EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Benny Gantz Desak Netanyahu Bebaskan Tahanan Israel

Benny Gantz Desak Netanyahu Bebaskan Tahanan Israel

Gantz desak kesepakatan menyeluruh pembebasan sandera. Netanyahu dinilai lamban ambil langkah diplomasi.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
2 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Yerusalem,EKOIN.CO – Ketua partai oposisi Israel, Benny Gantz, pada Jumat (1/8/2025), mendesak pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu agar segera menyepakati pembebasan para tahanan Israel di Gaza, meskipun harus membayar harga yang sangat mahal. Seruan ini disampaikannya dalam sebuah pernyataan terbuka melalui platform X, di tengah meningkatnya tekanan publik dan demonstrasi keluarga tahanan di Yerusalem Barat.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Menurut Gantz, semua tahanan Israel harus dipulangkan sebagai bagian dari kesepakatan menyeluruh, yang akan berdampak luas terhadap keamanan dan stabilitas politik Israel. Ia menyatakan bahwa kesepakatan ini akan bersifat menyakitkan, namun sangat diperlukan demi menyelamatkan nyawa para tahanan. Ia menekankan bahwa Hamas tidak boleh terus memiliki ruang tawar-menawar terkait masa depan kawasan.

Melalui tulisannya di platform media sosial tersebut, Gantz menjelaskan bahwa opsi pembebasan ini adalah satu-satunya jalan yang dapat menjamin keselamatan para tahanan, sekaligus mendukung kepentingan strategis negara. Ia menambahkan bahwa kesepakatan ini akan menunda upaya militer untuk menumpas Hamas, tetapi waktu terus berpihak kepada Hamas, dan hal itu justru merugikan para tahanan serta kepentingan Israel secara umum.

Demonstrasi massal keluarga tahanan terjadi pada Kamis (2/8/2025) di depan kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di Yerusalem Barat. Para demonstran menyuarakan kemarahan atas kondisi para tahanan, serta menuntut diakhirinya perang di Gaza yang telah menyebabkan penderitaan berkepanjangan, termasuk kelaparan dan kematian warga sipil. Aksi ini sempat berujung bentrok dengan polisi Israel yang berjaga di lokasi.

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Tekanan Publik Meningkat, Hamas Ajukan Tawaran

Kementerian Pertahanan Israel memperkirakan terdapat sekitar 50 tahanan Israel di wilayah Gaza, dengan hanya 20 orang yang dipastikan masih hidup. Sementara itu, data dari organisasi-organisasi hak asasi manusia menunjukkan bahwa lebih dari 10.400 warga Palestina kini ditahan di berbagai penjara Israel. Dari jumlah itu, sekitar 5.150 orang ditangkap sejak pecahnya perang di Gaza tahun lalu.

Lebih jauh, organisasi HAM mencatat di antara para tahanan Palestina terdapat 85 wanita, 320 anak-anak, dan 3.376 orang dengan status tahanan administratif. Banyak di antara mereka mengalami kondisi kesehatan yang serius akibat penyiksaan dan minimnya akses layanan medis selama penahanan.

Dalam beberapa hari terakhir, Israel diketahui menarik diri dari perundingan tidak langsung dengan Hamas yang berlangsung di Qatar. Langkah ini diambil menyusul kebuntuan akibat sikap keras Israel yang menolak penarikan pasukan dari Gaza dan tidak bersedia menyetujui syarat-syarat pembebasan tahanan Palestina serta mekanisme distribusi bantuan kemanusiaan.

Hamas sendiri telah menyatakan kesiapannya untuk membebaskan seluruh tahanan Israel secara bersamaan. Namun, mereka menuntut syarat utama berupa penghentian perang, penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza, serta pembebasan para tahanan Palestina. Hingga kini, Israel belum menunjukkan kesediaan menerima syarat-syarat tersebut.

Netanyahu yang tengah menghadapi tekanan hukum di Mahkamah Internasional atas dugaan kejahatan perang, terus menolak usulan pelucutan senjata dari kelompok perlawanan Palestina. Ia juga bersikeras agar Gaza tetap berada di bawah kendali militer Israel, termasuk melakukan pendudukan ulang di sejumlah wilayah strategis.

Kebuntuan Diplomatik dan Krisis Kemanusiaan

Benny Gantz, yang juga mantan Menteri Pertahanan Israel, menegaskan bahwa kelambanan pemerintah hanya akan memperparah penderitaan para tahanan dan memperbesar risiko keamanan di masa mendatang. Ia mendesak kabinet Netanyahu agar mempertimbangkan opsi kemanusiaan demi menyelamatkan nyawa rakyat Israel.

“Selama satu tahun terakhir saya telah berulang kali menyampaikan bahwa waktu tidak berpihak pada kita. Setiap hari yang berlalu adalah peluang yang hilang,” tulis Gantz dalam pernyataan publiknya.

Menurut laporan Al Jazeera, aksi demonstrasi keluarga tahanan di Yerusalem Barat menjadi titik balik tekanan publik terhadap kebijakan perang Israel di Gaza. Masyarakat mulai kehilangan kepercayaan terhadap janji pemerintah yang dianggap tidak memberikan hasil konkret dalam upaya pembebasan para tahanan.

Kondisi di Gaza terus memburuk seiring blokade militer dan pembatasan distribusi bantuan kemanusiaan. Banyak organisasi internasional melaporkan krisis kelaparan yang mengancam lebih dari dua juta penduduk Gaza, termasuk anak-anak dan wanita.

Sementara itu, proses diplomasi masih mengalami kebuntuan, terutama setelah Israel menolak mediasi internasional yang disampaikan oleh Qatar dan Mesir. Pemerintah Israel tetap pada posisinya untuk tidak menyerahkan kendali atas Gaza, meski komunitas internasional mendesak agar genosida segera dihentikan.

desakan Benny Gantz mencerminkan kegelisahan yang meluas di kalangan oposisi dan masyarakat Israel terhadap nasib para tahanan. Kebijakan pemerintah yang bersikeras melanjutkan operasi militer dinilai kontraproduktif dan memperpanjang krisis kemanusiaan.

Perlu dicatat, pernyataan Hamas yang bersedia membebaskan tahanan Israel dengan imbalan syarat-syarat utama menjadi peluang yang belum dimanfaatkan. Keengganan Netanyahu untuk menegosiasikan pembebasan ini dapat mengorbankan keselamatan para tahanan yang masih hidup.

Penting bagi pemerintah Israel untuk meninjau ulang strategi militer di Gaza dan memberi ruang diplomasi demi keselamatan rakyatnya sendiri. Langkah cepat dan keputusan politik yang tepat sangat menentukan kelanjutan kehidupan para tahanan.

Jika konflik ini terus berlangsung tanpa solusi, dikhawatirkan akan menimbulkan ketegangan sosial lebih besar dan memperkeruh situasi politik dalam negeri Israel. Keseimbangan antara kepentingan militer dan kemanusiaan perlu segera diprioritaskan dalam agenda nasional.

Dunia internasional diharapkan dapat memainkan peran lebih aktif dalam memediasi kesepakatan damai antara pihak-pihak yang terlibat. Pemulihan kondisi Gaza dan pembebasan tahanan adalah kunci perdamaian jangka panjang. (*)


 

Tags: Benny GantzGazaHamasNetanyahuperang Palestinatahanan Israel
Post Sebelumnya

Erdogan Sambut Pengakuan Palestina oleh Negara Barat

Post Selanjutnya

Kapal Selam Nuklir AS Bergerak Mendekati Rusia

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
Kapal Selam Nuklir AS Bergerak Mendekati Rusia

Kapal Selam Nuklir AS Bergerak Mendekati Rusia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.