Jakarta, EKOIN.CO – ChatGPT, platform kecerdasan buatan (AI) besutan OpenAI, terus menjadi andalan jutaan pengguna untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pertanyaan sederhana hingga analisis kompleks. Dalam waktu kurang dari dua tahun, pengguna aktif bulanannya mencapai 500 juta, menjadikannya salah satu layanan AI paling populer di dunia. Namun, data terbaru mengungkap pergeseran tren pertanyaan yang diajukan pengguna sepanjang 2025.
Prompt terkait pengembangan perangkat lunak (software development) masih mendominasi dengan porsi 29% dari total pertanyaan pada Maret-April 2025. Namun, angka ini turun signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 44%. “Ini mungkin mencerminkan bahwa pengguna awal ChatGPT banyak berasal dari kalangan teknis, sementara sekarang semakin banyak masyarakat umum yang memanfaatkannya,” jelas seorang analis AI, seperti dilansir dari TechMonitor.
Di posisi kedua, pertanyaan seputar sejarah dan masyarakat naik menjadi 15%, menggeser AI dan machine learning yang sebelumnya lebih dominan. Yang menarik, kategori ekonomi, keuangan, dan pajak mencatat pertumbuhan tercepat dengan peningkatan lebih dari tiga kali lipat dalam setahun. “Banyak pengguna kini memanfaatkan ChatGPT untuk analisis pasar saham, perencanaan keuangan, hingga pemahaman kebijakan fiskal,” ungkap laporan tersebut.





