EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Drone Tempur Terbanyak Dunia 2025, Ini Daftarnya Indonesia Masuk 13 Besar Dunia

Drone Tempur Terbanyak Dunia 2025, Ini Daftarnya Indonesia Masuk 13 Besar Dunia

Turki kini menempel ketat Amerika Serikat dalam jumlah drone tempur. Indonesia mulai membangun kekuatan UAV tempur nasional.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
2 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta EKOIN.CO – Dalam era peperangan modern, drone tempur menjadi bagian penting dari kekuatan militer global. Teknologi ini menawarkan kemampuan pengintaian, akuisisi target, hingga serangan presisi tinggi tanpa risiko terhadap pilot. Data terbaru ArmedForces tahun 2025 mengungkap daftar 13 negara dengan jumlah drone tempur terbanyak, menunjukkan persaingan ketat dalam pengembangan armada UAV (Unmanned Aerial Vehicle) di seluruh dunia.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Amerika Serikat dan Turki Dominasi Armada UAV Tempur

Amerika Serikat menempati peringkat pertama dengan 444 unit drone tempur aktif. Negeri tersebut telah lama mengandalkan drone canggih seperti MQ-9 Reaper dan MQ-1 Predator dalam berbagai misi militer global. Keunggulan teknologi UAV AS menjadi faktor utama dalam mempertahankan dominasi mereka.

Turki mengejutkan dunia dengan menempati posisi kedua hanya terpaut satu unit, yakni 443 drone tempur aktif. Keberhasilan Turki didukung oleh produksi dalam negeri seperti Bayraktar TB2 dan Akinci yang digunakan secara luas dan juga diekspor ke berbagai negara. Keberhasilan ini menjadikan Turki sebagai kekuatan baru dalam industri drone militer dunia.

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

China berada di posisi kelima dengan 160 drone tempur, lebih rendah dari Iran yang memiliki 328 unit dan Arab Saudi 306 unit. Data ini menunjukkan bahwa meski China memiliki industri pertahanan besar, mereka masih fokus pada pengembangan kualitas drone ketimbang kuantitas saat ini.

Iran dan Arab Saudi yang sama-sama berada di Timur Tengah menunjukkan kebutuhan tinggi akan kekuatan udara tak berawak dalam situasi konflik regional. Iran secara konsisten meningkatkan kemampuan drone mereka untuk misi pertahanan dan ofensif.

Rusia mencatatkan 105 unit drone tempur aktif, menempati posisi keenam. Meski termasuk dalam lima besar kekuatan militer dunia, Rusia tampaknya belum menempatkan UAV sebagai ujung tombak utama strategi militernya.

Indonesia Masuk Daftar, Israel Alami Penurunan

Israel, yang dikenal sebagai pelopor UAV, hanya berada di peringkat ke-11 dengan 15 unit drone tempur aktif. Produk-produk unggulan Israel seperti IAI Heron dan Harop tampaknya lebih banyak digunakan oleh negara lain daripada oleh angkatan bersenjata mereka sendiri.

Dikutip dari ArmedForces, penurunan posisi Israel kemungkinan karena data hanya mencakup unit aktif, bukan total produksi atau ekspor. Hal ini menjadi indikator bahwa penggunaan domestik Israel terhadap drone lebih terbatas dibanding kemampuan produksinya.

Sementara itu, Indonesia masuk daftar dengan 6 unit drone tempur aktif. Meski jumlahnya belum signifikan, kehadiran Indonesia menandai langkah awal dalam membangun kapabilitas UAV tempur nasional secara mandiri.

Pakistan dengan 95 unit, Mesir 32 unit, dan Polandia 24 unit juga menunjukkan pertumbuhan penggunaan drone tempur. Mereka memanfaatkan teknologi ini untuk memperkuat keamanan nasional sekaligus adaptasi terhadap perang modern.

Prancis berada di urutan ke-10 dengan 16 unit drone tempur aktif. Negara Eropa lainnya seperti Ukraina mencatatkan 12 unit, seiring meningkatnya kebutuhan UAV dalam konflik yang tengah berlangsung di wilayahnya.

Drone tempur kini bukan hanya alat bantu, tetapi menjadi tulang punggung strategi militer modern. Negara-negara berlomba memperkuat armada UAV untuk meningkatkan efektivitas serangan dan pengintaian dengan risiko minimum.

Indonesia, meski masih dalam tahap awal, menunjukkan keseriusan dalam pengembangan UAV. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat pertahanan nasional dan mengurangi ketergantungan pada alutsista impor.

Dengan teknologi drone tempur yang terus berkembang, peta kekuatan militer dunia pun ikut berubah. Negara dengan kemampuan UAV tinggi memiliki keunggulan dalam operasi militer modern.

Berikut daftar lengkap 13 negara pemilik drone tempur terbanyak tahun 2025 versi ArmedForces:

  1. Amerika Serikat: 444 unit
  2. Turki: 443 unit
  3. Iran: 328 unit
  4. Arab Saudi: 306 unit
  5. China: 160 unit
  6. Rusia: 105 unit
  7. Pakistan: 95 unit
  8. Mesir: 32 unit
  9. Polandia: 24 unit
  10. Prancis: 16 unit
  11. Israel: 15 unit
  12. Ukraina: 12 unit
  13. Indonesia: 6 unit

Persaingan kekuatan drone tempur akan terus berlangsung, dan setiap negara dituntut adaptif terhadap perkembangan teknologi militer berbasis UAV.

Kehadiran Indonesia dalam daftar ini memberikan optimisme bagi pengembangan industri pertahanan lokal. Hal ini bisa menjadi momentum strategis dalam upaya membangun kekuatan militer berbasis teknologi tinggi.

Dalam menghadapi potensi ancaman global, keunggulan UAV menjadi kunci dalam memenangkan konflik tanpa mengorbankan jiwa pasukan. Efisiensi dan presisi menjadi nilai utama dari teknologi ini.

dari data tersebut adalah, negara-negara nontradisional seperti Turki dan Iran kini mulai mengambil alih dominasi dalam hal jumlah drone tempur aktif, menggantikan peran tradisional negara-negara besar seperti Rusia dan China.

Ke depannya, negara-negara yang memiliki visi strategis dalam teknologi UAV akan mendominasi medan perang modern. Hal ini membutuhkan investasi jangka panjang dan pengembangan sumber daya manusia di bidang teknologi pertahanan.

Peningkatan produksi dan penggunaan drone tempur juga menimbulkan tantangan baru dalam aspek hukum dan etika perang modern. Negara-negara pemilik drone perlu menetapkan batas penggunaan secara bertanggung jawab.

Indonesia diharapkan bisa terus mengembangkan industri drone nasional agar tidak tertinggal dalam perlombaan teknologi pertahanan ini. Kerja sama dengan negara lain juga bisa menjadi alternatif dalam percepatan pembangunan kekuatan UAV.

Secara keseluruhan, daftar ini menjadi gambaran dinamika militer global yang kini lebih fokus pada efisiensi, teknologi, dan pengurangan risiko dalam operasi tempur. (*)

 

Tags: Amerika Serikatdrone tempurindonesiateknologi militerTurkiUAV
Post Sebelumnya

Putin Umumkan Rudal Hipersonik Oreshnik Siap Tempur

Post Selanjutnya

Trump Kerahkan Dua Kapal Selam Nuklir AS Mendekati Rusia

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
Trump Kerahkan Dua Kapal Selam Nuklir AS Mendekati Rusia

Trump Kerahkan Dua Kapal Selam Nuklir AS Mendekati Rusia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.