. Dengan pendekatan yang lebih inklusif dan berorientasi pada pengembangan potensi, Indonesia bisa meningkatkan daya saing global dan mencetak generasi unggul di masa depan.(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: International IQ TestIQ IndonesiaKambojapendidikanperingkat duniaWorld Population Review
Post Sebelumnya

Prabowo Tampil Terdepan di KTT BRICS 2025

Post Selanjutnya

Presiden Prabowo Lanjutkan Diplomasi Strategis dengan Brasil Usai KTT BRICS

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, memberikan instruksi di pinggir lapangan saat laga semifinal melawan Jepang di Indonesia Arena. Meski sukses membawa Indonesia ke final Piala Asia untuk pertama kalinya, Souto menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah buah keringat para pemainnya secara keseluruhan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Timnas Futsal Indonesia Lolos Final Piala Asia 2026 Hector Souto Tolak Sebutan Pencetak Sejarah

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Hasil tersebut menjadi pencapaian tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaan di Piala Asia Futsal. Pada edisi sebelumnya di Kuwait 2022, langkah Merah...

Penyerang Persik, Adrian Luna menjadi tumpuan saat menjalani tiga laga kandang. (iG Persik)

Ambisi Papan Atas Persik Kediri: Marcos Reina Torres Bidik ‘Sapu Bersih’ Laga Kandang Februari

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Persik dijadwalkan menjalani tiga laga kandang beruntun di Stadion Brawijaya, masing-masing menghadapi Dewa United (7 Februari), PSIM Yogyakarta (13 Februari),...

Anthony Ginting menjadi penentu kemenangan tim beregu Indonesia saat mengalahkan Malaysia dalam kejuaraan beregu di Tiongkok (IG PBSI)

Pupus Sudah Harapan Malaysia, Ginting Pastikan Tetangga Tak Berkutik di Partai Penentu

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Pada gim kedua, Kong tampil lebih agresif dan memimpin sejak awal. Ginting tertinggal di interval dan harus mengakui keunggulan lawannya...

Seorang petugas sedang menyiapkan teleskop untuk pemantauan hilal.

BRIN Prediksi Awal Ramadan 1447 H Berpotensi Beda, Thomas Djamaluddin: Jatuh 19 Februari 2026

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Thomas menilai perbedaan ini merupakan hal yang wajar dalam praktik penentuan kalender hijriah, mengingat setiap lembaga memiliki pendekatan ilmiah dan...

Post Selanjutnya
Presiden Prabowo Lanjutkan Diplomasi Strategis dengan Brasil Usai KTT BRICS

Presiden Prabowo Lanjutkan Diplomasi Strategis dengan Brasil Usai KTT BRICS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.