EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM HIKMAH
Nasaruddin Umar: Dari Golden Age ke Era Digital

Sumber dok kemenag.go.id

Nasaruddin Umar: Dari Golden Age ke Era Digital

Menag Nasaruddin menegaskan, “Dari golden age ke era digital, kita harus siap membangun kembali sintesis besar antara sains dan agama.”

Agus DJ oleh Agus DJ
1 Agustus 2025
Kategori HIKMAH, RAGAM, TEKNOLOGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyerukan agar Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) memainkan peran strategis dalam membangun peradaban Islam di era digital.

Pernyataan itu disampaikan saat membuka Seminar Internasional bertajuk Transformasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta sebagai Pusat Kajian dan Peradaban Islam Nusantara di Universitas PTIQ Jakarta, Kamis (31/7/2025).

Dalam sambutannya, Menag menekankan pentingnya pembahasan tema seminar agar tidak berhenti pada tataran wacana. “Saya berharap tema ini bisa diturunkan menjadi langkah-langkah implementatif di masing-masing kampus,” ujarnya.

Ia menyebut, penguasaan teknologi menjadi indikator kemajuan di era kini. Menurutnya, PTKIS tidak boleh tertinggal dan harus mampu menyesuaikan diri secara aktif dengan perkembangan zaman.

Nasaruddin juga menyampaikan, perguruan tinggi yang responsif terhadap perkembangan digital memiliki potensi menjadi pelopor peradaban Islam yang baru dan lebih kontekstual.

Berita Menarik Pilihan

Drama Transfer Persis Solo: Lepas Striker Tanpa Debut, Jefferson Carioca Jadi Tumpuan Baru Laskar Sambernyawa

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

Sejarah dan Tantangan Peradaban Islam

Menag Nasaruddin mengajak peserta seminar untuk merenungkan kembali sejarah kejayaan Islam. Ia menjelaskan bahwa Islam pernah mengalami masa keemasan pada abad ke-6 hingga ke-12 M.

Periode tersebut ditandai dengan lahirnya sintesis besar antara ilmu pengetahuan dan agama. Para ilmuwan Muslim seperti Al-Farabi, Al-Kindi, Ibnu Sina, dan Ibnu Rusyd turut memajukan peradaban dunia.

“Wahyu pertama yang turun adalah Iqra’, bacalah. Ini menjadi simbol lahirnya peradaban baru, di mana sains dan agama bersatu,” jelas Menag.

Ia menambahkan bahwa keterbukaan terhadap ilmu pengetahuan membawa Islam ke puncak kejayaan. Namun, momentum itu perlahan meredup sejak invasi Mongol yang mengguncang pusat-pusat intelektual dunia Islam.

Setelah penaklukan Baghdad pada abad ke-13, pusat peradaban Islam bergeser ke Turki Usmani, namun lebih fokus pada militer dan politik ketimbang ilmu pengetahuan.

Kebangkitan Baru di Era Digital

Menag menyampaikan keprihatinannya terhadap stagnasi keilmuan dalam dunia Islam modern. Ia menilai warisan pasca-Mongol masih membekas hingga kini.

Menurutnya, umat Islam perlu kembali meneladani semangat Nabi Muhammad SAW dalam menggabungkan spiritualitas dan rasionalitas.

“Tantangan kita sekarang adalah bagaimana mengaktualisasikan kembali semangat itu dalam konteks dunia modern,” tegasnya.

Ia pun mengajak PTKIS untuk menjadi motor kebangkitan baru, bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi sebagai pusat sintesis ilmu dan iman.

“Dari golden age ke era digital, kita harus siap membangun kembali sintesis besar antara sains dan agama. Inilah esensi Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” pungkasnya.

Kolaborasi Internasional dalam Seminar

Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (APTIKIS) Indonesia, Maslim Halimin, menyampaikan bahwa seminar ini menghadirkan pembicara dari dalam dan luar negeri.

Nama-nama seperti Menko PMK RI Pratikno, Rektor Universitas Kebangsaan Malaysia Ekhwan Toriman, serta Rektor Universitas Islam Fatoni Thailand Ismail Lutfi Japakiya turut serta.

Selain itu, tokoh nasional Said Aqil Siroj yang kini menjabat Rektor UNU Cirebon juga dijadwalkan menjadi pembicara utama dalam forum tersebut.

Maslim menjelaskan bahwa diskusi akan difokuskan pada strategi penguatan peran PTKIS di ranah global, serta pendekatan lintas negara dalam menghadirkan peradaban Islam yang progresif.

APTIKIS berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum penting dalam menyatukan visi dan langkah nyata PTKIS ke depan.

Seminar Internasional di Universitas PTIQ Jakarta menjadi forum penting bagi PTKIS dalam merefleksikan peran strategisnya. Menteri Agama menekankan pentingnya transformasi kampus Islam swasta agar mampu bersaing dan relevan di era digital.

Sejarah kejayaan Islam yang ditopang oleh integrasi ilmu dan iman menjadi pelajaran utama yang diangkat dalam forum tersebut. Perlu adanya kesadaran kolektif untuk membangkitkan kembali semangat intelektual Islam yang terbuka, rasional, dan spiritual.

Dengan melibatkan tokoh-tokoh nasional dan internasional, seminar ini menjadi awal baru bagi PTKIS untuk memperluas jangkauan pengaruhnya dan memperkuat kontribusi dalam membangun peradaban Islam yang inklusif dan maju.(*)

Tags: APTIKISera digitalgolden age Islamilmu pengetahuankebangkitan IslamMenag Nasaruddin Umarpendidikan tinggi Islamperadaban IslamPTKISSaid Aqil Sirojsains dan agamasejarah Islamseminar internasionaltransformasi pendidikan IslamUniversitas PTIQ
Post Sebelumnya

Jaksa Agung Lepas Kontingen Gojukai ke Jepang

Post Selanjutnya

Australia Awards 2025 Resmi Dibuka, Fokus pada Industri Olahraga

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Drama Transfer Persis Solo: Lepas Striker Tanpa Debut, Jefferson Carioca Jadi Tumpuan Baru Laskar Sambernyawa

Drama Transfer Persis Solo: Lepas Striker Tanpa Debut, Jefferson Carioca Jadi Tumpuan Baru Laskar Sambernyawa

oleh Danang F Pradhipta
7 Februari 2026
0

​Solo, Ekoin.co – Persis Solo tengah menjadi sorotan utama dalam bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026. Di tengah...

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Gelandang tim nasional Indonesia, Ivar Jenner, resmi memulai petualangan barunya di sepak bola Tanah Air setelah bergabung...

Potongan narasi video "Cukur Kumis" yang viral di platform TikTok dalam beberapa hari terakhir. Hingga kini, kabar mengenai penangkapan pemeran dalam video tersebut belum memiliki dasar hukum resmi dan diimbau agar masyarakat tidak mudah percaya pada konten hasil rekayasa. (Foto: Ilustrasi)

Identitas Masih Jadi Tanda Tanya, Mengapa Kabar Penangkapan Wanita Berhijab Ini Begitu Cepat Dipercaya?

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Video cukur kumis sendiri masih beredar dalam berbagai versi potongan ulang. Otoritas mengingatkan masyarakat agar menunggu klarifikasi resmi sebelum menarik...

Ester Nurumi Tri Wardoyo saat berhasil memastikan poin penentu bagi kemenangan tim putri Indonesia atas Thailand di babak perempat final BATC 2026. Indonesia akan menghadapi tantangan berat melawan Korea Selatan di babak semifinal besok. (Foto: Humas PBSI/Ekoin.co)

Indonesia Tembus Semifinal BATC 2026, Ester Nurumi Tutup Drama Sengit Lawan Thailand

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Tanpa memberikan banyak celah, Ester menyudahi perlawanan lawan dua gim langsung dengan skor 21-13 dan 21-16. Hasil ini sekaligus memastikan...

Post Selanjutnya
Australia Awards 2025 Resmi Dibuka, Fokus pada Industri Olahraga

Australia Awards 2025 Resmi Dibuka, Fokus pada Industri Olahraga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.