EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM EDUKASI
Ribuan Peserta Bersaing Rebut 230 Beasiswa S2–S3 Dalam Negeri

Sumber dok kemenag.go.id

Ribuan Peserta Bersaing Rebut 230 Beasiswa S2–S3 Dalam Negeri

Program Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag jenjang S2 dan S3 tahun 2025 diserbu 4.455 pendaftar, namun kuotanya hanya tersedia untuk 230 peserta, menjadikan seleksi sangat kompetitif.

Agus DJ oleh Agus DJ
23 Juli 2025
Kategori EDUKASI, HIKMAH, RAGAM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Kementerian Agama Republik Indonesia pada tahun 2025 mengalokasikan 230 kuota beasiswa jenjang S2 dan S3 dalam negeri. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) yang terus mendapatkan respons tinggi dari masyarakat.

Jumlah pendaftar program BIB kategori S2 dan S3 dalam negeri tahun ini mencapai 4.455 orang. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, menyebut persaingan kali ini sangat ketat.

“Sementara kuota yang akan diambil terbatas, sehingga sangat kompetitif,” ujar Ruchman saat memantau hari ke-8 tes wawancara BIB 2025 di Pusdiklat Keagamaan Ciputat, Selasa (22/7/2025).

Secara keseluruhan, total pendaftar program BIB mencapai 13.624 orang dari berbagai kategori. Dari angka tersebut, sebanyak 33 persen tertarik pada jenjang pendidikan S2 dan S3 dalam negeri.

“Alumni perguruan tinggi keagamaan berkontribusi besar menyumbang jumlah pendaftar,” tambahnya saat ditemui di lokasi kegiatan.

Berita Menarik Pilihan

Timnas Futsal Indonesia Lolos Final Piala Asia 2026 Hector Souto Tolak Sebutan Pencetak Sejarah

Ambisi Papan Atas Persik Kediri: Marcos Reina Torres Bidik ‘Sapu Bersih’ Laga Kandang Februari

Seleksi Ketat dan Jumlah Lolos Administrasi

Dari 4.455 pendaftar pada kategori S2 dan S3 dalam negeri, sebanyak 3.214 orang mendaftar untuk program S2. Dari jumlah itu, 1.779 peserta dinyatakan lolos administrasi dan berhak mengikuti seleksi tahap selanjutnya.

Setelah dilakukan tes Akademik dan Bakat Skolastik, tersaring 527 peserta yang kini mengikuti tahapan wawancara daring. Proses wawancara diselenggarakan sejak 14 hingga 23 Juli 2025.

Sementara pada program S3 dalam negeri, terdapat 1.241 pendaftar, dengan 874 orang dinyatakan lolos administrasi. Dari sana, 483 peserta berhasil melanjutkan ke tahap wawancara setelah seleksi akademik.

“Mereka saat ini juga sedang mengikuti wawancara,” terang Ruchman, yang juga merupakan alumni IAIN Walisongo dan aktivis mahasiswa 1998.

Ia menyebut proses wawancara berlangsung dengan format daring menggunakan 40 breakroom. Setiap ruang terdiri dari dua pewawancara, satu peserta, dan satu liaison officer (LO).

Pentingnya Peran Pemerintah dalam Peningkatan SDM

Menurut Ruchman, tingginya animo peserta menunjukkan bahwa beasiswa ini sangat dibutuhkan. Ia menyebut bahwa studi jenjang S2 dan S3 masih tergolong mahal bagi sebagian besar masyarakat.

“Studi S2 apalagi S3 masih dianggap berbiaya mahal, karenanya kehadiran pemerintah sangat penting untuk menjamin kelancaran studi,” jelasnya.

Ia juga menyoroti urgensi peningkatan jumlah dosen bergelar doktor di lingkungan pendidikan keagamaan. Hal ini berkaitan dengan amanat Undang-Undang Guru dan Dosen.

“Para dosen harus bergelar doktor naik satu digit dari ketentuan UU Guru dan Dosen, sehingga dibutuhkan beasiswa untuk menopang peningkatan kualitas dimaksud,” sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan harapan agar ke depan LPDP dapat menambah anggaran. Menurutnya, hal itu akan berdampak pada peningkatan jumlah awardee beasiswa.

“Jika LPDP tahun depan menambah anggaran, tentu akan bertambah pula jumlah awardee kita, yang akan studi pada S2 dan S3 di Perguruan Tinggi Terbaik di Dalam Negeri,” ucapnya.

Komitmen dan Harapan ke Depan

Ruchman berpesan agar para peserta mempersiapkan diri dengan serius dalam menghadapi seleksi wawancara. Ia menegaskan pentingnya strategi khusus agar dapat lolos sebagai penerima beasiswa.

“Seleksi Program S2 dan S3 Dalam Negeri BIB sangat kompetitif. Karena itu, calon awardee harus menghadapi wawancara ini dengan persiapan yang matang, powerfull, dan tentu membutuhkan strategi khusus,” pesannya.

Ia berharap proses seleksi berjalan lancar dan semua pihak yang terlibat menjalankan tugasnya dengan baik. Ia juga mengapresiasi kinerja para pewawancara dan LO yang membantu proses wawancara daring.

“Perangkat seleksi terutama aplikasi dan internet lancar, para Pewawancara dan LO sebagai fasilitator hadir dan dapat bertugas dengan baik. Dari BIB untuk Indonesia dan dari Indonesia untuk dunia,” pungkasnya.

Tingginya jumlah pendaftar program BIB Kemenag 2025 menjadi bukti bahwa akses pendidikan tinggi, khususnya S2 dan S3, masih menjadi kebutuhan strategis bagi masyarakat. Dalam kompetisi yang sangat ketat ini, kualitas dan kesiapan menjadi penentu utama.

Program beasiswa ini tak hanya mendorong peningkatan akademik, tetapi juga menjadi instrumen pemerataan dan percepatan pengembangan sumber daya manusia di bidang keagamaan dan pendidikan. Peran pemerintah semakin krusial sebagai penjamin akses ke pendidikan tinggi berkualitas.

Harapan besar tertumpu pada kelancaran seleksi, transparansi, serta pertambahan kuota di tahun-tahun mendatang. Komitmen bersama antara lembaga, peserta, dan negara menjadi landasan utama untuk mencetak generasi unggul di masa depan.(*)

Tags: awardeeBeasiswa Indonesia BangkitBIB 2025CiputatdosenKementerian AgamaLPDPmahasiswapendidikan tinggiPUSPENMARuchman Basori.S2 Dalam NegeriS3 Dalam NegeriSDM unggulseleksi beasiswastudi lanjut.wawancara online
Post Sebelumnya

Komitmen Pelindo Wujudkan Emisi Nol di Pelabuhan

Post Selanjutnya

Indonesia–Afghanistan Perkuat Kolaborasi Lewat Pesantren Global

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, memberikan instruksi di pinggir lapangan saat laga semifinal melawan Jepang di Indonesia Arena. Meski sukses membawa Indonesia ke final Piala Asia untuk pertama kalinya, Souto menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah buah keringat para pemainnya secara keseluruhan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Timnas Futsal Indonesia Lolos Final Piala Asia 2026 Hector Souto Tolak Sebutan Pencetak Sejarah

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Hasil tersebut menjadi pencapaian tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaan di Piala Asia Futsal. Pada edisi sebelumnya di Kuwait 2022, langkah Merah...

Penyerang Persik, Adrian Luna menjadi tumpuan saat menjalani tiga laga kandang. (iG Persik)

Ambisi Papan Atas Persik Kediri: Marcos Reina Torres Bidik ‘Sapu Bersih’ Laga Kandang Februari

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Persik dijadwalkan menjalani tiga laga kandang beruntun di Stadion Brawijaya, masing-masing menghadapi Dewa United (7 Februari), PSIM Yogyakarta (13 Februari),...

Anthony Ginting menjadi penentu kemenangan tim beregu Indonesia saat mengalahkan Malaysia dalam kejuaraan beregu di Tiongkok (IG PBSI)

Pupus Sudah Harapan Malaysia, Ginting Pastikan Tetangga Tak Berkutik di Partai Penentu

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Pada gim kedua, Kong tampil lebih agresif dan memimpin sejak awal. Ginting tertinggal di interval dan harus mengakui keunggulan lawannya...

Seorang petugas sedang menyiapkan teleskop untuk pemantauan hilal.

BRIN Prediksi Awal Ramadan 1447 H Berpotensi Beda, Thomas Djamaluddin: Jatuh 19 Februari 2026

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Thomas menilai perbedaan ini merupakan hal yang wajar dalam praktik penentuan kalender hijriah, mengingat setiap lembaga memiliki pendekatan ilmiah dan...

Post Selanjutnya
Indonesia–Afghanistan Perkuat Kolaborasi Lewat Pesantren Global

Indonesia–Afghanistan Perkuat Kolaborasi Lewat Pesantren Global

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.