EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM EDUKASI
Indonesia dan Tiongkok Kembangkan Reaktor Nuklir Masa Depan

Sumber dok brin.go.id

Indonesia dan Tiongkok Kembangkan Reaktor Nuklir Masa Depan

Kerja sama BRIN dan INET Tiongkok dalam pengembangan reaktor HTGR tak hanya berfokus pada transfer teknologi, tetapi juga mencakup pelatihan SDM, riset bersama, dan strategi jangka panjang membangun kemandirian energi nuklir Indonesia.

Agus DJ oleh Agus DJ
9 Juli 2025
Kategori EDUKASI, INTERNASIONAL, TEKNOLOGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat langkah strategis Indonesia dalam pengembangan teknologi reaktor nuklir masa depan melalui kerja sama dengan Institute of Nuclear Energy Technology (INET), Tsinghua University, Tiongkok. Kolaborasi ini tercermin dalam Joint Laboratory on High Temperature Gas-cooled Reactor (HTGR), sebagai bagian dari program Belt and Road Initiative (BRI).

Pertemuan antara Organisasi Riset Tenaga Nuklir (ORTN) BRIN dan perwakilan Kedutaan Besar Tiongkok berlangsung di Gedung BJ Habibie, Jakarta, pada Selasa (8/7). Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menegaskan pentingnya kerja sama dalam pengembangan kapasitas dan transfer teknologi reaktor HTGR.

“Kerja sama ini telah memberikan banyak manfaat nyata bagi Indonesia. Kita belajar dari sisi desain reaktor, analisis keselamatan, pengembangan simulator, bahan bakar, hingga penilaian kesiapan industri pendukung HTGR,” ujar Topan Setiadipura, Kepala Pusat Riset Teknologi Reaktor Nuklir BRIN.

Delegasi Tiongkok datang dalam rangka peninjauan teknis atas implementasi kerja sama yang sedang berjalan. Pihak INET juga telah mengajukan proposal lanjutan kepada Pemerintah Tiongkok guna memperdalam proyek kolaboratif ini di masa depan.

Transisi kerja sama juga mencakup pembahasan peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan teknis dan program riset bersama. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan ekosistem nuklir yang tangguh dan berdaya saing.

Berita Menarik Pilihan

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

Dua Gerhana Matahari Terjadi pada 17 Februari dan Agustus 2026, Total dan Cincin Api

Perluasan Teknologi dan SDM

Topan menegaskan bahwa kerja sama yang dibangun saat ini berpotensi untuk dikembangkan lebih luas, tidak terbatas pada teknologi HTGR saja. Ia menekankan peluang pengembangan kerja sama pada jenis teknologi nuklir lain, seperti Pressurized Water Reactor (PWR).

“Kami memandang ini sebagai kerja sama yang strategis dalam kerangka capacity building. Karena itu kami terbuka untuk melanjutkan program ini, bahkan memperluasnya tidak hanya pada HTGR, tetapi juga teknologi PLTN yang lebih umum seperti PWR,” jelas Topan.

Sementara itu, Kepala ORTN BRIN, Syaiful Bakhri, menambahkan bahwa kerja sama ini bukan sekadar hubungan teknis, melainkan berperan besar dalam menyusun kesiapan nasional menghadapi masa depan energi nuklir.

“Yang tak kalah penting, kolaborasi ini membuka ruang luas untuk penguatan kapasitas sumber daya manusia—melalui program pelatihan, riset bersama, dan pertukaran pengetahuan. Pengembangan SDM adalah fondasi utama untuk membangun kemandirian teknologi nuklir Indonesia ke depan,” tegasnya.

Dengan pendekatan dua arah, kolaborasi BRIN-INET diyakini akan menghasilkan dampak sistemik pada kemampuan nasional dalam menghadapi kompleksitas teknologi tinggi yang berkembang pesat.

Dukungan Inisiatif Global

Sebagai bagian dari inisiatif Belt and Road yang dicanangkan Pemerintah Tiongkok, proyek ini mencerminkan semakin terbukanya peluang kerja sama ilmiah transnasional. BRIN menilai keikutsertaan Indonesia dalam proyek ini memperkuat posisi strategis Indonesia di tataran global.

Menurut keterangan BRIN, keberlanjutan proyek ini juga didorong oleh kesiapan Indonesia dalam menyerap dan mengadaptasi teknologi mutakhir melalui skema kerja sama internasional yang inklusif dan jangka panjang.

Pihak BRIN juga menyampaikan bahwa keterlibatan dalam proyek HTGR tidak hanya memperkuat kompetensi nasional, tetapi juga memberikan dasar kuat bagi pengembangan kebijakan energi berbasis nuklir yang aman dan berkelanjutan.

Kolaborasi BRIN dan INET dari Tsinghua University dalam pengembangan HTGR adalah bagian penting dari upaya Indonesia memperkuat riset nuklir nasional. Proyek ini tak hanya menyasar penguasaan teknologi tinggi, tetapi juga menjadi wahana pengembangan SDM unggul di sektor energi.

Melalui skema kerja sama dua arah dan pendekatan jangka panjang, Indonesia memperoleh akses terhadap praktik terbaik dan pengetahuan mutakhir dari mitra internasional. Ini menjadi langkah strategis dalam menghadapi transisi energi dan menyiapkan masa depan industri nuklir nasional.

Komitmen BRIN dalam penguatan kapasitas ilmiah dan kesiapan teknologi menunjukkan bahwa kerja sama semacam ini bukan sekadar simbolik, melainkan instrumen nyata dalam membangun ketahanan dan kemandirian bangsa dalam bidang teknologi nuklir masa depan.(*)

Tags: Belt and Road InitiativeBRINenergi masa depanenergi nasionalHTGRINETkapasitas ilmiahkerja sama internasionalPWRreaktor nuklirriset nuklirSDM nuklirteknologi nuklir IndonesiaTsinghua University
Post Sebelumnya

Indonesia Tuan Rumah World Science Forum 2026

Post Selanjutnya

Kejagung Sita Puluhan Kendaraan Milik PT Sritex Terkait Dugaan Korupsi Pemberian Kredit

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Dua Gerhana Matahari Terjadi pada Februari dan Agustus 2026, Total dan Cincin Api

Dua Gerhana Matahari Terjadi pada 17 Februari dan Agustus 2026, Total dan Cincin Api

oleh Akmal Solihannoer
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Tahun 2026 akan diwarnai oleh dua fenomena astronomi berupa gerhana matahari yang terjadi pada Februari dan Agustus....

Kolase foto dokumen resmi "Epstein Files" dan tangkapan layar video viral Gabriela Rico Jimenez pada 2009. Rilis terbaru 3 juta halaman berkas dari Departemen Kehakiman AS kembali memicu perdebatan publik mengenai kebenaran tudingan sang model terkait praktik menyimpang di lingkaran elite global. (Foto: Istimewa)

Dibalik ‘Epstein Files’ 2026: Teka-teki Hilangnya Gabriela Jimenez yang Pernah Bongkar Rahasia Elite

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Departemen Kehakiman AS menegaskan bahwa pembukaan Epstein Files merupakan mandat undang-undang melalui Epstein Transparency Act, dengan tujuan membuka akses publik...

Presiden Donald Trump terlihat meninggalkan Gedung Putih setelah menandatangani "Undang-Undang Penghentian Semua Perdagangan Fentanyl yang Mematikan," selama upacara di Ruang Timur Gedung Putih, 16 Juli 2025, di Washington. Andrew Caballero-Reynolds/AFP via Getty Images

Isi Dokumen FBI Terbaru Donald Trump di Epstein Files Tanpa Bukti Kriminal

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Todd Blanche kembali menegaskan bahwa tidak ada satu pun dokumen dalam rilis ini yang menyimpulkan Donald Trump melakukan tindakan kriminal...

Post Selanjutnya
Kejagung Sita Puluhan Kendaraan Milik PT Sritex Terkait Dugaan Korupsi Pemberian Kredit

Kejagung Sita Puluhan Kendaraan Milik PT Sritex Terkait Dugaan Korupsi Pemberian Kredit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.