EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda BERANDA
Kids Biennale Indonesia: Suara Anak Lewat Seni di Galeri Nasional

Sumber foto ekoin.co

Kids Biennale Indonesia: Suara Anak Lewat Seni di Galeri Nasional

Kids Biennale Indonesia 2025 menjadi ruang seni inklusif pertama di tanah air bagi anak-anak dan remaja untuk merespons isu sosial seperti kekerasan, perundungan, dan intoleransi melalui karya yang menggugah dan membebaskan ekspresi.

Agus DJ oleh Agus DJ
12 Juli 2025
Kategori BERANDA, EDUKASI, SOSIAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Untuk pertama kalinya, Kids Biennale Indonesia digelar di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, bekerja sama dengan Museum dan Cagar Budaya, unit Galeri Nasional, serta Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia pada 3–31 Juli 2025.

Ajang ini menjadi platform seni tingkat nasional dan internasional yang inklusif bagi anak dan remaja usia 6–17 tahun, termasuk mereka dengan kebutuhan khusus hingga usia 22 tahun, untuk mengekspresikan gagasan dan merespons isu sosial.

Kids Biennale Indonesia dirancang sebagai kegiatan dua tahunan untuk mengembangkan empati, kemampuan analitik, dan karakter melalui seni dan budaya. Ajang ini juga menjadi penanda penting bagi dunia seni rupa Indonesia.

“Setelah melaksanakan Road to Kids Biennale selama dua tahun berturut-turut yaitu pada 2023 dengan tema Speak Up: Kekerasan Seksual Terhadap Anak dan 2024 dengan tema Speak Up: Bullying & Intolerance, 2025 ini penyelenggaraan Kids Biennale Indonesia mengangkat tajuk ‘Tumbuh Tanpa Takut’,” Direktur Kids Biennale Indonesia, Gie Sanjaya menjelaskan.

Ia juga menyampaikan bahwa seni memiliki kekuatan untuk menyuarakan isu kemanusiaan secara universal. Tema besar tahun ini dimaksudkan membangkitkan kesadaran dan mendorong aksi nyata dari berbagai pihak.

Berita Menarik Pilihan

AHY: Perbedaan Tak Boleh Jadi Sekat, Imlek Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

Taruna Akpol Selamatkan Remaja Hanyut di Sungai Tamiang Aceh

Sumber foto ekoin.co

Makna di Balik Tema “Tumbuh Tanpa Takut”

Menurut Gie, ada alasan mendalam di balik pemilihan tema tahun ini. “Anak-anak dan remaja merupakan benih masa depan bangsa. Namun, perjalanan mereka untuk tumbuh seringkali terganggu oleh ancaman kekerasan seksual, perundungan, dan intoleransi yang merupakan tiga dosa besar pendidikan di negeri kita,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa ketiga isu tersebut merusak rasa aman dan menghambat kebebasan anak untuk bermimpi. “Tumbuh Tanpa Takut kami hadirkan menjadi tema Kids Biennale Indonesia 2025 sebagai medium perlawanan, kesetaraan, penyembuhan, pemberdayaan, dan mempertemukan berbagai pihak untuk bekerja sama dalam menciptakan dunia yang lebih baik,” ujar Gie.

Pameran ini mendorong anak-anak untuk masuk ke pusaran percakapan sosial melalui karya. “Setiap karya dalam pameran ini bukan hanya hasil dari kreativitas anak-anak dan remaja, tetapi juga cerminan pengalaman, harapan, dan kekuatan mereka,” jelasnya.

Melalui bahasa visual dan naratif, setiap peserta mengartikulasikan keresahan dan impian yang mereka alami dalam kehidupan sehari-hari. Pameran ini pun dirancang sebagai ruang aman dan penuh dukungan.

Respons peserta dari seluruh Indonesia menunjukkan antusiasme tinggi atas pelaksanaan perdananya. Sistem open call secara nasional terbukti menjangkau talenta-talenta muda dari berbagai latar belakang.

Sumber foto ekoin.co

Partisipasi Nasional dan Program Pendukung

Sebanyak 1.026 karya diterima dari berbagai daerah dan terkurasi menjadi 142 karya individu maupun kolektif. Karya-karya tersebut ditampilkan dalam pameran bertajuk “Tumbuh Tanpa Takut”.

Pameris terpilih akan berpameran bersama tiga seniman Indonesia yaitu Darren Chandra (ABK) dari Bogor, Reexp dari Bandung, dan M. Alwi dari Banda Neira. Mereka turut menghadirkan perspektif unik yang memperkuat narasi pameran.

Selama pameran berlangsung, pengunjung akan disuguhi berbagai program partisipatif seperti mewarnai paint by number maskot Kibi dan Kibe, lokakarya limbah, hingga pemutaran film pendek.

Konseling menyenangkan bersama psikolog juga tersedia, serta diskusi publik bertajuk “Karya dan Suara” yang menyuarakan perspektif anak-anak dalam isu sosial. Pagelaran wayang cilik turut menjadi salah satu daya tarik acara.

Semua kegiatan dirancang agar publik dapat memahami lebih jauh isi dan konteks karya seni yang ditampilkan. Partisipasi keluarga, guru, dan masyarakat luas sangat diharapkan dalam ajang ini.

Kids Biennale Indonesia 2025 merupakan perhelatan penting yang menegaskan posisi seni sebagai sarana penyampaian suara anak-anak dan remaja. Melalui karya, mereka berbicara tentang dunia yang mereka hadapi dan impikan, dengan keberanian dan ketulusan.

Tema “Tumbuh Tanpa Takut” membuka ruang diskusi dan refleksi tentang pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi generasi muda. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa dunia anak harus dilindungi dari kekerasan, perundungan, dan intoleransi.

Dengan semangat kolaboratif dan pendekatan inklusif, Kids Biennale diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan untuk merayakan suara anak-anak melalui seni. Komitmen dari pemerintah, institusi budaya, serta masyarakat akan menentukan keberhasilan ajang ini di masa depan.(*)

Tags: Darren Chandraedukasi seniempati anakGaleri NasionalGie Sanjayaintoleransikekerasan seksualKementerian KebudayaanKids Biennale IndonesiaM. Alwiopen call nasionalpameran seni 2025partisipasi anakpendidikan karakterperundunganReexpRoad to Kids Biennaleseni anakseni inklusifseni sebagai penyembuhan.Tumbuh Tanpa Takut
Post Sebelumnya

Mayoritas Dunia Menentang Israel dalam Survei Pew

Post Selanjutnya

Khamenei: Serangan ke Al Udeid Bisa Terulang Bahkan Lebih Dasyat

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri acara Imlek (Ist)

AHY: Perbedaan Tak Boleh Jadi Sekat, Imlek Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebutkan bahwa keberagaman latar belakang, identitas,...

Taruna Akpol Selamatkan Remaja Hanyut di Sungai Tamiang Aceh

Taruna Akpol Selamatkan Remaja Hanyut di Sungai Tamiang Aceh

oleh Ridwansyah
1 Februari 2026
0

Aceh Tamiang, Ekoin.co – Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) yang sedang melaksanakan kegiatan sosial di Aceh Tamiang bergerak cepat menyelamatkan DHP (15)...

Makan Durian Bersamaan Minuman Soda Berbahaya. Ini Penjelasan Ilmiahnya (Foto: DetikFood)

Makan Durian Bersamaan Minuman Soda Berbahaya? Ini Penjelasan Ilmiahnya

oleh Akmal Solihannoer
1 Februari 2026
0

Ekoin.co - Buah durian dikenal luas sebagai buah tropis dengan rasa khas dan kandungan gizi yang tinggi. Di sisi lain,...

Kemenangan 2-0 ini membawa Macan Kemayoran naik ke posisi dua klasemen sementara BRI Super League. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Stadion Indomilk Tak Lagi Angker bagi Macan Kemayoran, Persija Pulang Bawa Kemenangan Mutlak

oleh Danang F Pradhipta
30 Januari 2026
0

​"Kami datang dengan kepercayaan diri tinggi. Kami tahu main di sini (Tangerang) selalu sulit, tapi hari ini efektivitas penyelesaian akhir...

Post Selanjutnya
Khamenei: Serangan ke Al Udeid Bisa Terulang Bahkan Lebih Dasyat

Khamenei: Serangan ke Al Udeid Bisa Terulang Bahkan Lebih Dasyat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.