EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Meksiko Tak Terima Jadi Alat Kampanye AS Dituding Politisasi Larangan Ternak

Meksiko Tak Terima Jadi Alat Kampanye AS Dituding Politisasi Larangan Ternak

Kebijakan larangan ternak AS dinilai tidak ilmiah. Sheinbaum sebut itu bagian kampanye politik.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
21 Juli 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Mexico City EKOIN.CO – Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum secara tegas mengecam kebijakan Amerika Serikat yang masih memberlakukan larangan impor ternak dari Meksiko karena kekhawatiran terhadap wabah ulat. Ia menyatakan bahwa kebijakan tersebut tidak didasarkan pada bukti ilmiah yang kuat dan berpotensi digunakan sebagai alat politik menjelang pemilihan umum di Amerika Serikat tahun depan.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Presiden Sheinbaum menyebutkan bahwa wabah ulat yang dijadikan alasan pembatasan oleh pihak Washington sebenarnya ditemukan di bagian selatan Meksiko. Lokasi tersebut berjarak lebih dari 1.000 kilometer dari kawasan produsen utama ternak di bagian utara, yang merupakan wilayah terdampak dari larangan tersebut.

Kritik itu disampaikannya dalam sebuah pernyataan resmi di hadapan awak media. Ia menyoroti bahwa kebijakan Amerika Serikat tampak tidak konsisten dan memiliki kecenderungan dipolitisasi, terutama menjelang masa kampanye pemilu.

“Ini tampaknya lebih bersifat politis. Dalam beberapa kasus, larangan ini dapat ditafsirkan sebagai isu politik terhadap Meksiko,” ujar Claudia Sheinbaum.

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Lebih lanjut, Presiden Meksiko tersebut memperingatkan agar politisi Amerika tidak menjadikan hubungan bilateral dengan Meksiko sebagai bahan retorika kampanye. Ia menggarisbawahi pentingnya menjaga kehormatan dan kedaulatan negara dalam konteks hubungan internasional.

“Jangan lupa bahwa ada pemilu di AS yang akan berlangsung setahun lagi,” tegasnya, mengisyaratkan bahwa larangan tersebut kemungkinan besar dimanfaatkan untuk mendulang suara dengan memainkan isu keamanan pangan.

Kebijakan AS Dinilai Tidak Berdasar Ilmiah

Claudia Sheinbaum meminta klarifikasi dari otoritas kesehatan Amerika Serikat terkait dasar ilmiah yang digunakan dalam menetapkan larangan tersebut. Ia menekankan perlunya transparansi agar kebijakan itu tidak menimbulkan kecurigaan lebih lanjut dari pihak Meksiko.

Menurut informasi yang disampaikan oleh pemerintah Meksiko, larangan tersebut berimbas secara ekonomi terhadap sejumlah negara bagian penghasil ternak di wilayah utara. Padahal, lokasi wabah sebenarnya berada sangat jauh dari pusat-pusat peternakan.

Ia juga menyatakan keheranannya atas ketidaksesuaian antara letak geografis wabah dan penerapan larangan impor. Hal ini semakin memperkuat kecurigaan bahwa alasan kesehatan hanyalah dalih semata.

Claudia menekankan bahwa pihaknya terbuka untuk bekerja sama dalam upaya mitigasi risiko wabah, namun kebijakan sepihak yang bersifat diskriminatif tidak dapat diterima begitu saja.

Meksiko Desak Peninjauan Ulang Keputusan AS

Dalam respons diplomatiknya, pemerintah Meksiko mendesak Amerika Serikat untuk meninjau ulang larangan tersebut dengan pendekatan yang lebih ilmiah dan rasional. Mereka menegaskan bahwa hubungan dagang seharusnya tidak terpengaruh oleh agenda politik internal negara lain.

“Larangan ini memerlukan peninjauan ulang yang menyeluruh dan tidak boleh didasarkan pada spekulasi,” jelas Sheinbaum kepada media lokal.

Pemerintah Meksiko juga mulai melakukan dialog dengan para eksportir dan asosiasi peternak untuk menyusun langkah-langkah mitigasi serta perlindungan ekonomi. Langkah diplomatik juga tengah disiapkan melalui jalur bilateral.

Sejumlah pengamat kebijakan internasional menyebutkan bahwa ketegangan perdagangan ini berpotensi berkembang menjadi sengketa diplomatik jika tidak segera diselesaikan secara transparan dan adil.

Sementara itu, dari pihak Amerika Serikat belum ada tanggapan resmi terkait permintaan klarifikasi tersebut. Namun, sejumlah pejabat Departemen Pertanian AS menyebutkan bahwa keputusan tersebut dibuat atas pertimbangan keamanan hayati.

Kendati demikian, Sheinbaum tetap bersikeras bahwa argumen tersebut belum disertai data ilmiah yang memadai. Ia menegaskan bahwa diplomasi tidak boleh dikalahkan oleh agenda kampanye jangka pendek.

Dalam pernyataannya, Presiden Meksiko juga mengajak masyarakat internasional untuk lebih jeli dalam menilai motif kebijakan perdagangan yang dapat berpengaruh terhadap kesejahteraan negara berkembang.

Ia berharap agar kemitraan strategis antara Meksiko dan Amerika Serikat dapat terus berjalan dalam semangat kesetaraan dan saling menghormati, bukan malah dimanfaatkan untuk kepentingan politik sesaat.

Claudia Sheinbaum mengingatkan bahwa stabilitas regional akan lebih mudah terwujud jika setiap pihak menjunjung tinggi etika politik luar negeri dan tidak mencampuradukkan urusan dalam negeri dengan hubungan antarnegara.

Di tengah situasi ini, para pelaku industri peternakan di Meksiko mulai merasakan dampaknya. Penurunan ekspor telah memicu kekhawatiran soal keberlanjutan pendapatan di sektor tersebut.

Asosiasi eksportir ternak Meksiko telah menyampaikan keluhan mereka ke pemerintah federal dan meminta jaminan agar kerugian dapat diminimalkan melalui bantuan darurat atau pembukaan pasar alternatif.

Sebagai penutup, Sheinbaum kembali menegaskan bahwa negaranya menolak dijadikan kambing hitam dalam pusaran politik negara lain, terutama dalam masa kampanye yang sarat kepentingan pribadi.

Meksiko menyerukan kerja sama yang berlandaskan keadilan dan kejujuran, bukan rasa curiga yang dibungkus dalam kebijakan sepihak tanpa dialog terbuka. Ia menegaskan bahwa martabat negara harus dijaga dalam segala kondisi.

Pemerintah Meksiko kini fokus memperkuat pengawasan dan pengendalian wabah, meskipun lokasinya jauh dari wilayah terdampak larangan. Mereka juga berkoordinasi dengan organisasi kesehatan dunia untuk mendapatkan penilaian independen.

Penting bagi komunitas global untuk menegaskan bahwa kebijakan lintas batas tidak seharusnya menjadi instrumen politik dalam negeri. Keputusan yang memengaruhi jutaan orang harus berpijak pada prinsip-prinsip ilmiah dan objektivitas.

dari situasi ini menunjukkan bahwa politisasi isu bilateral dapat merusak hubungan antarnegara yang telah lama dibangun. Kebijakan sepihak yang tidak berdasarkan fakta ilmiah juga bisa menimbulkan ketidakpercayaan di tingkat internasional.

Pemerintah Meksiko menunjukkan keberanian diplomatik dengan menantang keputusan yang dianggap tidak adil. Langkah tersebut menegaskan bahwa negara berkembang juga berhak memperjuangkan keadilan dalam forum global.

Dialog terbuka dan transparan harus menjadi dasar dalam menyelesaikan konflik semacam ini. Ketertutupan informasi hanya akan memperpanjang ketegangan dan menimbulkan prasangka negatif.

Amerika Serikat diharapkan bersikap terbuka terhadap klarifikasi yang diajukan Meksiko. Sebuah hubungan kemitraan sejati tidak dibangun atas dasar dominasi, melainkan saling pengertian dan saling percaya.

Sebagai pihak-pihak terkait sebaiknya mengedepankan pendekatan ilmiah dalam menyusun kebijakan perdagangan. Ketidakakuratan informasi bisa menimbulkan kerugian besar, baik secara ekonomi maupun diplomatik.

Negara-negara harus menjauh dari praktik memanfaatkan isu teknis untuk tujuan politik jangka pendek. Keamanan hayati penting, namun harus diperlakukan secara proporsional dan berdasarkan data yang valid.

Langkah diplomasi yang diambil Meksiko patut diapresiasi karena mendorong tata kelola hubungan internasional yang lebih sehat. Kepentingan rakyat harus ditempatkan di atas kepentingan elite politik.

Kolaborasi lintas batas harus dibangun dalam semangat saling mendukung. Ketidaksetaraan dalam keputusan akan merusak stabilitas regional dan merugikan semua pihak.

Pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat sipil perlu bekerja bersama untuk mencari solusi yang adil dan transparan. Penguatan kapasitas domestik juga penting untuk mengurangi ketergantungan pada pasar tertentu.(*)


 

Tags: Amerika SerikatClaudia Sheinbaumlarangan ternakMeksikopolitik kampanyewabah ulat
Post Sebelumnya

Kebakaran Diduga Akibat Kompor atau Listrik Kesaksian Warga Soal Asal Api Menyala

Post Selanjutnya

NATO Siagakan Jet Tempur, Rusia Menggila Gempur Ukraina, Polandia Bereaksi

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
NATO Siagakan Jet Tempur, Rusia Menggila  Gempur Ukraina, Polandia Bereaksi

NATO Siagakan Jet Tempur, Rusia Menggila Gempur Ukraina, Polandia Bereaksi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.