EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
UE Siapkan Tarif Balasan Untuk Trump 1.600 Triliun Rupiah

UE Siapkan Tarif Balasan Untuk Trump 1.600 Triliun Rupiah

Trump ancam tarif 30 persen jika negosiasi gagal. UE siapkan respons Rp1.600 triliun sebagai pembalasan.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
24 Juli 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Brussels EKOIN.CO – Ketegangan dagang antara Uni Eropa (UE) dan Amerika Serikat (AS) memasuki babak baru dengan kemungkinan tarif impor diturunkan menjadi 15 persen. Meski begitu, UE tetap menyiapkan langkah balasan senilai Rp1.600 triliun jika kesepakatan tidak tercapai sebelum tenggat 1 Agustus 2025.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Dikutip dari Euronews, dua diplomat Uni Eropa mengungkap bahwa Komisi Eropa telah memberi pengarahan kepada negara anggota terkait skenario pembalasan dagang. Dalam pengarahan itu, Komisi menyampaikan lembar fakta berisi mekanisme aktivasi instrumen anti-paksaan terhadap AS jika perundingan gagal.

Salah satu sumber diplomatik menyebut, “Mayoritas suara yang memenuhi syarat tampaknya telah tercapai di antara negara-negara anggota untuk menggunakan instrumen anti-paksaan jika skenario tanpa kesepakatan benar-benar terjadi,” ujarnya, Kamis (24/7/2025).

Instrumen anti-paksaan yang dimaksud akan membatasi akses perusahaan AS terhadap pengadaan publik dan hak kekayaan intelektual di kawasan Eropa. Tindakan itu diposisikan sebagai respons atas potensi peningkatan tarif oleh Presiden Donald Trump.

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Tarif Dagang dan Sektor Strategis Jadi Sorotan

Pertemuan antara Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Friedrich Merz pada Rabu malam menjadi perhatian utama, sebab dianggap krusial dalam menentukan dukungan politik terhadap strategi Komisi Eropa. “Makan malam malam ini antara Macron dan Merz akan menjadi penentu untuk meraih mayoritas yang memenuhi syarat,” kata sumber kedua.

Komisi Eropa juga sedang menyusun paket serangan balik yang ditujukan ke sektor layanan digital dan keuangan milik AS. Dua sektor tersebut selama ini menyumbang surplus besar bagi AS dalam perdagangan dengan Uni Eropa.

Tarif dasar 15 persen sedang dibahas sebagai titik kompromi. Namun, diplomat menyebut negosiasi masih jauh dari kesepakatan karena perbedaan pendapat tajam terkait sektor otomotif dan farmasi. Sektor ini dinilai strategis oleh kedua pihak.

Sementara itu, tarif saat ini yang dikenakan AS terhadap produk Eropa cukup tinggi. Untuk baja dan aluminium sebesar 50 persen, mobil 25 persen, dan produk lain 10 persen. Bahkan, Trump sempat mengancam akan menaikkan seluruh tarif menjadi 30 persen per 1 Agustus.

“Bom” Dagang Rp1.600 Triliun Disiagakan UE

Komisi Eropa telah menyiapkan dua daftar produk asal AS untuk dikenai tarif balasan, yang kini digabung dalam satu paket kebijakan. Nilai paket tersebut mencapai 93 miliar euro atau sekitar Rp1.600 triliun (kurs Rp17.200). Kebijakan ini belum akan diberlakukan sebelum 7 Agustus.

Juru bicara Komisi Eropa, Olof Gill, menyatakan, “Prioritas kami tetap pada negosiasi, namun kami juga secara paralel menyiapkan skenario untuk semua kemungkinan, termasuk langkah-langkah balasan tambahan.”

Ia menambahkan bahwa daftar balasan itu dibuat agar lebih jelas dan kuat. “Kami akan menggabungkan daftar satu dan dua menjadi satu daftar tunggal… dan mengajukannya kepada negara-negara anggota untuk disetujui,” ujarnya.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen juga menggarisbawahi kesiapan UE menekan AS dengan mengenakan tarif pada sektor jasa, yang merupakan andalan AS dalam perdagangan global dengan Eropa.

Pembahasan mengenai tarif dasar 15 persen masih berlangsung, namun tenggat waktu kian dekat. Jika negosiasi gagal, maka kedua belah pihak akan terlibat dalam perang dagang terbuka dengan dampak ekonomi global yang signifikan.

Euronews mencatat bahwa diskusi antara perwakilan Komisi dan pemerintah AS berlangsung intensif. Namun, belum ada terobosan besar, khususnya karena AS menginginkan perlindungan tambahan bagi sektor otomotif dalam negeri.

Ancaman tarif sebesar 30 persen dari AS dinilai oleh UE sebagai bentuk tekanan yang tidak dapat diterima. Karenanya, instrumen anti-paksaan disiapkan untuk melindungi kepentingan ekonomi kawasan.

Secara umum, strategi balasan UE mencerminkan kekhawatiran terhadap ketergantungan ekonomi yang berlebihan pada AS, terutama dalam sektor digital dan keuangan yang sensitif.

Kebijakan balasan itu juga diharapkan mendorong AS untuk mempertimbangkan ulang pendekatannya, demi menghindari eskalasi konflik dagang lintas Atlantik yang bisa berdampak luas.

Situasi ini memperlihatkan bahwa baik AS maupun UE siap mengambil langkah tegas. Namun, masih terbuka kemungkinan penyelesaian melalui negosiasi dalam waktu singkat sebelum 1 Agustus.

Kesepakatan dagang akan menjadi penentu utama stabilitas hubungan ekonomi antara dua kekuatan besar ini, yang bisa mempengaruhi perdagangan global selama bertahun-tahun ke depan.

Komisi Eropa menegaskan tetap mengedepankan jalur diplomasi dan dialog, meskipun mempersiapkan langkah pembalasan sebagai bentuk pertahanan ekonomi regional.

ketegangan dagang antara AS dan Uni Eropa mencerminkan dinamika geopolitik yang kompleks. Perselisihan tarif menunjukkan bahwa integrasi ekonomi global tetap rentan terhadap kebijakan unilateral.

Perundingan yang sedang berlangsung menjadi peluang penting untuk meredakan ketegangan dan menciptakan kerangka dagang yang lebih adil bagi kedua belah pihak. Jika berhasil, kesepakatan bisa menjadi contoh kolaborasi efektif di tengah tekanan proteksionisme.

Sebaliknya, kegagalan mencapai kesepakatan akan memicu ketidakpastian yang merugikan banyak pihak, termasuk pelaku usaha di kedua kawasan. Ancaman tarif dan pembalasan balasan berisiko memicu gejolak ekonomi lebih luas.

Langkah Uni Eropa menyiapkan respons bernilai Rp1.600 triliun mencerminkan tekad mempertahankan posisi tawar dalam perundingan. Keputusan akhir tetap menunggu perkembangan politik di Washington dan Brussels.

Oleh karena itu, pelaku pasar global, analis, dan pembuat kebijakan akan mencermati hasil akhir perundingan ini sebagai indikator stabilitas perdagangan internasional menjelang akhir 2025. (*)

 

Tags: Amerika Serikatinstrumen anti-paksaannegosiasi dagangperang dagangtarif imporUni Eropa
Post Sebelumnya

Bentrokan Berdarah Warnai Ceramah Rizieq Shihab di Pemalang Ricuh, 5 Luka

Post Selanjutnya

AS Minta Data Warga RI Ditukar Tarif ini Termasuk Kesepakatan Perdagangan

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
AS Minta Data Warga RI Ditukar Tarif ini  Termasuk Kesepakatan Perdagangan

AS Minta Data Warga RI Ditukar Tarif ini Termasuk Kesepakatan Perdagangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.