EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM
Data, Budaya, dan Sains: Jalan Bersama ASEAN-Jepang

Sumber dok brin.go.id

Data, Budaya, dan Sains: Jalan Bersama ASEAN-Jepang

Kolaborasi ilmiah ASEAN-Jepang tak hanya mendorong integrasi teknologi, tetapi juga memperkuat jembatan kemanusiaan dengan nilai-nilai lokal melalui riset budaya dan platform data terbuka seperti IDEA.

Agus DJ oleh Agus DJ
27 Juli 2025
Kategori RAGAM, SENI & BUDAYA, TEKNOLOGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Kerja sama riset lintas disiplin antara negara-negara ASEAN dan Jepang mengemuka sebagai strategi penting untuk menjawab tantangan pembangunan kawasan dan dampak global. Pernyataan ini mengemuka dalam The 9th Science and Technology in Society (STS) Forum ASEAN-Japan Conference yang digelar pada Kamis, 24 Juli 2025 di Gedung B.J. Habibie, Jakarta.

Konferensi ini menyoroti pentingnya integrasi sains, teknologi, dan nilai budaya sebagai landasan membangun masyarakat cerdas dan inklusif. Dalam sesi diskusi bertajuk Advancing Strategic Collaboration in Interdisciplinary Research Areas for Regional Development, sejumlah pemimpin lembaga riset ASEAN dan Jepang menyampaikan gagasannya.

Herry Jogaswara, Kepala Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra BRIN, menekankan pentingnya riset budaya dalam memahami transformasi sosial dan warisan Asia Tenggara. Ia menyebut bahwa pendekatan humanistik berbasis data sangat dibutuhkan dalam kerangka kolaborasi antarnegara.

“Kita perlu mempromosikan budaya sebagai bagian dari pilar pembangunan berkelanjutan. Ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi canggih secara humanistik, contohnya dalam riset di situs arkeologi Liyangan, Jawa Tengah,” ujar Herry di hadapan peserta forum.

Herry juga menekankan perlunya konsep shared prosperity atau kesejahteraan bersama yang menjadi landasan etis dalam setiap kolaborasi riset, terutama ketika menyentuh aspek-aspek sosial dan identitas masyarakat kawasan.

Berita Menarik Pilihan

Timnas Futsal Indonesia Lolos Final Piala Asia 2026 Hector Souto Tolak Sebutan Pencetak Sejarah

Ambisi Papan Atas Persik Kediri: Marcos Reina Torres Bidik ‘Sapu Bersih’ Laga Kandang Februari

Platform Kolaborasi dan Transparansi Data Lingkungan

Sementara itu, Natsuko Uehara, Direktur Eksekutif AIST Jepang, memaparkan pengembangan teknologi berkelanjutan dan pemanfaatan data terbuka untuk transparansi lingkungan. Ia memperkenalkan sistem IDEA (Integrated Database for Environmental Assessment) sebagai contoh nyata kolaborasi regional.

“Kami membangun platform kolaboratif yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap negara, dan ini memungkinkan kerja sama yang lebih luas di Asia, Eropa, hingga Amerika,” jelas Natsuko Uehara.

IDEA telah berkembang menjadi salah satu basis data inventori lingkungan terbesar di dunia, mencakup data dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Melalui sistem ini, negara-negara Asia dapat mengukur emisi karbon secara akurat dan transparan.

Sistem ini mencakup seluruh siklus hidup produk, dari bahan mentah hingga konsumsi akhir. Pendekatan ini mendukung pengembangan ekonomi rendah karbon dan memperkuat investasi berbasis prinsip ESG.

“Kami berharap negara-negara di Asia dapat lebih mudah memvisualisasikan dan mengukur emisi karbon serta dampak lingkungan dari siklus hidup produk dan aktivitas industri mereka,” tambahnya.

Membangun Jembatan Ilmu dan Kemanusiaan

Makiko Naka, Penasihat Khusus Presiden RIKEN Jepang, menyoroti pentingnya pengelompokan domain ilmu untuk mempercepat integrasi interdisipliner. RIKEN telah menerapkan strategi domain research yang melibatkan ilmu lingkungan, komputasi, dan sains kehidupan.

“Kunci dari riset kolaboratif adalah membangun relasi antarmanusia. Bertemu, berdialog, dan berbagi data serta infrastruktur riset. Inilah yang ingin kami dorong terutama di kawasan ASEAN yang memiliki kedekatan budaya dan geografis,” ujarnya.

Pendekatan ini mendorong terbangunnya ekosistem riset yang tidak hanya kuat dalam aspek teknis, namun juga peka terhadap nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat lokal. Kolaborasi yang terbangun juga memperluas dampak hasil riset ke ranah kebijakan publik.

Forum ini menjadi bukti bahwa integrasi antardisiplin dan kerja sama regional bukan hanya kebutuhan ilmiah, melainkan juga agenda strategis untuk pembangunan berkelanjutan di era global.

Penekanan pada dialog dan kemitraan setara menjadi benang merah dari berbagai sesi diskusi yang berlangsung sepanjang forum. Semangat berbagi pengetahuan, data, dan teknologi disorot sebagai fondasi menuju solusi yang kontekstual dan adaptif.

Forum STS ASEAN-Jepang ke-9 di Jakarta menegaskan bahwa kolaborasi riset lintas disiplin adalah kunci untuk menjawab tantangan kawasan yang kompleks dan beragam. Melalui pendekatan yang menggabungkan sains, teknologi, dan budaya, forum ini berhasil mendorong dialog yang mendalam dan strategis.

Partisipasi aktif dari berbagai negara Asia dan Jepang menunjukkan bahwa kemitraan lintas batas sangat mungkin diwujudkan, asalkan didasari oleh prinsip keterbukaan dan saling menghargai. Platform seperti IDEA menjadi contoh konkret bagaimana teknologi dapat menjadi sarana transformasi bersama.

Pentingnya pendekatan humanistik dalam riset dan kebijakan pembangunan juga mencuat sebagai tema utama. Dengan mengedepankan kesejahteraan bersama dan keberagaman budaya, kerja sama ini diharapkan mampu membentuk masa depan kawasan yang berkelanjutan dan inklusif.(*)

Tags: 24 Juli 2025AISTASEANBRINbudaya Asia Tenggaradata lingkungandomain researchemisi karbonHerry JogaswaraidEAJakartaJepangkeberlanjutankolaborasi risetMakiko Naka.Natsuko UeharaRIKENSTS Forumtransformasi digital
Post Sebelumnya

Forum ASEAN–Jepang Soroti Riset Berbasis Kemanusiaan

Post Selanjutnya

Jepang dan Thailand Dorong Kota Humanis Masa Depan

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, memberikan instruksi di pinggir lapangan saat laga semifinal melawan Jepang di Indonesia Arena. Meski sukses membawa Indonesia ke final Piala Asia untuk pertama kalinya, Souto menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah buah keringat para pemainnya secara keseluruhan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Timnas Futsal Indonesia Lolos Final Piala Asia 2026 Hector Souto Tolak Sebutan Pencetak Sejarah

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Hasil tersebut menjadi pencapaian tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaan di Piala Asia Futsal. Pada edisi sebelumnya di Kuwait 2022, langkah Merah...

Penyerang Persik, Adrian Luna menjadi tumpuan saat menjalani tiga laga kandang. (iG Persik)

Ambisi Papan Atas Persik Kediri: Marcos Reina Torres Bidik ‘Sapu Bersih’ Laga Kandang Februari

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Persik dijadwalkan menjalani tiga laga kandang beruntun di Stadion Brawijaya, masing-masing menghadapi Dewa United (7 Februari), PSIM Yogyakarta (13 Februari),...

Anthony Ginting menjadi penentu kemenangan tim beregu Indonesia saat mengalahkan Malaysia dalam kejuaraan beregu di Tiongkok (IG PBSI)

Pupus Sudah Harapan Malaysia, Ginting Pastikan Tetangga Tak Berkutik di Partai Penentu

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Pada gim kedua, Kong tampil lebih agresif dan memimpin sejak awal. Ginting tertinggal di interval dan harus mengakui keunggulan lawannya...

Seorang petugas sedang menyiapkan teleskop untuk pemantauan hilal.

BRIN Prediksi Awal Ramadan 1447 H Berpotensi Beda, Thomas Djamaluddin: Jatuh 19 Februari 2026

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Thomas menilai perbedaan ini merupakan hal yang wajar dalam praktik penentuan kalender hijriah, mengingat setiap lembaga memiliki pendekatan ilmiah dan...

Post Selanjutnya
Jepang dan Thailand Dorong Kota Humanis Masa Depan

Jepang dan Thailand Dorong Kota Humanis Masa Depan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.