EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Daftar Negara Penghasil Kunyit Terbesar

Daftar Negara Penghasil Kunyit Terbesar

India memimpin ekspor kunyit global dengan 80% produksi dunia, disusul Myanmar dan Indonesia yang mencatat pertumbuhan signifikan.

Ray oleh Ray
19 Juli 2025
Kategori EKOBIS, INTERNASIONAL, KESEHATAN, KULINER, PERTANIAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Kunyit yang dikenal karena warna kuningnya yang cerah dan manfaat kesehatannya yang luar biasa, merupakan salah satu rempah-rempah paling populer di dunia.

Rempah-rempah ini banyak digunakan dalam masakan, obat-obatan, dan kosmetik. Seiring meningkatnya permintaan global, beberapa negara memainkan peran kunci dalam mengekspor rempah-rempah berharga ini.

Dunia memproduksi sekitar 13,5 lakh ton kunyit setiap tahun, dengan India menjadi produsen terbesar, yang menanam hampir 80% dari total produksi dunia.

Berikut lima negara pengekspor kunyit teratas di dunia pada 2025.

1. India

Berita Menarik Pilihan

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

India adalah pengekspor kunyit terbesar di dunia. Negara ini menanam sekitar 80% kunyit dunia. Kunyit India populer karena kualitasnya yang tinggi dan kandungan kurkuminnya yang tinggi, yang memberikan manfaat kesehatan yang luar biasa.

Jenis kunyit yang terkenal seperti Erode dan Lakadong sangat dihargai. India juga mengekspor bubuk kunyit dan ekstrak kurkumin dalam jumlah besar, yang digunakan dalam suplemen kesehatan dan produk makanan.

2. Myanmar

Myanmar adalah pengekspor kunyit terbesar kedua. Sebagian besar kunyitnya dijual ke negara-negara tetangga seperti India dan negara-negara lain di Asia Tenggara.

Kunyit Myanmar berwarna kuning tua, meskipun biasanya mengandung lebih sedikit kurkumin dibandingkan kunyit India. Meskipun demikian, kunyit banyak digunakan dalam masakan dan pengobatan tradisional di wilayah tersebut.

3. Indonesia

Indonesia merupakan eksportir kunyit utama di Asia Tenggara. Kunyit terutama ditanam di pulau Jawa dan Sumatra. Kunyit digunakan baik untuk makanan maupun obat alami.

Kunyit Indonesia dikirim ke negara-negara di Asia Timur dan Timur Tengah, yang memiliki permintaan tinggi untuk produk herbal.

4. Nigeria

Nigeria menjadi pemain kunci dalam ekspor kunyit dari Afrika. Dalam beberapa tahun terakhir, budidaya kunyit telah meluas di seluruh negeri.

Kunyit Nigeria sebagian besar diekspor ke India dan negara-negara Eropa, terutama ke negara-negara yang banyak dicari orang sebagai kunyit organik atau curah. Hal ini turut mendorong perekonomian dan perdagangan pertanian Nigeria.

5. Bangladesh

Bangladesh mengekspor kunyit dalam jumlah yang cukup besar, terutama ke negara-negara Teluk dan Malaysia. Kunyit ditanam di tempat-tempat seperti Chattogram dan Sylhet.

Meskipun banyak digunakan di dalam negeri, sebagian besar dikirim ke luar negeri. Kunyit Bangladesh dikenal karena rasanya yang alami dan digunakan dalam banyak hidangan daerah.

Tags: ASEAN Trade JournalBangladeshEkspor kunyitIndiaindonesiaInternational Spice CouncilJawa TengahkurkuminMyanmarNigeriapasar globalprodusen kunyit terbesarrempah-rempahSumatra UtaraThe Daily Star
Post Sebelumnya

Dari Riset hingga Menu Diet, Begini Cara Bos OpenAI Pakai ChatGPT

Post Selanjutnya

Ketergantungan Impor LPG dan Ancaman Defisit LNG: Dilema Energi Indonesia

Ray

Ray

Berita Terkait

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, Apa Penyebabnya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Post Selanjutnya
Ketergantungan Impor LPG dan Ancaman Defisit LNG: Dilema Energi Indonesia

Ketergantungan Impor LPG dan Ancaman Defisit LNG: Dilema Energi Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.