EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Kanada Akan Akui Palestina Tanpa Peran Hamas

Kanada Akan Akui Palestina Tanpa Peran Hamas

Kanada mengumumkan rencana mengakui Palestina. Hamas dilarang ikut pemilu 2026 mendatang

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
31 Juli 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Ottawa EKOIN.CO – Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, menyampaikan niat pemerintahnya untuk mengakui Negara Palestina secara resmi pada Sidang Umum PBB ke-80 yang akan berlangsung pada September 2025. Langkah ini diumumkan di tengah situasi konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina, khususnya di wilayah Gaza dan Tepi Barat yang masih menjadi pusat ketegangan.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Carney menegaskan bahwa pengakuan ini merupakan bagian dari dukungan Kanada terhadap solusi dua negara yang selama ini digaungkan dalam berbagai forum internasional. Ia menyebutkan bahwa pendekatan lama melalui negosiasi sudah tidak lagi relevan dan memerlukan pembaruan strategi diplomatik.

Dalam konferensi pers di Ottawa, Carney menyatakan bahwa pengakuan terhadap Palestina akan didasarkan pada komitmen reformasi dari Otoritas Palestina dan Presiden Mahmoud Abbas, termasuk penyelenggaraan pemilu pada tahun 2026. Reformasi ini dianggap sebagai syarat mutlak untuk mewujudkan pengakuan resmi dari Kanada.

Namun demikian, perdana menteri itu juga menyampaikan bahwa kelompok Hamas tidak akan diizinkan berpartisipasi dalam pemilu mendatang. Ia menilai bahwa keikutsertaan Hamas akan menghambat proses demokrasi dan perdamaian di kawasan tersebut. “Mempertahankan solusi dua negara berarti mendukung semua orang yang memilih perdamaian dibandingkan kekerasan atau terorisme,” ujarnya.

Berita Menarik Pilihan

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

Langkah Kanada ini mengikuti jejak Inggris dan Perancis yang sebelumnya telah mengumumkan rencana serupa untuk mengakui Palestina. Ketiga negara tersebut kini berada dalam garis depan perubahan kebijakan negara-negara Barat terhadap konflik Israel-Palestina.

Meskipun demikian, Carney tidak menjelaskan secara rinci bagaimana pengakuan tersebut akan memengaruhi kondisi perang yang berlangsung di Gaza maupun ekspansi permukiman Israel di Tepi Barat. Kedua wilayah ini disebut-sebut akan membentuk cikal bakal negara Palestina merdeka.

Pemilu Palestina terakhir dilaksanakan pada 2006, yang saat itu dimenangkan oleh Hamas. Kemenangan itu tidak diakui oleh banyak negara Barat dan Israel, dengan alasan bahwa Hamas berstatus sebagai kelompok teroris. Keputusan tersebut memicu perang sipil di Gaza yang menyebabkan terpisahnya pemerintahan antara wilayah Gaza dan Tepi Barat.

Sejak saat itu, Hamas menguasai penuh Gaza, sedangkan Otoritas Palestina yang didominasi oleh Fatah hanya memerintah sebagian wilayah Tepi Barat. Carney menekankan bahwa untuk mencapai pengakuan, semua pihak harus menolak kekerasan dan mendukung jalur damai.

Ia menambahkan bahwa Kanada tetap berkomitmen untuk membantu pembangunan institusi-institusi demokratis di Palestina dan mendukung proses reformasi yang sedang dijalankan oleh Otoritas Palestina. Bantuan tersebut, menurutnya, tidak akan diberikan kepada pihak-pihak yang dianggap mendukung kekerasan.

Dalam pernyataannya, Carney juga menyebut bahwa pengakuan terhadap Palestina akan menjadi salah satu prioritas dalam kebijakan luar negeri Kanada selama dua tahun ke depan. Ia menekankan bahwa pengakuan tersebut adalah bagian dari tanggung jawab moral komunitas internasional dalam mewujudkan perdamaian.

Beberapa analis internasional mencermati bahwa syarat eksklusi terhadap Hamas dalam pemilu bisa menimbulkan kontroversi, karena dianggap mencampuri proses demokrasi internal Palestina. Namun Carney bersikukuh bahwa pengakuan tidak akan diberikan jika Hamas masih dilibatkan dalam pemerintahan.

Di sisi lain, belum ada tanggapan resmi dari otoritas Israel terkait rencana pengakuan Kanada ini. Namun sebelumnya Israel menolak semua bentuk pengakuan terhadap negara Palestina tanpa adanya perjanjian damai terlebih dahulu.

Menurut laporan media internasional, langkah Kanada ini mendapat dukungan dari sejumlah negara di Eropa dan Timur Tengah yang juga mendesak penyelesaian damai konflik Israel-Palestina. Carney berharap langkah ini akan memicu gelombang pengakuan serupa dari negara-negara lain.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam suasana ketegangan yang masih tinggi di Gaza, dengan banyak korban sipil akibat serangan udara Israel. Dalam beberapa bulan terakhir, tekanan internasional terhadap Israel meningkat, termasuk dari organisasi hak asasi manusia dan lembaga PBB.

Carney menutup pernyataannya dengan harapan bahwa langkah ini akan membawa perubahan positif dalam proses perdamaian dan membuka peluang baru untuk dialog antara pihak-pihak yang bertikai. Ia menyebut bahwa masa depan Palestina harus ditentukan oleh rakyatnya sendiri melalui proses damai.

Pengakuan ini diharapkan menjadi dorongan kuat bagi Otoritas Palestina untuk segera menyelenggarakan pemilu dan memperkuat institusi pemerintahan yang sah. Namun, kondisi keamanan dan politik di wilayah tersebut masih menjadi tantangan besar bagi terlaksananya rencana tersebut.

dari pengumuman Kanada ini menunjukkan pergeseran sikap diplomatik negara-negara Barat terhadap konflik Palestina-Israel. Meskipun disertai syarat, pengakuan ini mencerminkan meningkatnya dukungan terhadap pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.

Langkah tersebut menandai momen penting dalam sejarah diplomasi Kanada di Timur Tengah dan menunjukkan bahwa pendekatan konvensional tidak lagi dianggap efektif. Namun, banyak pihak masih menanti realisasi dari pengakuan tersebut dan dampaknya di lapangan.

Pengakuan ini membuka babak baru dalam upaya internasional untuk mendorong perdamaian, meski terdapat kekhawatiran atas pengaruhnya terhadap dinamika internal Palestina. Tantangan utama ke depan adalah menciptakan proses pemilu yang inklusif tanpa menimbulkan instabilitas baru.

dari pengamat menyebutkan bahwa Kanada dan negara pendukung lainnya perlu terlibat aktif dalam mendorong dialog antara Hamas dan Fatah agar tercapai konsensus nasional. Hal ini penting untuk menjamin bahwa pemilu berlangsung adil dan representatif.

Pemerintah Kanada disarankan untuk terus mendesak komunitas internasional agar mendukung proses damai dan tidak hanya fokus pada pengakuan simbolik. Dukungan finansial dan teknis untuk pembangunan infrastruktur demokrasi juga dinilai krusial.

Sementara itu, masyarakat internasional diharapkan menekan Israel agar menghentikan permukiman ilegal dan membuka ruang dialog dengan Palestina. Langkah ini akan memperkuat fondasi menuju solusi dua negara yang adil dan berkelanjutan.

Pengakuan atas Palestina harus dilihat sebagai bagian dari proses panjang menuju perdamaian yang membutuhkan komitmen dari semua pihak. Kanada diminta untuk bersikap konsisten dalam mendukung hak rakyat Palestina tanpa mengecualikan aktor-aktor utama.

Akhirnya, realisasi pengakuan ini hendaknya membawa harapan baru bagi rakyat Palestina untuk meraih kemerdekaan dan kehidupan yang layak. Komunitas global pun diminta turut mengawasi agar syarat-syarat yang ditetapkan tidak menghambat aspirasi rakyat Palestina. (*)

 

Tags: HamasKanadaPalestinapemilupengakuanperdamaian
Post Sebelumnya

Penyelidikan Korupsi Mega Mall: Helmi Hasan Diperiksa Kejaksaan

Post Selanjutnya

KOKAPURA Dipaksa Hengkang dari Bandara Ngurah Rai, Diduga Ada Intervensi dalam Proses Seleksi Mitra

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat memberikan keterangan dalam konferensi pers Soekarno Runniversary 2026 di Parkir Timur GBK, Jumat (6/2/2026). Pemprov DKI menyambut baik ajang yang memadukan semangat olahraga dengan edukasi nilai-nilai kebangsaan tersebut. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Rayakan Usia Emas, PDIP Gelar Soekarno Run 2026: Ada Beasiswa Pelajar dan Hadiah Spesial

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menilai kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi positif dalam mendorong gaya hidup sehat sekaligus memperkuat...

Personel Polsek Gambir saat memberikan pendampingan kepada Mariame Traore (WNA Prancis) yang ditemukan terlantar di Hall Utara Stasiun Gambir. Mariame kini telah diserahkan ke Kantor Imigrasi Jakarta Pusat di Kemayoran untuk penanganan dokumen dan izin tinggal lebih lanjut. (Foto: Humas Polres Jakarta Pusat/Ekoin.co)

Delapan Hari Terlantar di Stasiun Gambir, WNA Prancis Diamankan Polisi Akibat Visa ‘Expired’ dan Kehabisan Uang

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Basuki mengatakan, pengamanan terhadap warga negara Asing bermula saat anggota Polsek Gambir...

Post Selanjutnya
KOKAPURA Dipaksa Hengkang dari Bandara Ngurah Rai, Diduga Ada Intervensi dalam Proses Seleksi Mitra

KOKAPURA Dipaksa Hengkang dari Bandara Ngurah Rai, Diduga Ada Intervensi dalam Proses Seleksi Mitra

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.