EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM EDUKASI
9.000 Siswa Ikuti Sekolah Rakyat, Target 20.000 Tahun Depan

Sumber dok ombudsman.go.id

9.000 Siswa Ikuti Sekolah Rakyat, Target 20.000 Tahun Depan

Ombudsman RI memastikan pelaksanaan Sekolah Rakyat berjalan transparan, berkualitas, dan menjangkau kelompok rentan, sembari mengidentifikasi potensi maladministrasi untuk mendukung pemerataan akses pendidikan yang berkeadilan.

Agus DJ oleh Agus DJ
18 Juli 2025
Kategori EDUKASI, PERISTIWA, SOSIAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Johanes Widijantoro, melakukan pemantauan langsung pelaksanaan program Sekolah Rakyat di Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi (Pusdiklatbangprof) Kementerian Sosial RI, Rabu (16/7/2025). Lokasi kegiatan terletak di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Kunjungan ini bertujuan memastikan program berjalan sesuai standar pelayanan publik. Selain itu, pemantauan dilakukan untuk mendukung perluasan akses pendidikan bagi kelompok masyarakat rentan yang belum terwadahi dalam sistem pendidikan formal.

Selama kegiatan berlangsung, Johanes berdialog langsung dengan Kepala Pusdiklatbangprof, Hasim, beserta jajarannya. Ia mengevaluasi kualitas materi, metode pengajaran, serta sarana dan prasarana yang digunakan dalam Sekolah Rakyat.

Dalam keterangannya, Johanes menekankan pentingnya pelaksanaan program sebagai upaya strategis untuk memperkuat kapasitas masyarakat. Terutama kelompok rentan agar memperoleh hak yang setara atas pendidikan dan pelayanan publik.

Pentingnya Pengawasan Layanan Publik
Ombudsman juga mengidentifikasi potensi maladministrasi yang bisa muncul dalam pelaksanaan program sosial. Menurut Johanes, pengawasan ini untuk memastikan program berlangsung transparan dan efektif bagi masyarakat.

Berita Menarik Pilihan

Wajah Cantik Ternyata Kurir Sabu, NE Tertangkap Tangan Transaksi di Pinggir Jalan Puma Raya

Didampingi Haris Azhar, Pandji Pragiwaksono Datangi Polda Metro Terkait Kontroversi Stand-Up ‘Mens Rea’

“Kami ingin memastikan bahwa setiap program sosial benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, berjalan transparan, dan bebas dari maladministrasi,” ujar Johanes dalam sesi dialog bersama peserta pelatihan.

Sementara itu, Hasim menyambut positif kehadiran Ombudsman RI dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pengawasan aktif akan meningkatkan mutu layanan dan mendukung perbaikan berkelanjutan dari program Sekolah Rakyat.

Ia juga menegaskan bahwa masukan dari Ombudsman akan dijadikan indikator capaian baru. Hal ini dianggap penting untuk menjamin program tetap adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Bagi kami, kehadiran Ombudsman RI sangat penting karena bisa mendeteksi detail setiap layanan yang berjalan. Masukan-masukan ini akan kami integrasikan ke dalam indikator capaian sebagai upaya perbaikan berkelanjutan,” jelas Hasim.

Target Ekspansi dan Harapan Keberlanjutan
Hasim menyebut bahwa hingga saat ini Sekolah Rakyat telah menjangkau sekitar 9.000 siswa di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat dua kali lipat pada tahun mendatang.

Peningkatan peserta dirancang mencakup jenjang pendidikan dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas. Ia yakin dukungan dari berbagai pihak akan memperkuat upaya pencapaian target tersebut.

“Tahun ini, Sekolah Rakyat sudah diikuti sekitar 9.000 siswa se Indonesia. Tahun depan, kami menargetkan bisa menjangkau hingga 20.000 siswa, mulai dari SD sampai SMA. Kami yakin dengan dukungan berbagai pihak, target ini dapat tercapai,” ucap Hasim.

Menutup kunjungannya, Johanes memberikan apresiasi atas inisiatif Pusdiklatbangprof dalam mendukung pendidikan inklusif. Ia berharap program ini bisa menjadi solusi atas kesenjangan pendidikan nasional.

“Saya melihat komitmen yang kuat dari jajaran Pusdiklatbangprof. Semoga Sekolah Rakyat bisa menjadi jawaban bagi kesenjangan pendidikan dan membantu memutus rantai kemiskinan. Harapan saya, anak-anak yang belajar di sini kelak bisa sukses dan berbakti untuk bangsa,” tutur Johanes.

Kegiatan pemantauan Ombudsman RI atas pelaksanaan Sekolah Rakyat memperlihatkan komitmen pengawasan aktif terhadap pelayanan publik yang inklusif. Dengan kunjungan ini, Ombudsman tidak hanya berperan sebagai lembaga pengawas, melainkan juga mitra strategis dalam pembangunan pendidikan.

Keterlibatan langsung dalam meninjau kualitas program dan sistem pembelajaran memperkuat legitimasi upaya pemerintah dalam menyediakan akses pendidikan untuk masyarakat marjinal. Masukan dan evaluasi yang diberikan menjadi bahan penting dalam perbaikan sistem ke depan.

Melalui target ekspansi jumlah peserta dan penguatan kerja sama antar lembaga, Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjadi model pendidikan alternatif yang memberdayakan masyarakat. Cita-cita untuk mengatasi kesenjangan sosial lewat pendidikan pun semakin nyata.(*)

Tags: akses pendidikanevaluasi kebijakanHasimJakarta SelatanJohanes WidijantoroKemensosMaladministrasimasyarakat rentanOmbudsman RIpelayanan publikpendidikan inklusifpeningkatan layanan.program sosialPusdiklatbangprofSekolah Rakyat
Post Sebelumnya

PAM JAYA Seleksi 40 Pemimpin Muda Berkualitas

Post Selanjutnya

Menteri PU dan Bupati Tana Toraja Bahas Jalan Wisata

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Kanit Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Ari Purwanto.

Wajah Cantik Ternyata Kurir Sabu, NE Tertangkap Tangan Transaksi di Pinggir Jalan Puma Raya

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

Dari tangan NE, polisi menyita sabu seberat 1,04 kilogram serta satu unit telepon seluler berikut kartu SIM yang diduga digunakan...

Kominika Pandji Pragiwaksono tiba di Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Foto: Amsi

Didampingi Haris Azhar, Pandji Pragiwaksono Datangi Polda Metro Terkait Kontroversi Stand-Up ‘Mens Rea’

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

Diketahui, Pandji kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya buntut materi stand-up comedy 'Mens Rea' yang dibawakannya. Laporan terhadap Pandji kali ini dilayangkan...

Plt. Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan saat menunjukkan barang bukti sabu seberat 160 kg dan ganja 200 kg hasil tangkapan di jaringan Aceh-Medan, Kamis (5/2/2026). Operasi besar-besaran ini diperkirakan menyelamatkan jutaan generasi muda Indonesia dari ancaman zat adiktif. (Foto: Humas BNN RI/Ekoin.co)

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

BNN memperkirakan penggagalan peredaran narkoba dalam jumlah besar ini berpotensi menyelamatkan lebih dari satu juta orang dari bahaya penyalahgunaan. Negara...

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

oleh Aminuddin Sitompul
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Tiga tersangka kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar dan Tifauzia Tyassuma,...

Post Selanjutnya
Menteri PU dan Bupati Tana Toraja Bahas Jalan Wisata

Menteri PU dan Bupati Tana Toraja Bahas Jalan Wisata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.