EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM EDUKASI
Inovasi AI Sahwahita Unpad Curi Perhatian di NUS

Sumber dok www.unpad.ac.id

Inovasi AI Sahwahita Unpad Curi Perhatian di NUS

Sahwahita Raisya Putri Ariwibowo berhasil menyampaikan gagasan inovatif mengenai pemanfaatan Generative AI dalam proses ilmiah secara kritis dan membangun, hingga mengantarkannya meraih Juara 3 dalam forum internasional bergengsi di NUS.

Agus DJ oleh Agus DJ
14 Juli 2025
Kategori EDUKASI, INTERNASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO — Sahwahita Raisya Putri Ariwibowo, mahasiswi Ilmu Kelautan dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran, meraih Juara 3 dalam Poster & Presentation Competition di ajang NUS Young Fellowship Programme 2025.

Ajang internasional tersebut diselenggarakan oleh National University of Singapore (NUS) pada 23–27 Juni 2025. Kompetisi ini merupakan bagian dari program intensif tahunan yang diikuti peserta dari berbagai negara dan disiplin ilmu.

Sahwahita menampilkan karyanya dalam bentuk poster dan presentasi berjudul “How Gen AI Change the PhD Studies in the Aspect of Assisted Peer Review”. Karya tersebut mengangkat integrasi teknologi kecerdasan buatan generatif dalam sistem penelaahan ilmiah tingkat doktoral.

Ia menjelaskan bagaimana teknologi AI mampu meningkatkan transparansi, efisiensi, dan keadilan dalam proses peer review. Presentasi disampaikan di hadapan Presiden NUS, akademisi internasional, serta panel juri yang terdiri dari profesor lintas bidang.

Karya Sahwahita mendapat perhatian karena kekuatan ide, kedalaman analisis, serta cara penyampaian yang jelas dan argumentatif. Penilaian berlangsung ketat mengingat tingginya kualitas peserta yang turut berkompetisi tahun ini.

Berita Menarik Pilihan

Dokumen Epstein Ungkap Pengiriman Potongan Kiswah Ka’bah, Picu Keprihatinan Dunia Islam

Iran Siapkan Ribuan Liang Lahad Khusus Tentara AS di Teheran

Kompetisi Internasional dan Gagasan Transdisipliner

Melalui partisipasinya, Sahwahita menunjukkan pentingnya pendekatan kritis terhadap pemanfaatan teknologi baru di bidang akademik. Ia menyoroti bahwa Generative AI bisa menjadi alat bantu yang memperkuat etika ilmiah, bukan menggantikannya.

“Dengan Gen AI, proses peer review tidak hanya menjadi lebih cepat, tapi juga lebih adil dan objektif,” ujarnya saat sesi presentasi pada 25 Juni 2025 di NUS.

Program ini sepenuhnya didanai (fully funded) oleh NUS Graduate School dan diikuti oleh mahasiswa terpilih dari berbagai negara. Tahun ini, tema yang diangkat adalah “AI and PhD Research”.

Partisipasi Sahwahita juga merupakan wujud nyata dukungan FPIK Universitas Padjadjaran dalam membentuk generasi akademisi yang mampu menjawab tantangan global dengan pendekatan lintas ilmu.

Prestasi ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan individu, tetapi juga strategi kelembagaan untuk memperkuat jaringan riset internasional dan kolaboratif.

Mendorong Inspirasi dan Kontribusi Global

Dalam pernyataan resmi dari pihak fakultas, Wakil Dekan Akademik FPIK Unpad menyampaikan, “Kami bangga atas capaian Sahwahita. Ini hasil dari semangat eksplorasi akademik dan dorongan untuk menembus batas nasional.”

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa Indonesia lainnya untuk tampil di forum internasional. Tantangan global saat ini menuntut inovasi yang tidak hanya teknis, tetapi juga reflektif secara etika dan sosial.

Dilansir dari situs resmi NUS, program ini juga dirancang untuk mendorong interaksi lintas budaya dan mendorong kolaborasi lintas disiplin dalam riset jangka panjang.

Selain penampilan individual, peserta juga diajak berdiskusi dan membangun jaringan riset melalui sesi kelompok dan mentoring oleh profesor senior.

Karya Sahwahita kini dipertimbangkan untuk dibawa ke tahap pengembangan lebih lanjut melalui program kolaborasi lanjutan antara Unpad dan NUS.

Keikutsertaan Sahwahita Raisya Putri Ariwibowo dalam NUS Young Fellowship Programme 2025 menjadi tonggak pencapaian penting bagi FPIK Unpad dan dunia akademik Indonesia. Melalui karya yang menggali potensi Generative AI dalam proses peer review, ia menampilkan ketajaman analisis dan kepedulian etis.

Partisipasinya mencerminkan arah pendidikan tinggi yang terbuka terhadap kolaborasi global, serta memperkuat kapasitas mahasiswa untuk berpikir lintas batas. Di tengah tantangan dunia riset yang kompleks, pendekatan transdisipliner dan reflektif seperti ini menjadi semakin relevan.

Prestasi ini diharapkan mendorong lebih banyak mahasiswa untuk menjelajah ruang akademik internasional, tidak hanya sebagai peserta, tetapi sebagai kontributor yang berdampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan masa depan.(*)

Sumber: https://fpik.unpad.ac.id/mahasiswi-fakultas-perikanan-dan-ilmu-kelautan-universitas-padjadjaran-raih-juara-3-dalam-kompetisi-internasional-poster-dan-presentasi-di-nus-young-fellowship-programme-2025/

Tags: FPIK UnpadGenerative AIIlmu Kelautankolaborasi risetkompetisi internasionalmahasiswa Indonesia berprestasi.National University of SingaporeNUS Young Fellowship Programme 2025peer reviewriset doktoralSahwahita Raisya Putri Ariwibowoteknologi akademikUniversitas Padjadjaran
Post Sebelumnya

Unpad Siapkan Rusun di Sekeloa, Menteri PKP Apresiasi

Post Selanjutnya

Quantum AI Center Siap Wujudkan Visi Indonesia Emas

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Pekerja menyulam kain Kiswah di sebuah pabrik di Mekah, Arab Saudi, 6 Juli 2022. Kiswah merupakan kain penutup Kabah berwarna hitam dengan sulaman kaligrafi berwarna emas. REUTERS/Mohammed Salem

Dokumen Epstein Ungkap Pengiriman Potongan Kiswah Ka’bah, Picu Keprihatinan Dunia Islam

oleh Hasrul Ekoin
3 Februari 2026
0

Laporan Middle East Monitor (MEMO) pada Senin (2/2/2026) menyebutkan bahwa korespondensi email yang baru dibuka ke publik mengindikasikan pengiriman artefak...

Persiapan militer Iran di Teheran, termasuk lokasi pemakaman sementara untuk tentara asing dan penguatan kemampuan rudal dengan dukungan Rusia dan China.

Iran Siapkan Ribuan Liang Lahad Khusus Tentara AS di Teheran

oleh Hasrul Ekoin
1 Februari 2026
0

Di tengah penguatan persenjataan, Iran juga menyiapkan manuver militer bersama Rusia dan China, yang dikenal sebagai "Sabuk Keamanan", sebuah latihan...

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim

PM Anwar Ibrahim Sebut Oposisi Berbohong Soal Serahkan 5.000 Hektare Lahan ke Indonesia

oleh Hasrul Ekoin
1 Februari 2026
0

Anwar menilai tuduhan itu sama sekali tidak berdasar dan merupakan bentuk penyalahgunaan kebebasan berbicara yang bertujuan menyesatkan publik.

Makan Durian Bersamaan Minuman Soda Berbahaya. Ini Penjelasan Ilmiahnya (Foto: DetikFood)

Makan Durian Bersamaan Minuman Soda Berbahaya? Ini Penjelasan Ilmiahnya

oleh Akmal Solihannoer
1 Februari 2026
0

Ekoin.co - Buah durian dikenal luas sebagai buah tropis dengan rasa khas dan kandungan gizi yang tinggi. Di sisi lain,...

Post Selanjutnya
Quantum AI Center Siap Wujudkan Visi Indonesia Emas

Quantum AI Center Siap Wujudkan Visi Indonesia Emas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.