EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM OLAHRAGA
Joao Felix Resmi ke Al Nassr, Ini Alasannya

Joao Felix Resmi ke Al Nassr, Ini Alasannya

Joao Felix bergabung dengan Al Nassr usai masa pinjaman di Milan. Ia menerima gaji sekitar €17,5 juta per tahun.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
31 Juli 2025
Kategori OLAHRAGA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Riyadh EKOIN.CO – Joao Felix, pesepak bola asal Portugal yang sempat disebut sebagai bintang masa depan negaranya, resmi bergabung dengan klub Arab Saudi, Al Nassr, pada pertengahan Juli 2025. Kepindahan ini menjadi babak baru dalam perjalanan kariernya yang penuh pasang surut, dari puncak ketenaran di Benfica hingga tudingan hanya mengejar uang di usia 25 tahun.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Felix dikenal publik sejak tampil gemilang bersama Benfica di usia remaja. Ia membawa klub asal Lisbon itu meraih gelar liga Portugal dan mencuri perhatian klub-klub besar Eropa. “Joao Felix adalah seorang jenius, dia bukan pesepak bola normal,” kata mantan pelatih Benfica saat itu, mengomentari performa Felix yang dinilai di atas rata-rata pemain seusianya.

Tahun 2019 menjadi tonggak penting dalam kariernya. Atletico Madrid merekrut Felix dengan nilai transfer sekitar €126 juta, menjadikannya pemain remaja termahal kedua di dunia saat itu. Ekspektasi besar langsung menyertai kedatangannya di klub yang dilatih Diego Simeone. Namun, penyesuaian gaya bermain menjadi tantangan besar baginya.

Sulit Menembus Skuad Utama Klub Besar

Felix kesulitan menjadi pilihan utama di Atletico. Ia lebih sering menghuni bangku cadangan dibanding lapangan, dan hanya sesekali tampil gemilang. Kendati ikut menyumbang dalam perebutan gelar La Liga 2020/2021, hubungannya yang renggang dengan Simeone mendorongnya mencari peluang di klub lain.

Berita Menarik Pilihan

Timnas Futsal Indonesia Lolos Final Piala Asia 2026 Hector Souto Tolak Sebutan Pencetak Sejarah

Ambisi Papan Atas Persik Kediri: Marcos Reina Torres Bidik ‘Sapu Bersih’ Laga Kandang Februari

Peminjaman ke Chelsea menjadi langkah selanjutnya, namun Felix tidak mampu tampil dominan. Dari 40 laga di semua kompetisi, ia mencetak 11 gol—jumlah yang dianggap biasa untuk pemain sekelasnya. Kemudian Barcelona juga meminjamnya, tetapi tidak mempermanenkan kontraknya karena performa inkonsisten.

Kembali ke Chelsea pada musim panas 2024, Felix direkrut secara permanen. Namun, performanya belum membaik secara signifikan. Ia mencetak tujuh gol dalam 20 laga, sebelum akhirnya dipinjamkan lagi ke AC Milan. Di Serie A, ia tampil 15 kali dan hanya mencetak dua gol, menandai musim yang kurang memuaskan.

Masa peminjaman di Milan berakhir, dan Felix menerima tawaran dari Al Nassr. Klub Saudi tersebut membelinya dengan nilai transfer €50 juta. Keputusannya pindah ke Asia mengundang reaksi keras dari penggemar dan pengamat sepak bola, yang menilai ia lebih tertarik dengan nilai kontrak fantastis daripada prestasi di lapangan.

Label Mata Duitan dan Pembelaan Joao Felix

Kontrak Felix di Al Nassr disebut mencapai €17,5 juta per tahun. Dalam sambutannya di klub baru, Felix berkata, “Saya di sini untuk menebar keceriaan, ayo main dan menang bersama.” Meski tampak optimistis, banyak pihak menilai langkah ini menunjukkan kegagalan memenuhi potensi emas yang dulu melekat padanya.

Menurut laporan Marca, lebih dari €200 juta telah dihabiskan untuk transfer Joao Felix sepanjang kariernya. Namun, performa di lapangan dianggap tidak sebanding. “Lebih dari €200 juta telah dihabiskan untuk seorang pemain yang penampilannya tidak sebanding dengan harganya,” tulis analisis di media tersebut.

Felix membela keputusannya dengan menekankan kebahagiaan bermain bola. Ia menyebut bermain bersama Cristiano Ronaldo dan pemain Portugal lainnya di Al Nassr sebagai daya tarik tersendiri. “Saya ingin membuat para penggemar menikmati permainan sepak bola saya dan membantu tim,” ujar Felix menegaskan.

Kini Felix berada di bawah asuhan Jorge Jesus, pelatih asal Portugal yang juga berpengalaman melatih klub-klub besar. Tantangan berat menantinya, terutama membuktikan bahwa ia bukan sekadar pemain bintang yang memilih jalan pintas, tetapi tetap mampu bersinar di kompetisi luar Eropa.

Kepindahan Felix ke Al Nassr menambah daftar bintang Eropa yang hijrah ke liga Arab Saudi. Meski usianya masih muda, 25 tahun, ia kini dinilai sebagai pemain yang lebih sering mencuri perhatian di bursa transfer ketimbang prestasi di atas lapangan. Banyak pihak menanti apakah ia akan bangkit atau terus tenggelam.

Joao Felix belum pernah mampu mengulangi performa luar biasa seperti saat bersama Benfica. Cedera dan inkonsistensi penampilan disebut sebagai faktor utama turunnya performa. Kini, publik menanti apakah dia bisa bangkit atau justru menjadi contoh klasik pemain berbakat yang salah memilih arah karier.

Masa depan Felix di Al Nassr akan menentukan apakah label “mata duitan” akan melekat selamanya atau mampu dihapus dengan performa cemerlang. Satu hal pasti, Felix tetap menjadi nama penting dalam catatan sejarah bursa transfer sepak bola dunia, dengan nilai transaksi luar biasa sepanjang kariernya.

Meski gagal bersinar di Eropa dalam enam tahun terakhir, Felix tetap menjadi sorotan, baik karena kemampuannya atau keputusan kontroversial dalam kariernya. Dari Benfica, Atletico, Chelsea, Barcelona, AC Milan, hingga kini Al Nassr, kisah Felix menjadi perjalanan unik yang menyita perhatian.

Dari sudut pandang ekonomi, nilai transfer dan kontrak Felix menempatkannya dalam jajaran pemain paling bernilai. Namun, dari sisi prestasi, ia masih harus membuktikan bahwa dirinya pantas menjadi pemain kelas dunia seperti ekspektasi awal saat pertama kali muncul di Benfica.

yang dapat diberikan kepada Joao Felix adalah agar ia kembali fokus pada peningkatan performa di lapangan. Konsistensi dan kerja keras menjadi kunci dalam mengembalikan kepercayaan publik terhadap kemampuannya. Pemilihan klub ke depan sebaiknya didasarkan pada peluang bermain, bukan hanya finansial.

Di sisi lain, Felix dapat memanfaatkan pengaruh Cristiano Ronaldo di Al Nassr untuk belajar dan berkembang. Dukungan pelatih senegara juga dapat menjadi modal penting dalam mengembangkan performa dan mental bertandingnya. Dengan kerja sama tim yang baik, peluang sukses masih terbuka.

Langkah ke Arab Saudi mungkin memberi keuntungan finansial, namun tidak menutup kemungkinan Felix bisa kembali ke Eropa jika berhasil menunjukkan performa luar biasa di Al Nassr. Oleh karena itu, menjaga kebugaran dan menghindari cedera adalah hal penting dalam perjalanan kariernya ke depan.

Bagi pemain muda lain, perjalanan karier Felix bisa menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya memilih klub yang sesuai dengan gaya bermain. Tekanan publik dan ekspektasi tinggi harus dihadapi dengan mentalitas kuat agar tidak kehilangan arah dalam karier profesional.

Pada akhirnya, Joao Felix masih memiliki waktu untuk membuktikan dirinya. Dengan usia 25 tahun, ia belum habis. Namun, untuk bangkit dan memenuhi potensi, langkah selanjutnya harus ditempuh dengan bijak dan penuh kesungguhan. Hanya dengan itu ia bisa membalikkan persepsi publik dan media. (*)


 

Tags: Al NassrAtletico MadridBenficaJoao FelixLiga Arab Sauditransfer sepak bola
Post Sebelumnya

Jadwal Liga Inggris 2025: Liverpool Vs Bournemouth

Post Selanjutnya

Klub Arab Lirik Lewandowski, Barcelona Terbuka Siap Lepas Jika Harganya Pas

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, memberikan instruksi di pinggir lapangan saat laga semifinal melawan Jepang di Indonesia Arena. Meski sukses membawa Indonesia ke final Piala Asia untuk pertama kalinya, Souto menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah buah keringat para pemainnya secara keseluruhan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Timnas Futsal Indonesia Lolos Final Piala Asia 2026 Hector Souto Tolak Sebutan Pencetak Sejarah

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Hasil tersebut menjadi pencapaian tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaan di Piala Asia Futsal. Pada edisi sebelumnya di Kuwait 2022, langkah Merah...

Penyerang Persik, Adrian Luna menjadi tumpuan saat menjalani tiga laga kandang. (iG Persik)

Ambisi Papan Atas Persik Kediri: Marcos Reina Torres Bidik ‘Sapu Bersih’ Laga Kandang Februari

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Persik dijadwalkan menjalani tiga laga kandang beruntun di Stadion Brawijaya, masing-masing menghadapi Dewa United (7 Februari), PSIM Yogyakarta (13 Februari),...

Anthony Ginting menjadi penentu kemenangan tim beregu Indonesia saat mengalahkan Malaysia dalam kejuaraan beregu di Tiongkok (IG PBSI)

Pupus Sudah Harapan Malaysia, Ginting Pastikan Tetangga Tak Berkutik di Partai Penentu

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Pada gim kedua, Kong tampil lebih agresif dan memimpin sejak awal. Ginting tertinggal di interval dan harus mengakui keunggulan lawannya...

Persib Tambah Senjata, Sergio Castel Didatangkan untuk Perkuat Lini Serang

Persib Tambah Senjata, Sergio Castel Didatangkan untuk Perkuat Lini Serang

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Bandung, Ekoin.co — Langkah strategis Persib Bandung dalam menjaga konsistensi sebagai kandidat juara terus berlanjut. Setelah sebelumnya fokus membenahi sektor...

Post Selanjutnya
Klub Arab Lirik Lewandowski, Barcelona Terbuka  Siap Lepas  Jika Harganya Pas

Klub Arab Lirik Lewandowski, Barcelona Terbuka Siap Lepas Jika Harganya Pas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.