EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM HIKMAH
CFD Hari Anak Nasional Diwarnai Seruan Pendidikan Karakter

Sumber dok kemenag.go.id

CFD Hari Anak Nasional Diwarnai Seruan Pendidikan Karakter

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan pondok pesantren adalah tempat paling aman bagi anak-anak karena dapat mendisiplinkan dan membentuk karakter secara lahir dan batin, sejalan dengan Kurikulum Cinta yang kini sedang dikembangkan Kemenag.

Agus DJ oleh Agus DJ
22 Juli 2025
Kategori HIKMAH, OLAHRAGA, RAGAM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Kementerian Agama kembali menegaskan pentingnya pendidikan berbasis nilai dalam membentuk karakter anak Indonesia. Hal itu disampaikan Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam Car Free Day (CFD) Hari Anak Nasional, Minggu pagi (20/7/2025), di kawasan Sudirman, Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Menag menyampaikan bahwa pondok pesantren menjadi tempat paling aman dan efektif dalam membentuk perilaku anak. Ia menekankan bahwa secara statistik, anak-anak yang tumbuh di pesantren memiliki kedisiplinan tinggi serta terjaga lahir dan batin.

“Sekarang ini, tempat yang paling aman untuk anak-anak adalah di Pondok Pesantren. Secara statistik, di pondok pesantren anak jadi lebih teratur, terdisiplinkan pola hidupnya, lahir batinnya juga terpelihara, terkontrol,” ujar Nasaruddin.

Acara CFD ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional yang mengusung tema edukasi dan kebahagiaan anak. Berbagai aktivitas disiapkan untuk menggembirakan anak-anak, termasuk permainan tradisional sebagai alternatif dari ketergantungan gawai.

Beberapa pejabat turut hadir meramaikan kegiatan ini. Di antaranya Pembina SERUNI Selvi Gibran Rakabuming, Menko PMK Pratikno, Mendikdasmen Abdul Mukti, serta jajaran wakil menteri dan anggota SERUNI.

Berita Menarik Pilihan

Indonesia Ukir Sejarah di Piala Asia Futsal, Vietnam Disingkirkan 3-2

Persis Solo Datangkan Dimitri Lima demi Misi Keluar dari Zona Degradasi

Kurikulum Cinta dan Peran Orang Tua

Dalam pernyataannya, Menag menyoroti bahwa tantangan utama dalam pendidikan anak bukan hanya pada anak itu sendiri, namun juga pada pola asuh dari orang tua.

“Sebetulnya yang perlu diperbaiki bukan hanya anak, orang tuanya pun juga bertanggung jawab. Ada orang tua yang dewasa secara umur, tapi masih childish dari segi kepribadian,” katanya.

Sebagai bentuk inovasi pendidikan karakter, Kementerian Agama saat ini tengah mendorong penerapan Kurikulum Cinta di madrasah. Kurikulum ini memfokuskan pada nilai kasih sayang, toleransi, dan cinta tanah air.

“Kurikulum cinta itu memberikan pemahaman untuk tidak mengajarkan kebencian. Mengajarkan agama itu harus mengajarkan rasa cinta satu sama lain, termasuk cinta tanah air, cinta lingkungan hidupnya supaya sehat, dan cinta antar sesama tanpa membedakan agama apapun,” jelasnya.

Nasaruddin, yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, meyakini kurikulum semacam ini dapat menjadi penangkal ajaran yang mengandung fanatisme atau kebencian terhadap pihak lain.

Sinergi Antar-Kementerian dan Masa Depan Anak

Ia juga mengajak seluruh kementerian untuk bersinergi dalam membangun masa depan pendidikan anak. Baginya, arah hidup anak harus ditentukan sejak dini oleh semua lembaga pendidikan.

“Anak-anak kita sekarang ini harus punya direction. Mau jadi anak seperti apa. Anak bangsa seperti apa yang kita akan order di masa depan harus ditentukan dari sekarang,” tegas Nasaruddin.

Ia menambahkan bahwa pendidikan tidak bisa dilakukan secara parsial. Karena itu, penting untuk mengintegrasikan kerja sama antarinstansi, termasuk Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama.

“Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan Kementerian Agama sama-sama mengelola anak bangsa, maka itu kita perlu bergandeng tangan, jangan antara satu kementerian dengan kementerian lain tidak searah,” tuturnya.

Rangkaian kegiatan CFD ini juga menandai puncak perayaan Hari Anak Nasional yang akan digelar pada 23 Juli 2025 mendatang, dengan tema besar kolaborasi dan perlindungan anak.

Permainan Tradisional dan Pencegahan Kekerasan

Selain CFD, kegiatan ini turut diisi dengan permainan tradisional yang diikuti oleh 1.099 anak dari 82 satuan pendidikan di Jakarta, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, Madrasah hingga Sekolah Luar Biasa.

Tujuannya adalah mendorong anak untuk bersosialisasi dan bergerak aktif, menggantikan waktu yang terlalu lama digunakan di depan layar gawai. Permainan menjadi sarana membentuk karakter dan komunikasi anak.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi turut menekankan pentingnya pendekatan edukatif ini dalam mengurangi kekerasan terhadap anak.

“Dari beberapa kekerasan, kasus-kekerasan yang kami dalami, salah satu penyebabnya adalah pola asuh dalam keluarga, penggunaan gadget yang tidak bijaksana, dan faktor yang minimal. Oleh karena itu, pada hari ini kami mengajak anak-anak untuk bermain permainan tradisional, agar mereka tidak terfokus lagi pada gadgetnya, tetapi kita bisa bermain bersama-sama,” ujar Menteri PPPA.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya dilakukan di kelas, tapi juga dalam ruang sosial yang menyenangkan dan inklusif bagi semua anak.

Peringatan Hari Anak Nasional 2025 menjadi momentum penting bagi Kementerian Agama untuk menekankan peran strategis pendidikan karakter sejak dini. Pesantren dan Kurikulum Cinta dianggap sebagai solusi membentuk generasi penuh empati dan tanggung jawab.

Pentingnya sinergi antar-kementerian juga kembali digaungkan demi arah pendidikan anak yang lebih terintegrasi. Kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci dalam memastikan anak Indonesia tumbuh dengan arah hidup yang jelas dan nilai kebangsaan yang kuat.

Kegiatan seperti CFD dan permainan tradisional bukan hanya hiburan, tapi sarana membangun kembali interaksi sosial yang sehat. Inilah bentuk nyata bahwa negara hadir melindungi dan mendampingi tumbuh kembang anak secara utuh.(*)

Tags: anak-anakArifah FauziCFD JakartagadgetHari Anak NasionalImam Besar Masjid IstiqlalJakarta 20 Juli 2025.kementeriankurikulum cintamadrasahNasaruddin Umarpendidikan anakpendidikan karakterpermainan tradisionalpola asuhpondok pesantrenSERUNIsinergi kementerian
Post Sebelumnya

Indeks Keberagamaan Jadi Dasar Kebijakan Tahun 2026

Post Selanjutnya

Indonesia Berwakaf Akan Diluncurkan Presiden di Istana

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Timnas Futsal Indonesia berhasil mengalahkan Vietnam 3-2 di perempat final piala asia. Di semi final Timnas akan melawan Jepang yang sebelumnya menghajar Afghanistan 6-0. (iG Timnas futsal)

Indonesia Ukir Sejarah di Piala Asia Futsal, Vietnam Disingkirkan 3-2

oleh Danang F Pradhipta
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Tim nasional futsal Indonesia menorehkan sejarah baru di ajang Piala Asia Futsal 2026. Bermain di hadapan pendukung...

Pemain anyar persis Solo Dimitri Lima diharapkan bisa membawa tim laskar sambernyawa keluar dari zona degradasi. (Persis solo web)

Persis Solo Datangkan Dimitri Lima demi Misi Keluar dari Zona Degradasi

oleh Danang F Pradhipta
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Persis Solo menunjukkan keseriusannya untuk keluar dari ancaman degradasi pada paruh kedua BRI Super League 2025/2026 dengan...

Muhammad Zaki Ubaedillah (Ubed) diproyeksikan PBSI untuk naik ke 15 besar dunia. (Ist)

Misi Olimpiade 2028: PBSI Targetkan Ubed Tembus Top 15 Dunia Usai Juara di Thailand

oleh Danang F Pradhipta
3 Februari 2026
0

​Tantangan bagi Ubed kini adalah membuktikan konsistensinya saat naik kelas ke turnamen dengan level yang lebih tinggi (Super 500 ke...

Timnas Indonesia U-17 Hadapi Tiongkok dalam Dua Laga Uji Coba Internasional

Timnas Indonesia U-17 Hadapi Tiongkok dalam Dua Laga Uji Coba Internasional

oleh Danang F Pradhipta
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Timnas Indonesia U-17 akan menjalani rangkaian International U-17 Friendly Match sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia...

Post Selanjutnya
Indonesia Berwakaf Akan Diluncurkan Presiden di Istana

Indonesia Berwakaf Akan Diluncurkan Presiden di Istana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.