EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Pelestarian Hutan di Jembrana Dorong Ekonomi Warga

Warga Desa Yehembang Kangin menanam pohon produktif dalam program Perhutanan Sosial Sri Wana Lestari bersama Pertamina. Sumber dok pertamina.com

Pelestarian Hutan di Jembrana Dorong Ekonomi Warga

Sri Wana Lestari bukan hanya menjaga hutan, tapi membangun sumber penghidupan baru lewat konservasi yang berkelanjutan dan mengakar dalam budaya lokal.

Agus DJ oleh Agus DJ
5 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, LINGKUNGAN, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO — Gerakan pelestarian hutan berbasis masyarakat kini mengakar kuat di Desa Yehembang Kangin, Kabupaten Jembrana, Bali. PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Ngurah Rai memprakarsai program Perhutanan Sosial Sri Wana Lestari untuk menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan taraf hidup warga.

Program ini mengusung filosofi Tri Hita Karana yang menekankan keseimbangan antara manusia, alam, dan Tuhan. Melalui kolaborasi dengan Kelompok Tani Hutan (KTH) Banu Giri Lestari, BUMDes Abdi Rahayu, dan Poktan Taman Lestari, inisiatif ini tumbuh menjadi contoh pelestarian berkelanjutan yang menyentuh langsung kehidupan warga.

Ketua KTH Banu Giri Lestari, I Gede Sugiantara, menyampaikan bahwa sejak program dijalankan, angka kemiskinan desa menurun hingga 9,3 persen. Sementara itu, penghasilan anggota kelompok meningkat menjadi rata-rata Rp2,2 juta per bulan.

“Semua kegiatan dikelola berbasis konservasi, dengan pendekatan agroforestry dan perlindungan sumber mata air untuk keberlanjutan jangka panjang,” ujar Sugiantara kepada media.

Program ini tidak hanya mengedepankan pelestarian, tetapi juga membuka peluang usaha baru. Hingga kini, telah ditanam sebanyak 7.896 pohon produktif di atas lahan seluas 76,25 hektar oleh 58 anggota KTH.

Berita Menarik Pilihan

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Lingkungan Hidup Jadi Sumber Ekonomi Baru

Masyarakat di sekitar kawasan hutan kini memanfaatkan potensi alam tanpa merusaknya. Budidaya madu klanceng, pengolahan kakao, hingga pengembangan wisata edukatif Green Clift menjadi sumber penghasilan alternatif.

“Tujuan kami bukan hanya merawat hutan tapi menjadikannya sumber kehidupan. Hal ini dibuktikan dengan munculnya sumber air deras yang kami suling menjadi AMDK Amara,” lanjut Sugiantara.

AMDK Amara kini mampu memproduksi sekitar 6.166 galon per tahun. Produk ini menjadi simbol keberhasilan pelestarian yang berdampak nyata pada ekonomi warga.

PT Pertamina Patra Niaga memandang program ini sebagai bentuk nyata dari tanggung jawab sosial yang berkelanjutan. Setiap pohon yang ditanam mengandung harapan akan masa depan yang lebih hijau dan mandiri.

Program ini dirancang bukan untuk memberi bantuan jangka pendek, melainkan membentuk ekosistem berkelanjutan di tengah masyarakat desa yang bergantung pada hutan.

Dukung Ketahanan Pangan dan Lingkungan

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menyampaikan bahwa program ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional.

“Lewat program ini, kami ingin memaksimalkan potensi lahan hutan agar bisa lebih produktif, terutama dalam meningkatkan hasil pangan bagi masyarakat,” ungkap Fadjar.

Ia juga menambahkan bahwa program TJSL Hutan Lestari Pertamina telah menanam lebih dari 8 juta bibit pohon darat dan mangrove di 337 lokasi di seluruh Indonesia.

Dari jumlah tersebut, 13 lokasi termasuk dalam program Perhutanan Sosial. Program ini telah menjangkau lebih dari 4.000 orang dan menghasilkan peningkatan ekonomi sekitar Rp3 miliar per tahun.

Pertamina juga menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari implementasi prinsip-prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) dalam bisnisnya.

Selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Program Sri Wana Lestari mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG #2 (ketahanan pangan), SDG #13 (penanganan perubahan iklim), SDG #14 (ekosistem laut), dan SDG #15 (ekosistem daratan).

Program ini menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan bisa berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar hutan.

Keterlibatan aktif masyarakat dan lembaga desa membuat inisiatif ini tidak hanya menjadi proyek semata, tetapi juga gerakan kolektif yang membentuk budaya baru dalam pengelolaan hutan.

Melalui kerja sama yang berkelanjutan, Pertamina dan warga desa berupaya menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi lingkungan dan generasi mendatang.

Program Perhutanan Sosial Sri Wana Lestari merupakan bukti nyata bahwa pelestarian alam dapat selaras dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pendekatan konservasi berbasis komunitas menciptakan dampak jangka panjang yang merata dan berkeadilan.

Melalui dukungan PT Pertamina Patra Niaga, desa di Jembrana Bali berhasil mengembangkan sumber-sumber ekonomi baru seperti air kemasan, wisata edukatif, dan agroforestry, tanpa merusak lingkungan sekitarnya.

Komitmen terhadap prinsip ESG dan SDGs menjadikan program ini sebagai model pelestarian yang bisa direplikasi di wilayah lain di Indonesia, menuju masa depan yang hijau dan berkelanjutan.(*)

Tags: agroforestryAMDK AmaraBaliDesa Yehembang Kanginekonomi desaESGGreen CliftJembranaketahanan pangankonservasi hutanmadu klancengperhutanan sosialPertamina Patra Niagaperubahan iklimprogram lingkunganSDGsSri Wana LestariTJSL
Post Sebelumnya

Pelita Air Siap Perkuat Konektivitas Udara Internasional

Post Selanjutnya

Dorong Efisiensi, Pelindo Tambah Derek Peti Kemas di Sampit

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Post Selanjutnya
Dorong Efisiensi, Pelindo Tambah Derek Peti Kemas di Sampit

Dorong Efisiensi, Pelindo Tambah Derek Peti Kemas di Sampit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.