EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Trump Idap Insufisiensi Vena, Gedung Putih Bicara

Trump Idap Insufisiensi Vena, Gedung Putih Bicara

Insufisiensi vena kronis terdeteksi pada Trump Gedung Putih tegaskan tidak berbahaya

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
20 Juli 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Washington, EKOIN.CO – Dokter Kepresidenan Amerika Serikat, Sean Barbabella, mengungkapkan secara terbuka kondisi kesehatan terkini mantan Presiden Donald Trump. Pernyataan resmi tersebut dibacakan oleh Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, kepada para jurnalis pada Kamis, 17 Juli 2025, di Gedung Putih waktu setempat atau Jumat waktu Indonesia.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Surat dokter itu mengonfirmasi bahwa Donald Trump mengalami insufisiensi vena kronis (chronic venous insufficiency/CVI), sebuah kondisi umum yang menyerang pembuluh darah vena, khususnya pada individu berusia lanjut. Gangguan ini muncul akibat lemahnya katup vena yang menyebabkan aliran darah ke jantung terganggu.

CVI memiliki berbagai gejala khas seperti pembengkakan di kaki, nyeri, perubahan warna kulit, varises, hingga luka terbuka. Namun, Gedung Putih menyatakan kondisi yang dialami Trump bukan sesuatu yang mengkhawatirkan. Leavitt menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan menyimpulkan kondisi ini bersifat jinak.

Sebelumnya, publik berspekulasi mengenai kondisi kesehatan Trump usai rekaman wawancara yang memperlihatkan lengannya tampak bengkak viral di media sosial. Spekulasi makin berkembang karena perubahan warna kulit di tangan kanan Trump dinilai tidak wajar oleh banyak netizen.

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Klarifikasi Gedung Putih atas Spekulasi Publik

Karoline Leavitt menjelaskan bahwa memar dan perubahan warna kulit di tangan kanan Trump disebabkan oleh iritasi jaringan. Hal tersebut dikarenakan Trump sering berjabat tangan dan juga mengonsumsi aspirin sebagai bagian dari terapi pencegahan kardiovaskularnya.

“Aspirin dikonsumsi untuk mengurangi risiko serangan jantung dan stroke, dan itu adalah bagian dari perawatan kardiovaskular standar,” ujar Leavitt di hadapan para wartawan. Ia menekankan bahwa tidak ada bahaya yang ditimbulkan dari konsumsi aspirin tersebut bagi Trump.

Gedung Putih juga menegaskan bahwa perubahan warna kulit yang tampak tidak lain merupakan efek ringan dari kebiasaan berjabat tangan dalam berbagai pertemuan publik yang dijalani Trump.

Leavitt mengungkapkan bahwa Trump sempat merasakan pembengkakan ringan di bagian bawah kakinya beberapa minggu terakhir. Atas dasar itulah, tim medis kepresidenan memutuskan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh.

Pemeriksaan Medis Rutin dan Diagnosis Lengkap

Dalam proses tersebut, Trump menjalani serangkaian pemeriksaan termasuk ultrasonografi vaskular dan evaluasi ekstremitas bawah. Pemeriksaan itu bertujuan memastikan kondisi sistem peredaran darahnya tetap terpantau.

“Hasil ultrasonografi menunjukkan adanya insufisiensi vena kronis. Ini merupakan kondisi yang jinak dan umum, terutama pada orang yang berusia lebih dari 70 tahun,” jelas Leavitt.

Trump saat ini berusia 79 tahun, dan dengan usia tersebut, risiko terhadap gangguan vena memang cenderung meningkat. Namun, Leavitt memastikan kondisi tersebut tidak akan mengganggu aktivitas politik atau keseharian Trump.

Leavitt juga menambahkan bahwa terapi dan pemantauan terus dilakukan sebagai bagian dari protokol kesehatan rutin bagi mantan presiden. Penanganan dilakukan dengan langkah konservatif dan non-invasif.

Gedung Putih tidak menyebutkan apakah Trump memerlukan pengobatan tambahan selain pemantauan rutin dan konsumsi aspirin yang selama ini sudah dijalankan.

Tidak dijelaskan pula apakah Trump akan membatasi kegiatannya dalam waktu dekat. Namun, Gedung Putih menyatakan Trump tetap aktif menjalankan berbagai aktivitas, termasuk menghadiri acara dan pertemuan politik.

Kesehatan fisik pemimpin Amerika Serikat, terlebih menjelang tahun pemilu, menjadi sorotan penting bagi publik dan media. Karenanya, transparansi yang disampaikan Gedung Putih kali ini dinilai sebagai bentuk klarifikasi resmi atas spekulasi yang beredar.

Sejauh ini, tidak ada keterangan lanjutan mengenai tindak lanjut pengobatan atau kunjungan medis tambahan. Leavitt menyebut seluruh langkah medis sudah sesuai dengan standar dan tidak memerlukan tindakan ekstra.

Trump sendiri belum memberikan komentar langsung kepada media terkait pengumuman ini. Namun, ia tetap tampil dalam beberapa agenda kampanye terbuka baru-baru ini.

Pengumuman dari dokter kepresidenan ini sekaligus menjadi jawaban atas pertanyaan publik seputar penampilan fisik Trump yang berubah belakangan ini. Pemeriksaan dilakukan semata-mata sebagai tindakan antisipatif dan bukan karena keluhan serius.

CVI sendiri merupakan salah satu kondisi vaskular yang paling sering terjadi pada lansia. Penanganannya meliputi peningkatan aktivitas fisik, kompresi elastis, serta pemantauan berkala terhadap gejala yang timbul.

Kesimpulan dari pemeriksaan menunjukkan tidak ada alasan medis yang mengharuskan Trump berhenti dari kegiatan publiknya. Ia tetap dalam pengawasan tim medis secara berkala seperti biasa.

Klarifikasi Gedung Putih ini diharapkan dapat meredam kekhawatiran dan spekulasi publik mengenai kondisi fisik Trump, terutama jelang pemilihan presiden yang akan datang.

Meskipun demikian, publik tetap akan memperhatikan kondisi kesehatannya karena perannya yang sentral dalam dinamika politik nasional Amerika Serikat.

Sebagai langkah antisipatif, pemantauan terhadap penyakit vaskular pada usia lanjut seperti CVI memang penting. Hal ini berguna untuk mencegah komplikasi serius yang mungkin terjadi.

Kesehatan pemimpin negara seperti Trump akan terus menjadi perhatian publik, baik dari aspek medis maupun politik. Pemaparan terbuka dari Gedung Putih bisa menjadi contoh keterbukaan informasi yang baik.

Kehadiran tim dokter yang profesional dan sistem perawatan yang komprehensif menjadi kunci utama dalam menjaga kondisi kesehatan pejabat tinggi negara.

Dengan pengawasan dan pemeriksaan rutin, kondisi Trump dinyatakan stabil dan dalam kontrol penuh. Evaluasi lanjutan akan dilakukan jika ditemukan gejala tambahan.

Penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa kondisi seperti CVI adalah bagian dari proses penuaan yang umum, dan bukan hal yang otomatis mengganggu fungsi kepemimpinan.

berdasarkan pernyataan resmi Gedung Putih, Donald Trump mengalami insufisiensi vena kronis yang merupakan kondisi umum pada usia lanjut. Pemeriksaan lengkap sudah dilakukan dan hasilnya menunjukkan tidak ada risiko kesehatan yang membahayakan. Kondisi ini tidak akan menghambat aktivitasnya dalam waktu dekat. Pemeriksaan yang dilakukan bersifat rutin dan menjadi bagian dari pemantauan berkala. Sejauh ini, kondisi Trump tetap dalam pengawasan tanpa perlu tindakan medis tambahan.

Sebagai penting bagi setiap individu, terutama usia lanjut, untuk melakukan pemeriksaan medis secara rutin. Deteksi dini terhadap kondisi vaskular seperti CVI sangat membantu dalam mencegah komplikasi. Konsumsi obat seperti aspirin harus tetap di bawah pengawasan dokter agar manfaatnya maksimal. Pemerintah sebaiknya terus menerapkan transparansi informasi kesehatan pemimpinnya. Dengan begitu, kepercayaan publik terhadap institusi negara dapat terjaga dengan baik. (*)


 

Tags: Gedung Putihinsufisiensi venaKaroline Leavittkesehatan presidenpemeriksaan medis
Post Sebelumnya

Panglima TNI dan Ratusan Sahabat Lama Berbagi di CFD dan Nobar Film “Believe”

Post Selanjutnya

3 Alasan Zelensky Tawarkan Negosiasi dengan Putin

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
3 Alasan Zelensky Tawarkan Negosiasi dengan Putin

3 Alasan Zelensky Tawarkan Negosiasi dengan Putin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.