EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Khamenei: Serangan ke Al Udeid Bisa Terulang Bahkan Lebih Dasyat

Khamenei: Serangan ke Al Udeid Bisa Terulang Bahkan Lebih Dasyat

Iran ancam serang kembali pangkalan AS. Pangkalan militer Al Udeid sempat terkena rudal.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
12 Juli 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Doha, EKOIN.CO – Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, kembali melontarkan peringatan keras terhadap Amerika Serikat pada Jumat, 11 Juli 2025, dengan menyatakan bahwa serangan terhadap pangkalan militer AS di Timur Tengah bisa kembali terjadi. Dalam pernyataannya yang dikutip dari Al Arabiya, Khamenei menyebut insiden penyerangan terhadap Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar bukanlah hal kecil dan dapat terulang di masa mendatang.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Ali Khamenei menegaskan bahwa serangan tersebut merupakan balasan atas serangan militer Amerika terhadap fasilitas nuklir Iran. Ia menyatakan Iran memiliki kemampuan untuk mencapai sasaran penting milik AS di wilayah Timur Tengah. “Kami mampu mencapai situs-situs penting Amerika di kawasan itu,” ujar Khamenei.

Sebelumnya, pada 23 Juni 2025, satu rudal balistik Iran dilaporkan berhasil menghantam Pangkalan Udara Al Udeid yang merupakan markas utama Komando Pusat AS (CENTCOM) di Qatar. Rudal lainnya berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara gabungan milik Amerika Serikat dan Qatar.

Serangan Iran dan Pengakuan Pentagon

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Pentagon membenarkan bahwa salah satu rudal yang diluncurkan Iran menghantam fasilitas di pangkalan tersebut. Dalam pernyataan resmi, juru bicara Pentagon Sean Parnell menyebutkan bahwa serangan itu menyebabkan kerusakan ringan. “Tidak ada korban luka. Pangkalan Udara Al Udeid tetap beroperasi penuh,” ujarnya.

Parnell menambahkan bahwa kerusakan terjadi pada sebuah radome, struktur pelindung yang digunakan untuk menyimpan peralatan dan perlengkapan komunikasi sensitif. Meski demikian, seluruh kegiatan militer dan operasional di pangkalan tersebut tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Citra satelit yang dirilis pekan ini juga menunjukkan kerusakan pada radome tersebut. Lokasi ini diketahui menjadi salah satu titik vital dalam sistem komunikasi dan koordinasi operasi militer AS di kawasan Timur Tengah.

Pihak Iran menyebutkan bahwa serangan rudal tersebut merupakan aksi balasan atas serangan udara AS terhadap instalasi nuklir mereka yang terjadi pada malam 21 Juni 2025. Teheran meluncurkan sejumlah rudal jarak pendek dan menengah sebagai tanggapan langsung.

Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Dan Caine, turut mengonfirmasi bahwa sistem pertahanan udara AS mengalami penetrasi. “AS menyadari adanya sesuatu yang berhasil menembus sistem pertahanan udara berlapis-lapis,” kata Caine.

Pertempuran Pertahanan Udara Terbesar

Meski begitu, Jenderal Caine memuji kesiapsiagaan pasukan Amerika yang berhasil menggagalkan sebagian besar serangan rudal tersebut. Ia menyebut momen itu sebagai “pertempuran Patriot tunggal terbesar dalam sejarah militer AS.”

Sistem rudal Patriot diketahui merupakan garda terdepan pertahanan udara AS. Dalam insiden ini, sistem tersebut bekerja bersama dengan pertahanan Qatar untuk mencegat rudal yang mengancam fasilitas vital.

Meskipun satu rudal berhasil menghantam pangkalan, mayoritas rudal lainnya berhasil dihancurkan di udara. Hal ini menunjukkan ketegangan tinggi dan kesiapsiagaan pasukan AS dan mitranya di kawasan.

Pangkalan Al Udeid sendiri merupakan basis utama militer AS di Timur Tengah. Lokasi ini menjadi pusat komando untuk berbagai operasi strategis di kawasan, termasuk Irak, Suriah, dan Afghanistan.

Ancaman baru dari Iran ini menambah kekhawatiran akan potensi eskalasi konflik lebih lanjut antara kedua negara. Terlebih lagi, Khamenei secara terbuka menyatakan bahwa serangan dapat kembali terjadi jika AS melanjutkan agresi militer terhadap Iran.

Kementerian Pertahanan AS hingga kini belum mengungkap secara rinci tingkat kerusakan yang terjadi di pangkalan tersebut. Namun, mereka memastikan bahwa semua personel dan aset penting dalam kondisi aman.

Ketegangan antara AS dan Iran dalam beberapa tahun terakhir terus meningkat, terutama setelah serangkaian serangan yang menyasar kepentingan kedua negara di kawasan. Situasi ini memicu kekhawatiran internasional akan potensi perang terbuka.

Pengamat militer menilai bahwa serangan terhadap Al Udeid menjadi salah satu insiden paling signifikan sejak konflik regional memanas pada awal 2020-an. Serangan ini juga memperlihatkan kemampuan rudal Iran yang semakin presisi.

Di sisi lain, pemerintah Qatar belum memberikan pernyataan resmi terkait keterlibatan mereka dalam menanggapi serangan tersebut. Namun kerja sama militer Qatar-AS tetap berlangsung erat, termasuk dalam pengoperasian sistem pertahanan udara.

Meskipun tidak ada korban jiwa, dampak psikologis dari serangan ini cukup besar, terutama terhadap personel militer yang bertugas di wilayah tersebut.

Pemerintah AS dikabarkan akan melakukan evaluasi ulang terhadap sistem pertahanan mereka, guna mengantisipasi serangan lanjutan dari Iran atau pihak-pihak lain di kawasan.

Sebagai bagian dari langkah diplomatik, beberapa negara Timur Tengah dikabarkan mulai menggalang pembicaraan untuk meredakan ketegangan. Namun, belum ada hasil konkret dari upaya tersebut.

Pemerintah Iran hingga saat ini tidak menunjukkan tanda-tanda akan mengurangi tekanan terhadap kepentingan militer AS. Sebaliknya, mereka memperkuat posisi dengan menyatakan kesiapannya melakukan serangan ulang jika diperlukan.

Situasi ini diperkirakan akan terus memanas jika tidak ada langkah diplomatik nyata dari kedua belah pihak atau campur tangan komunitas internasional untuk meredam konflik yang lebih besar.

Serangan ini memperlihatkan tingginya risiko keamanan di wilayah Teluk dan kemungkinan meningkatnya frekuensi konflik terbuka di masa mendatang.

dari peristiwa ini menunjukkan bahwa ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Serangan terhadap Pangkalan Udara Al Udeid menjadi sinyal kuat bahwa kedua pihak bersedia mengambil langkah agresif dalam mempertahankan kepentingan strategis mereka. Kendati tidak menimbulkan korban, insiden ini menunjukkan bahwa sistem pertahanan canggih pun tetap memiliki celah yang dapat dimanfaatkan oleh lawan.

Di sisi lain, pernyataan Khamenei memperjelas posisi Iran yang tidak akan tinggal diam atas setiap tindakan militer dari pihak lawan. Dukungan dan kesiapsiagaan mitra AS seperti Qatar turut menjadi faktor penting dalam menanggulangi ancaman tersebut. Melalui koordinasi militer dan intelijen yang ketat, potensi kerusakan dapat diminimalisir.

Pihak AS, melalui Pentagon dan pejabat militernya, mencoba meredakan kekhawatiran dengan memastikan kesiapan sistem dan keberlanjutan misi militer. Namun, ancaman lanjutan dari Teheran tetap membayangi dan menjadi bahan pertimbangan utama dalam kebijakan luar negeri Washington ke depan.

Penting bagi negara-negara di kawasan untuk mendorong upaya diplomasi yang konstruktif. Ketegangan seperti ini berpotensi menyebar menjadi konflik berskala lebih luas yang dapat mengancam stabilitas global, bukan hanya regional.

Masyarakat internasional diharapkan memainkan peran aktif dalam meredam potensi konflik bersenjata. Mediasi yang adil dan netral menjadi salah satu cara untuk menurunkan suhu ketegangan antara dua negara yang telah lama berseteru ini. (*)


 

Tags: Al UdeidAmerika SerikatiranKomando Pusat CENTCOMQatarrudal balistik
Post Sebelumnya

Kids Biennale Indonesia: Suara Anak Lewat Seni di Galeri Nasional

Post Selanjutnya

Israel Menggila Bunuh Warga AS, Trump Berkomentar

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
Israel Menggila Bunuh Warga AS, Trump Berkomentar

Israel Menggila Bunuh Warga AS, Trump Berkomentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.