EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Saudi: Palestina Merdeka Jalan Damai Timur Tengah

Saudi: Palestina Merdeka Jalan Damai Timur Tengah

Negara Palestina merdeka adalah satu-satunya jalan menuju perdamaian Timur Tengah. Arab Saudi tegaskan normalisasi Israel hanya mungkin lewat solusi dua negara.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
29 Juli 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

New York EKOIN.CO – Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan, kembali menegaskan bahwa normalisasi hubungan negaranya dengan Israel hanya bisa terwujud melalui pendirian negara Palestina yang merdeka. Hal ini ia sampaikan dalam konferensi pers di sela-sela Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai Masalah Palestina yang digelar di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa, New York, Amerika Serikat pada 28 hingga 30 Juli 2025.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Pangeran Faisal menyatakan bahwa posisi Arab Saudi tidak berubah, yakni mendukung penuh solusi dua negara dan pendirian negara Palestina sebagai jalan satu-satunya untuk mencapai perdamaian berkelanjutan di kawasan Timur Tengah. “Hal ini didasarkan pada keyakinan kuat, hanya melalui pembentukan negara Palestina dan hanya dengan memenuhi hak-hak sah rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri, kita dapat mencapai perdamaian berkelanjutan dan integrasi nyata di kawasan ini,” ujarnya, dilansir dari The Times of Israel pada 29 Juli.

Menurut Menlu Faisal, konferensi yang disponsori bersama oleh Arab Saudi dan Prancis ini merupakan langkah signifikan untuk mendorong implementasi solusi dua negara dan mengakhiri pendudukan Israel atas wilayah Palestina. Dalam konferensi ini, komunitas internasional diharapkan bersatu mendukung hak rakyat Palestina dalam membangun institusi dan mewujudkan kedaulatan penuh atas tanah mereka.

Konferensi ini bertajuk resmi “High Level International Conference for the Peaceful Settlement of the Question of Palestine and the Implementation of the Two-State Solution.” Agenda utamanya adalah memperkuat dukungan internasional terhadap penyelesaian damai konflik Israel-Palestina berdasarkan resolusi PBB, Inisiatif Perdamaian Arab, dan prinsip tanah untuk perdamaian.

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

Arab Saudi konsisten dukung Palestina merdeka

Pangeran Faisal menekankan, pentingnya konsensus internasional dalam menerapkan solusi dua negara menjadi titik kunci untuk mengakhiri siklus kekerasan di Timur Tengah. Ia menyebut, dukungan global yang diperlihatkan melalui konferensi ini mencerminkan kesadaran kolektif bahwa hanya negara Palestina merdeka yang dapat menjamin perdamaian jangka panjang.

“Waktunya telah tiba untuk mengakhiri konflik ini, mewujudkan negara Palestina, mencapai perdamaian yang adil dan komprehensif yang menjaga kedaulatan dan keamanan seluruh rakyat di kawasan tersebut,” tegas Menlu Faisal dalam konferensi pers bersama Menlu Prancis Jean-Noël Barrot, dikutip dari kantor berita WAFA.

Ia menambahkan bahwa Arab Saudi bekerja sama erat dengan Prancis dan negara-negara mitra lain untuk mengubah konsensus internasional ini menjadi langkah konkret. Tujuannya adalah mempercepat pencapaian perdamaian regional melalui jalur diplomasi dan penghormatan terhadap hak-hak rakyat Palestina.

Dalam keterangannya, Pangeran Faisal juga menyampaikan bahwa pendirian negara Palestina bukan hanya soal Palestina dan Israel, melainkan kunci untuk membuka gerbang perdamaian dan stabilitas di seluruh kawasan. Tanpa kehadiran negara Palestina yang merdeka, integrasi ekonomi, keamanan, dan sosial di Timur Tengah sulit tercapai.

Arab Saudi, menurutnya, akan terus mendorong upaya diplomatik dalam berbagai forum internasional untuk memastikan solusi dua negara diimplementasikan secepatnya. Negara tersebut juga mendesak semua pihak terkait untuk menunjukkan komitmen nyata terhadap perdamaian dan tidak memperpanjang penderitaan rakyat Palestina.

Normalisasi Israel tergantung negara Palestina

Pangeran Faisal mengingatkan bahwa normalisasi hubungan Arab Saudi dengan Israel masih sangat jauh dari kemungkinan tanpa kejelasan mengenai pembentukan negara Palestina. Pernyataan ini menegaskan kembali posisi Saudi yang konsisten sejak pernyataan Putra Mahkota Mohammed bin Salman lebih dari satu tahun lalu.

“Perdamaian antara Israel dan Palestina merupakan gerbang fundamental untuk mencapai perdamaian regional yang komprehensif, di mana semua pihak menikmati keamanan, membuka cakrawala bagi kerja sama, integrasi, dan mencapai kesejahteraan bersama,” katanya.

Ia juga menyampaikan harapannya bahwa seluruh anggota komunitas internasional mendukung langkah konkret untuk implementasi solusi dua negara, termasuk tekanan diplomatik dan dukungan pembangunan institusi Palestina. Langkah ini dinilai penting agar rakyat Palestina dapat mengelola negaranya secara berdaulat dan mandiri.

Dalam kesempatan tersebut, Menlu Prancis Jean-Noël Barrot menyatakan dukungan penuh negaranya terhadap upaya Arab Saudi dan menyerukan komitmen semua pihak untuk menyelesaikan konflik berdasarkan hukum internasional dan prinsip keadilan.

Keduanya sepakat bahwa momentum internasional saat ini harus dimanfaatkan untuk mendorong perdamaian sejati. Mereka menegaskan bahwa rakyat Palestina telah terlalu lama hidup dalam penderitaan, dan solusi dua negara adalah satu-satunya jalan keluar.

Sebagai konferensi di New York menjadi titik penting yang menandai tekad bersama berbagai negara untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina secara damai. Arab Saudi dan Prancis berkomitmen memimpin proses ini dengan dukungan penuh dari komunitas global.

Keberhasilan konferensi ini akan sangat ditentukan oleh kesediaan semua pihak terkait, termasuk Israel, untuk menegakkan prinsip-prinsip keadilan dan hak asasi manusia. Negara Palestina yang merdeka dan berdaulat dianggap sebagai jantung dari perdamaian jangka panjang di kawasan.

Komitmen Arab Saudi untuk tidak menormalisasi hubungan dengan Israel tanpa negara Palestina menunjukkan konsistensi dalam kebijakan luar negerinya. Tekanan diplomatik yang dilakukan Saudi dapat mendorong perubahan sikap berbagai pihak dalam mendukung penyelesaian damai.

Diperlukan langkah-langkah nyata dalam waktu dekat untuk mewujudkan apa yang selama ini menjadi harapan rakyat Palestina, yaitu kemerdekaan penuh. Konsensus internasional yang ditegaskan dalam konferensi PBB kali ini menjadi pijakan awal menuju tercapainya cita-cita tersebut.

Masyarakat internasional diharapkan terus menaruh perhatian dan mendesak langkah konkret dalam mendukung pembentukan negara Palestina yang adil dan damai. Konferensi ini dapat menjadi preseden penting dalam diplomasi global menyelesaikan konflik panjang di Timur Tengah. ( * )

Tags: Arab SaudiIsraelkonferensinormalisasiPalestinaperdamaian
Post Sebelumnya

Hotman Paris Kritik Rekening Nonaktif 3 Bulan Diblokir PPATK

Post Selanjutnya

Pakan Ternak Jadi Beras Premium Pria Pekanbaru Oplos Beras Raup 500 Juta Rupiah

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
Pakan Ternak  Jadi Beras Premium Pria Pekanbaru Oplos Beras Raup 500 Juta Rupiah

Pakan Ternak Jadi Beras Premium Pria Pekanbaru Oplos Beras Raup 500 Juta Rupiah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.