EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
blok ambalat

Bahlil Ungkap Rencana Pertamina Garap Blok Ambalat

Pengelolaan Blok Ambalat oleh Pertamina dan Petronas disepakati setelah Presiden Prabowo dan PM Anwar Ibrahim mencapai kesepakatan kolaborasi. Rencana ini diharapkan dapat memanfaatkan potensi migas yang melimpah di perairan sengketa tersebut.

Ibnu Gozali oleh Ibnu Gozali
1 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, ENERGI, NASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan sinyal penting terkait masa depan Blok Ambalat, wilayah perairan yang sempat menjadi sengketa antara Indonesia dan Malaysia. Bahlil menyebut bahwa PT Pertamina (Persero) dan Petroliam Nasional Bhd. (Petronas) direncanakan akan menggarap blok tersebut secara bersama-sama. Pernyataan ini muncul setelah adanya kesepakatan antara kedua negara untuk mengelola wilayah perbatasan tersebut secara kolaboratif. Kerja sama ini diharapkan mampu membuka potensi cadangan minyak dan gas bumi yang melimpah, sekaligus mempererat hubungan bilateral.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bahlil di sela-sela acara Energi dan Mineral Festival yang berlangsung di Jakarta pada Rabu (30/7/2025). Menurut Bahlil, kolaborasi antarnegara akan direpresentasikan melalui kerja sama antara badan usaha milik negara (BUMN) masing-masing, yakni Pertamina dari Indonesia dan Petronas dari Malaysia. Kedua perusahaan ini akan menjadi ujung tombak dalam eksplorasi dan eksploitasi Blok Ambalat. Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata dari kesepakatan yang telah dibuat oleh Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Sri Anwar Ibrahim.

Kesepakatan tersebut, yang diresmikan dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (27/6/2025), bertujuan untuk mengelola potensi kekayaan alam di perbatasan demi kesejahteraan rakyat kedua negara. Bahlil menambahkan, pendekatan kolaboratif ini menjadi solusi yang menguntungkan bagi semua pihak. Pasalnya, jika tidak dikelola bersama, potensi cadangan migas yang ada di sana tidak akan bisa dimanfaatkan oleh kedua negara. Oleh karena itu, sinergi antara Pertamina dan Petronas menjadi kunci utama untuk mewujudkan tujuan tersebut.

Meskipun demikian, Bahlil menegaskan bahwa rencana ini masih dalam tahap kajian. “Sekali lagi saya katakan bahwa ini masih dalam kajian. Belum tahu kapan dan bagaimana metode dan caranya,” tuturnya. Ia juga mengakui bahwa Blok Ambalat memiliki potensi sumber daya migas yang menjanjikan, namun belum bisa memberikan rincian pasti mengenai seberapa besar potensinya. Ia berharap, melalui kerja sama ini, potensi tersebut dapat segera teridentifikasi dan dimanfaatkan secara optimal. Sinergi ini juga menjadi bukti bahwa kedua negara mampu menyelesaikan isu-isu sensitif dengan pendekatan yang arif dan berimbang.

Kabar mengenai rencana pengelolaan bersama ini disambut baik oleh PT Pertamina Hulu Energi (PHE), anak usaha Pertamina. Direktur Perencanaan Strategis, Portofolio, dan Commercial PHE, Edy Karyanto, menyatakan kesiapan perusahaannya untuk menggarap Blok Ambalat. “Kami operator siap kalau memang diperintah untuk melakukan eksplorasi,” ucap Edy. Ia menambahkan bahwa pihaknya kini masih menunggu arahan lebih lanjut dari SKK Migas dan Ditjen Migas Kementerian ESDM. Kesediaan PHE ini didasarkan pada pengalaman dan kapasitas keuangan yang dimiliki, yang dirasa memadai untuk melakukan eksplorasi di perairan tersebut.

Berita Menarik Pilihan

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Pada tahun 2016, PHE sebenarnya telah ditunjuk oleh pemerintah sebagai operator untuk Blok East Ambalat, yang merupakan bagian dari Blok Ambalat secara keseluruhan. Namun, aktivitas eksplorasi saat itu terhambat oleh adanya sengketa batas maritim dengan Malaysia. Dengan adanya kesepakatan baru antara kedua negara, hambatan tersebut kini telah teratasi. Edy mengatakan, “Kami punya kompetensi, baik secara teknikal maupun finansial.” Hal ini menunjukkan bahwa PHE memiliki bekal yang cukup untuk melaksanakan tugas eksplorasi jika perintah resmi sudah diberikan. Berbagai pengalaman PHE dalam mengelola blok migas di perairan menjadi modal utama.

Strategi Kolaboratif Indonesia-Malaysia

Kesepakatan pengelolaan Blok Ambalat secara kolaboratif merupakan cerminan dari pendekatan progresif antara Indonesia dan Malaysia. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah menekankan pentingnya kerja sama ini demi kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat. Dalam pernyataan bersama dengan Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Sri Anwar Ibrahim, ia menyebutkan, “Apa pun yang kita temukan di laut akan kita eksploitasi bersama-sama.” Pernyataan ini menunjukkan tekad kuat kedua pemimpin untuk memanfaatkan potensi ekonomi di wilayah perbatasan demi keuntungan bersama, alih-alih terus berkonflik.

Prabowo juga menyoroti kedekatan historis dan budaya sebagai modal penting dalam menyelesaikan isu-isu sensitif. Ia menyampaikan, “Kami memiliki sejarah yang sama, budaya yang sama, dan banyak di antara kita yang juga punya agama yang sama. Ini memperkuat tekad kita untuk mencari solusi bersama.” Kedekatan ini menjadi fondasi yang kokoh untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan. Model kerja sama ini tidak hanya menyelesaikan persoalan hukum secara bertahap, tetapi juga membuka peluang baru bagi kedua negara untuk tumbuh dan berkembang bersama, serta menjadikan wilayah perbatasan sebagai pusat kerja sama ekonomi.

Kesiapan BUMN dalam Menggarap Potensi Migas

Di lain pihak, kesiapan Pertamina, melalui anak usahanya PHE, untuk mengelola Blok Ambalat menjadi sinyal positif bagi sektor energi nasional. Pengalaman PHE dalam mengelola blok-blok migas di perairan menunjukkan bahwa perusahaan ini memiliki kapabilitas teknis dan finansial yang memadai. Menurut Edy Karyanto, PHE siap menghadapi tantangan teknis dalam eksplorasi di laut. “Kami siap karena punya experience dan kompetensi untuk melakukan itu,” katanya. Kesiapan ini memperkuat posisi Indonesia dalam kerja sama dengan Malaysia.

Di sisi lain, Petronas juga dikenal sebagai salah satu perusahaan migas terkemuka di Asia Tenggara dengan pengalaman luas dalam eksplorasi dan produksi. Kolaborasi antara dua raksasa energi ini diharapkan mampu mempercepat proses identifikasi cadangan migas dan memulai produksi. Sinergi ini juga membuka peluang transfer pengetahuan dan teknologi antara kedua BUMN, yang pada akhirnya akan meningkatkan kapasitas industri migas di kedua negara. Keterlibatan BUMN dalam pengelolaan wilayah perbatasan ini juga mencerminkan komitmen pemerintah untuk mengamankan kedaulatan energi nasional.

Kerja sama ini menjadi preseden positif bagi penyelesaian sengketa wilayah perbatasan di masa depan. Dengan mengedepankan pendekatan kolaboratif dan saling menguntungkan, Indonesia dan Malaysia menunjukkan kepada dunia bahwa konflik dapat diubah menjadi peluang. Langkah ini juga sejalan dengan semangat ASEAN untuk menciptakan kawasan yang damai dan sejahtera. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi model bagi negara-negara lain dalam mengelola sumber daya alam di perbatasan. Kedepannya, keberhasilan kerja sama ini akan menjadi bukti nyata bahwa solusi damai dan kolaboratif jauh lebih efektif daripada konfrontasi.

Kesepakatan pengelolaan Blok Ambalat ini tidak hanya sebatas urusan bisnis, tetapi juga memiliki dimensi strategis yang lebih luas. Ini adalah bagian dari upaya kedua negara untuk memperkuat hubungan bilateral, menciptakan stabilitas regional, dan memastikan keamanan energi jangka panjang. Dengan bekerja sama, kedua negara dapat menghindari eskalasi ketegangan yang berpotensi merugikan semua pihak. Selain itu, kolaborasi ini juga akan memberikan dampak positif pada perekonomian lokal di wilayah perbatasan, seperti Kalimantan Utara dan Sabah, melalui penciptaan lapangan kerja dan pembangunan infrastruktur.

Sinergi antara Pertamina dan Petronas juga akan membuka pintu bagi investasi asing di sektor energi di kawasan ini. Dengan adanya stabilitas politik dan kerangka kerja sama yang jelas, investor akan merasa lebih aman untuk menanamkan modalnya. Hal ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor migas, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada pendapatan negara. Kolaborasi ini juga akan membantu kedua negara dalam mencapai target produksi migas masing-masing.

Pengelolaan bersama ini diharapkan akan dimulai dalam waktu dekat setelah kajian selesai. Baik pemerintah maupun BUMN terkait telah menunjukkan niat baik dan kesiapan untuk melaksanakan kesepakatan ini. Keberhasilan proyek ini akan menjadi tonggak sejarah baru dalam hubungan Indonesia-Malaysia. Ini adalah langkah yang visioner, yang mengedepankan kerja sama jangka panjang di atas perselisihan jangka pendek.

Pengelolaan bersama Blok Ambalat oleh Pertamina dan Petronas mencerminkan perubahan paradigma dalam hubungan bilateral Indonesia-Malaysia, dari sengketa menjadi kolaborasi. Kesepakatan ini, yang diprakarsai oleh kedua pemimpin negara, membuka jalan bagi eksploitasi sumber daya alam secara damai dan menguntungkan. Penting bagi kedua negara untuk memastikan bahwa kerangka kerja sama ini diimplementasikan dengan transparansi dan efisiensi, demi mencapai kesejahteraan yang dijanjikan. Keterlibatan aktif dari BUMN masing-masing menjadi kunci keberhasilan, karena mereka memiliki kapabilitas teknis dan finansial untuk mewujudkan tujuan ini. Dengan demikian, pengelolaan Blok Ambalat dapat menjadi model sukses bagi penyelesaian sengketa wilayah perbatasan di masa depan. Kerangka kerja yang kuat dan komunikasi yang terus-menerus akan menjadi fondasi bagi kolaborasi jangka panjang, yang pada akhirnya akan memperkuat stabilitas dan kemakmuran di kawasan Asia Tenggara.

Dengan adanya kesepakatan ini, sengketa yang telah berlangsung lama dapat diselesaikan dengan cara yang konstruktif dan saling menguntungkan. Langkah ini juga menunjukkan kedewasaan kedua negara dalam berdiplomasi, di mana kepentingan bersama diletakkan di atas kepentingan individu. Keberhasilan kolaborasi ini akan menjadi bukti nyata bahwa persatuan dan kerja sama adalah kunci untuk mengatasi tantangan global. Ini adalah langkah maju yang signifikan dalam hubungan bilateral kedua negara, yang berpotensi membuka babak baru dalam kerja sama ekonomi dan politik di masa depan. ( * )

 

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v”

 

Tags: Anwar IbrahimBahlil LahadaliaBlok Ambalat.PertaminaPetronasPrabowo Subianto
Post Sebelumnya

BTN Luncurkan KPR Syariah untuk Da’i dan Guru Ngaji

Post Selanjutnya

PLN Tembus Fortune Global 500, Catat Sejarah Baru!

Ibnu Gozali

Ibnu Gozali

Berita Terkait

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat memberikan keterangan dalam konferensi pers Soekarno Runniversary 2026 di Parkir Timur GBK, Jumat (6/2/2026). Pemprov DKI menyambut baik ajang yang memadukan semangat olahraga dengan edukasi nilai-nilai kebangsaan tersebut. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Rayakan Usia Emas, PDIP Gelar Soekarno Run 2026: Ada Beasiswa Pelajar dan Hadiah Spesial

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menilai kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi positif dalam mendorong gaya hidup sehat sekaligus memperkuat...

Post Selanjutnya
PLN Tembus Fortune Global 500, Catat Sejarah Baru!

PLN Tembus Fortune Global 500, Catat Sejarah Baru!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.