EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda BERANDA
Trump: Hamas Pilih Mati daripada Berdamai

Trump: Hamas Pilih Mati daripada Berdamai

Trump menyebut Hamas tidak ingin damai. AS hentikan perundingan karena Hamas dinilai keras kepala.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
26 Juli 2025
Kategori BERANDA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Washington EKOIN.CO – Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Jumat, 25 Juli 2025, menyatakan bahwa Hamas “tidak ingin membuat kesepakatan” dan lebih memilih “untuk mati,” dalam komentarnya yang kontroversial terkait proses negosiasi gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Trump mengungkapkan hal ini di hadapan wartawan di luar Gedung Putih, sehari setelah Amerika Serikat secara resmi menarik diri dari perundingan tersebut.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Menurut Trump, penolakan Hamas untuk mencapai kesepakatan berkaitan erat dengan upaya kelompok tersebut mempertahankan sandera demi kepentingan strategis. “Sayang sekali, Hamas tidak benar-benar ingin membuat kesepakatan. Saya pikir mereka ingin mati dan itu sangat, sangat buruk,” ujar Trump. Ia juga menambahkan bahwa sudah saatnya “menyelesaikan pekerjaan ini,” merujuk pada operasi militer Israel yang terus berlangsung di Jalur Gaza.

AS Hentikan Perundingan, Tekanan Internasional Meningkat

Pada Kamis, 24 Juli 2025, utusan khusus AS Steve Witkoff menyatakan bahwa AS menghentikan partisipasi dalam perundingan dengan Hamas. Keputusan ini diambil menyusul tanggapan terbaru dari Hamas terhadap proposal gencatan senjata yang menurut Witkoff tidak disertai “itikad baik.” Dalam pernyataannya, Witkoff menegaskan bahwa Hamas tidak memenuhi harapan untuk melakukan dialog konstruktif.

Situasi diplomatik semakin rumit karena meningkatnya tekanan dari negara-negara sekutu AS. Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan bahwa Prancis akan menjadi negara pertama dalam kelompok G7 yang mengakui negara Palestina secara resmi. Hal ini diumumkan pada Kamis, 24 Juli 2025, bersamaan dengan seruan kepada Israel untuk menghentikan serangan yang memperparah krisis kemanusiaan di Gaza.

Berita Menarik Pilihan

Stadion Indomilk Tak Lagi Angker bagi Macan Kemayoran, Persija Pulang Bawa Kemenangan Mutlak

BSI Maslahat Dukung Pendidikan Lewat Bantuan Rp6 Miliar di IPB

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese turut menyuarakan kekhawatiran global dengan menyebut situasi di Gaza “telah melampaui ketakutan terburuk dunia.” Komentar ini menunjukkan meningkatnya ketegangan diplomatik terhadap pendekatan Israel dalam menangani konflik.

Krisis Kemanusiaan di Gaza dan Sikap Trump terhadap Netanyahu

Organisasi Pangan Dunia PBB mengungkapkan bahwa seperempat penduduk Gaza kini hidup dalam kondisi kelaparan. Hampir 100.000 perempuan dan anak-anak mengalami malnutrisi akut. Laporan PBB pada bulan lalu menyatakan 96 persen populasi Gaza menghadapi kerawanan pangan tingkat krisis dan terdapat risiko tinggi kelaparan menyeluruh di seluruh wilayah.

Menanggapi pertanyaan tentang bantuan ke Gaza, Trump mengonfirmasi bahwa ia telah berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Namun, ia menolak memberikan detail lebih lanjut, hanya menyebut percakapan tersebut “agak mengecewakan.” Meski demikian, Israel dilaporkan akan mengizinkan pengiriman bantuan asing baru ke Gaza dalam waktu dekat.

Trump juga mengomentari pernyataan Presiden Macron dengan mengatakan bahwa Macron adalah “orang yang sangat baik,” namun menilai bahwa pernyataan sang presiden “tidak berbobot” dan “tidak penting.” Komentar ini menunjukkan perbedaan pandangan antara Trump dan sejumlah pemimpin negara sahabat mengenai pendekatan penyelesaian konflik di Timur Tengah.

Seorang pejabat senior AS yang mengetahui diskusi internal menyebutkan bahwa pemerintahan Trump semakin khawatir dengan krisis Gaza. Para pejabat kini sedang mempertimbangkan respons yang paling tepat terhadap kondisi memburuk ini. Sumber tersebut berbicara secara anonim karena sensitivitas isu yang dibahas.

Pejabat tersebut menambahkan bahwa kemarahan pemerintah tidak hanya ditujukan kepada Israel, tetapi juga kepada PBB. Menurutnya, PBB tampaknya lebih fokus pada “perang hubungan masyarakat” daripada upaya nyata untuk menyelesaikan krisis. Meski begitu, pejabat itu menekankan bahwa “Israel tidak bisa bersikap acuh tak acuh terhadap situasi ini.”

Amerika Serikat disebutkan tengah berupaya menyalurkan bantuan kemanusiaan dan mencegah krisis ini berkembang lebih jauh. “Kita perlu mendapatkan bantuan, dan kita tidak ingin situasi ini semakin memburuk,” tutup pejabat tersebut.

dari peristiwa ini menunjukkan bahwa kebuntuan perundingan antara Hamas dan Israel menjadi sumber kekhawatiran global. Pernyataan Trump memperjelas posisi keras AS dalam mendukung Israel, namun menyoroti pula frustrasi Washington terhadap dinamika di lapangan. Penarikan AS dari perundingan menambah kerumitan upaya perdamaian yang semakin sulit tercapai.

Sementara itu, tekanan dari sekutu-sekutu AS, seperti Prancis dan Australia, memperlihatkan pergeseran diplomasi internasional dalam menanggapi krisis Gaza. Peningkatan krisis kemanusiaan turut memperparah situasi yang sudah genting, memaksa komunitas global untuk mempercepat respons.

Keputusan Israel untuk membuka pengiriman bantuan menunjukkan tekanan efektif dari komunitas internasional. Namun, dampaknya terhadap kondisi di Gaza dan keberlangsungan negosiasi tetap harus ditinjau secara berkala. Sikap AS dalam menghadapi PBB dan Israel sendiri menunjukkan dilema antara dukungan politik dan kepentingan kemanusiaan.

Pernyataan Trump mengenai Macron dan Netanyahu juga memperlihatkan perpecahan pendekatan antar pemimpin dunia. Situasi ini memperlihatkan perlunya upaya multilateral untuk menurunkan eskalasi dan mendorong solusi damai.

Dibutuhkan kesepakatan komprehensif dan upaya kemanusiaan berkelanjutan demi menghindari bencana lebih besar di Gaza. Tanpa dukungan politik dan logistik dari negara-negara utama, krisis ini berpotensi berkembang lebih buruk dalam waktu dekat. (*)

 

Tags: bantuan kemanusiaanGazaHamasIsraelMacrontrump
Post Sebelumnya

China Resmi Masukkan J-35 ke Armada Laut J

Post Selanjutnya

Syarat Prabowo Soal IKN Terungkap Harus Siap, Baru Teken

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Kemenangan 2-0 ini membawa Macan Kemayoran naik ke posisi dua klasemen sementara BRI Super League. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Stadion Indomilk Tak Lagi Angker bagi Macan Kemayoran, Persija Pulang Bawa Kemenangan Mutlak

oleh Danang F Pradhipta
30 Januari 2026
0

​"Kami datang dengan kepercayaan diri tinggi. Kami tahu main di sini (Tangerang) selalu sulit, tapi hari ini efektivitas penyelesaian akhir...

BSI Maslahat dan IPB Perkuat Akses Pendidikan dan Sarana Keagamaan bagi Mahasiswa. Sumber dok bsimaslahat.or.id

BSI Maslahat Dukung Pendidikan Lewat Bantuan Rp6 Miliar di IPB

oleh Agus DJ
28 Januari 2026
0

Bogor, Ekoin.co - BSI Maslahat Dukung Pendidikan di Indonesia dengan melakukan kolaborasi strategis bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Institut...

Kehadiran konsep hiburan tradisional di tengah kawasan elite ini memicu perdebatan luas terkait etika ruang publik dan legalitas perizinan usaha di awal tahun 2026. (Ekoin.co/Ilustrasi/Istimewa)

PIK 2 Rasa Pantura: Ketika Kawasan Elit Jakarta Utara Tergoda ‘Servis’ Kopi Pangku

oleh Admin EKOIN.CO
23 Januari 2026
0

Di satu sisi, fenomena ini dianggap sebagai keunikan urban, namun di sisi lain, desakan untuk penertiban mulai bermunculan seiring dengan...

Ilustrasi tumpukan emas batangan Logam Mulia Antam di Jakarta. Per Kamis (22/1/2026),

Harga Emas Antam Turun Rp15.000, Investor Jangka Pendek Diminta Waspada

oleh Hasrul Ekoin
22 Januari 2026
0

Misalnya, mereka yang membeli emas pada 22 Januari 2025 di harga Rp 1.606.000 per gram kini masih menikmati yield sebesar...

Post Selanjutnya
Syarat Prabowo Soal IKN Terungkap Harus Siap, Baru Teken

Syarat Prabowo Soal IKN Terungkap Harus Siap, Baru Teken

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.