EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA DAERAH
TNI Tangkap Tokoh OPM dan Bongkar Dana Ilegal

TNI Tangkap Tokoh OPM dan Bongkar Dana Ilegal

TNI tangkap dua tokoh OPM. Dana ilegal dan dokumen disita.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
31 Juli 2025
Kategori DAERAH, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Papua EKOIN.CO – Pasukan gabungan TNI melancarkan operasi di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, yang berhasil melumpuhkan dua tokoh penting Organisasi Papua Merdeka (OPM). Operasi ini juga membongkar aliran dana ilegal kelompok separatis tersebut serta mengamankan sejumlah dokumen penting dan uang tunai puluhan juta rupiah.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Operasi militer ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda, yaitu di Kampung Kunga, Distrik Ilaga, dan Kampung Gunalu, Distrik Onerik. Keduanya berada di wilayah Kabupaten Puncak, sebuah daerah yang menjadi titik rawan aktivitas kelompok separatis bersenjata. Kedua lokasi itu telah lama menjadi target operasi aparat keamanan.

Dalam penggerebekan tersebut, dua anggota OPM yang dikenal aktif melakukan serangkaian aksi kekerasan berhasil dilumpuhkan. Mereka adalah Lison Murib alias Limar Elas dan Alena Murib alias Alerid Murib. Nama keduanya selama ini sudah masuk dalam daftar pencarian aparat keamanan.

Lison Murib diketahui merupakan buronan Polri sejak April 2020. Ia diduga kuat terlibat dalam penembakan terhadap warga sipil di area parkir gedung OB-1, Kuala Kencana, Mimika pada 30 Maret 2020. Sejak itu, namanya terus masuk dalam pengawasan ketat aparat.

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Pada tahun 2021, Lison kembali muncul di wilayah Kabupaten Puncak. Ia diketahui telah mengambil posisi sebagai Komandan Batalyon Kunga, bagian dari struktur militer OPM yang aktif di wilayah pegunungan tengah Papua. Jabatan tersebut membuatnya berpengaruh dalam perencanaan dan pelaksanaan aksi separatis.

Selain menangkap dua tokoh penting, TNI juga berhasil menyita uang tunai sejumlah puluhan juta rupiah. Uang tersebut diduga merupakan bagian dari aliran dana ilegal yang selama ini mendukung operasi kelompok separatis. Penyitaan ini menjadi temuan penting untuk mengungkap jejaring finansial OPM.

Di lokasi penangkapan, aparat juga menemukan sejumlah dokumen strategis milik OPM. Dokumen itu di antaranya berisi catatan distribusi dana, daftar nama anggota kelompok, serta rencana aksi berikutnya. Temuan ini dinilai sebagai bukti konkret adanya pendanaan sistematis untuk mendukung aksi bersenjata OPM.

Tokoh Separatis Dikenal Aktif Lakukan Teror

Selain Lison Murib, Alena Murib juga memiliki rekam jejak panjang sebagai anggota aktif kelompok separatis bersenjata. Ia dikenal terlibat dalam sejumlah aksi teror di wilayah pegunungan Papua. Keberadaannya di Distrik Onerik telah lama dipantau intelijen militer.

Alena Murib diketahui menjabat sebagai komandan lapangan yang kerap memimpin serangan terhadap aparat dan masyarakat sipil. Penangkapannya diharapkan bisa melemahkan struktur komando kelompok separatis di wilayah tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun dari VIVA Jatim, keberhasilan operasi ini merupakan bagian dari strategi intensifikasi keamanan di Papua Tengah. TNI menyatakan akan terus melakukan tindakan tegas terhadap kelompok bersenjata yang merongrong keamanan negara.

Sejumlah pihak menilai operasi gabungan ini merupakan salah satu yang paling sukses dalam beberapa bulan terakhir. Selain melumpuhkan anggota kunci, TNI juga mampu mengungkap pola pendanaan OPM yang selama ini menjadi misteri.

Juru bicara TNI belum memberikan keterangan resmi terkait jumlah dana yang disita, namun dipastikan bahwa nilai uang tunai yang ditemukan cukup signifikan untuk mendukung logistik kelompok bersenjata dalam jangka waktu tertentu.

Operasi Berlanjut di Titik Rawan Separatis

Pihak militer menegaskan operasi keamanan akan terus berlanjut di titik-titik rawan lainnya di Papua Tengah. Fokus utama adalah menumpas jaringan OPM yang masih aktif dan mencegah munculnya kembali kekuatan bersenjata di daerah tersebut.

Selain Kabupaten Puncak, sejumlah daerah lain seperti Intan Jaya dan Nduga juga menjadi perhatian aparat keamanan. TNI memastikan seluruh operasi dilakukan sesuai dengan prosedur hukum dan tetap menghormati hak masyarakat sipil.

Panglima TNI dalam pernyataan sebelumnya menegaskan bahwa setiap tindakan separatis yang mengganggu keutuhan NKRI tidak akan ditoleransi. Ia juga menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk mendukung upaya pemulihan keamanan di Papua.

Penangkapan dua tokoh OPM ini sekaligus menjadi peringatan bagi jaringan separatis lainnya untuk menghentikan tindakan melawan hukum. Pemerintah menekankan bahwa Papua adalah bagian sah dari NKRI dan segala bentuk ancaman akan ditindak tegas.

Dari sisi penegakan hukum, Polri disebut akan mengambil alih proses penyidikan lanjutan terhadap kedua tersangka. Proses hukum ini akan dilakukan di bawah pengawasan ketat dan akan melibatkan berbagai lembaga terkait.

Dengan penemuan dokumen dan aliran dana ilegal, aparat kini memiliki dasar kuat untuk menelusuri siapa saja yang terlibat dalam pendanaan kelompok separatis. Investigasi dipastikan akan terus berkembang dan melibatkan jaringan luas.

Penegakan hukum yang tegas terhadap kelompok separatis merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk menciptakan stabilitas di Papua. Pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikan konflik dengan pendekatan keamanan dan pembangunan.

Masyarakat di sekitar lokasi operasi diimbau untuk tetap tenang dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan. Aparat juga telah meningkatkan patroli untuk mengantisipasi potensi serangan balasan dari kelompok separatis lainnya.

Upaya penegakan hukum di Papua membutuhkan dukungan semua pihak, baik dari pemerintah pusat, daerah, hingga tokoh masyarakat. Hanya dengan kolaborasi, keamanan di Papua dapat terjaga dan pembangunan bisa berjalan dengan baik.

Penangkapan Lison Murib dan Alena Murib menunjukkan keseriusan TNI dalam menegakkan hukum di wilayah rawan. Temuan aliran dana ilegal menjadi pintu masuk bagi pengungkapan lebih lanjut terhadap jaringan separatis di Papua.

dari operasi ini menunjukkan bahwa pendekatan keamanan masih menjadi instrumen utama dalam menghadapi separatisme bersenjata. Aparat diharapkan tetap waspada dan profesional dalam setiap tindakan.

Keberhasilan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat posisi hukum negara di Papua. Pemerintah bisa memanfaatkannya untuk mendekatkan diri kepada masyarakat melalui pendekatan sosial dan kesejahteraan.

Dalam jangka panjang, penguatan keamanan harus dibarengi dengan kebijakan pembangunan yang inklusif. Pendekatan dialog dan kesejahteraan sosial menjadi bagian penting untuk menurunkan tensi konflik.

Upaya penyelidikan terhadap sumber dana OPM juga harus menyasar aktor eksternal jika terbukti mendukung aksi separatis. Penegakan hukum harus adil dan transparan untuk mendapatkan kepercayaan publik.

Masyarakat Papua diharapkan semakin terlibat dalam menjaga stabilitas wilayah. Dukungan terhadap aparat keamanan sangat penting agar keamanan dan pembangunan berjalan beriringan demi kemajuan Papua.(*)

 

Tags: dana ilegaldokumen separatisoperasi militerOPMPapuaTNI
Post Sebelumnya

Kebijakan Pemblokiran PPATK Dinilai Merugikan Rakyat

Post Selanjutnya

Saudi: Dua Negara Kunci Perdamaian Gaza Putri Reema Desak Akhiri Konflik Palestina

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
Saudi: Dua Negara Kunci Perdamaian Gaza Putri Reema Desak Akhiri Konflik Palestina

Saudi: Dua Negara Kunci Perdamaian Gaza Putri Reema Desak Akhiri Konflik Palestina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.