EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Trump Umbar Kekuatan Nuklir, Rusia Geram

Trump Umbar Kekuatan Nuklir, Rusia Geram

Trump umumkan dua kapal selam nuklir AS didekatkan ke Rusia. Medvedev tegaskan sistem Dead Hand masih aktif.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
5 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO –Pada Jumat, 1 Agustus 2025, kejadian penting berlangsung di Jakarta sehubungan dengan ketegangan nuklir global yang meningkat. Presiden Donald Trump, melalui platform Truth Social, mengumumkan penempatan dua kapal selam nuklir AS lebih dekat ke wilayah Rusia. Pernyataan ini muncul beberapa hari setelah mantan Presiden Rusia, Dmitry Medvedev, menyebut sistem “Dead Hand”, mekanisme peluncuran nuklir otomatis era Perang Dingin  tersebut masih menjadi bagian pertahanan Rusia. Ia memperingatkan bahwa ancaman dan ultimatum dari AS dapat memperburuk situasi Trump membalas dengan mengkritik Medvedev sebagai “mantan presiden gagal” dan memperingatkan agar berhati-hati dengan kata-kata, karena dapat menimbulkan konsekuensi tidak diinginkan

Secara langsung, Trump menegaskan bahwa AS “totally prepared” atau sepenuhnya siap menghadapi konflik nuklir. Langkah tersebut ia klaim sebagai upaya menjaga kesiapsiagaan militer AS

Sementara itu, pihak Rusia menanggapi manuver AS tersebut sebagai bentuk “temper tantrum” politik. Rusia menilai peringatan Trump tidak memiliki bobot strategis karena posisi kapal selam AS sebenarnya diketahui publik dan tidak mengancam nyata

Latar belakang ketegangan internasional tersebut mencerminkan meningkatnya kekhawatiran global terhadap potensi eskalasi penggunaan senjata nuklir taktikal. Peningkatan jumlah dan modernisasi senjata nuklir oleh negara-negara seperti Rusia dan AS terus berlangsung, dengan beberapa negara berkembang seperti China, India, dan Pakistan turut memperkuat kemampuan nuklirnya

Kapital Rusia dan AS sebagai Pusat Kekuatan Nuklir

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

Hingga pertengahan 2025, Rusia diperkirakan memiliki sekitar 5.459 senjata nuklir, sedangkan Amerika Serikat memiliki sekitar 5.277 Keduanya menguasai lebih dari 85–90% dari total arsenal nuklir dunia dengan cadangan aktif maupun tidak aktif. Rusia memiliki sekitar 1.710 senjata nuklir strategis yang dikerahkan, sedangkan AS memiliki sekitar 1.670

Beberapa negara lain seperti China diperkirakan memiliki 600 senjata nuklir, India 180, Pakistan 170, Israel 90 dan Korea Utara sekitar 50 Meskipun jumlahnya lebih sedikit, negara-negara tersebut terus memperkuat sistem pengiriman seperti rudal balistik dan kapal selam nuklir.

Misalnya, Rusia memperkenalkan rudal RS‑28 Sarmat dengan jangkauan hingga 18.000 km bahkan 35.000 km menggunakan teknologi sub-orbital. Meskipun dibatasi sesuai perjanjian luar angkasa, rudal ini mampu membawa hingga 16 hulu ledak Selain itu, telah dikembangkan torpedo nuklir Status‑6 yang diperkirakan mampu menghasilkan dampak tsunami radioaktif dan menjangkau jarak hingga 10.000 km

Meningkatnya Modernisasi Senjata dan Ancaman Global

Dalam laporan SIPRI 2024 dan analisis terkini, disebutkan bahwa modernisasi arsenal nuklir dunia semakin masif. Rusia dan AS memperbarui platform strategis mereka sementara China, India dan Pakistan mempercepat produksi senjata nuklir dan sistem pengirimannya  Transparansi turun karena perjanjian New START antara AS dan Rusia dipertanyakan atau tidak lagi aktif setelah perang Ukraina 2022.

Lebih lanjut, publikasi seperti Washington Post mengingatkan bahwa risiko kecelakaan nuklir, eskalasi tak terduga dan penggunaan AI dalam kendali senjata membuat situasi lebih rawan daripada sebelumnya Para pakar melihat potensi bahwa persediaan dormant warhead bisa segera digunakan lagi bila terjadi konflik besar, karena stok cadangan luas tersedia pada AS dan Rusia

Berikut dibandingkan kekuatan nuklir dalam hal jangkauan dan ancaman luas: Rusia dan AS memiliki jangkauan ICBM interkontinental global serta kemampuan peluncuran kapal selam tersembunyi yang dapat menyerang dari jarak jauh, sehingga dianggap paling berbahaya dari segi cakupan luas.


tentang negara nuklir mana yang paling berbahaya dan memiliki jangkauan luas: secara umum Rusia dan Amerika Serikat menempati posisi teratas, karena selain jumlah senjata terbesar juga didukung oleh sistem peluncur global seperti kapal selam dan rudal ICBM dengan jangkauan antar benua


Masyarakat dunia perlu meningkatkan kesadaran akan risiko eskalasi nuklir dan pentingnya diplomasi lintas negara. Organisasi internasional sebaiknya memperkuat mekanisme kontrol senjata dan memperbarui perjanjian seperti New START. Pemerintah harus meningkatkan transparansi soal stok senjata nuklir serta memperkuat deteksi dini untuk menghindari mispersepsi. Pendidikan publik mengenai bahaya senjata nuklir sangat penting agar tekanan masyarakat mendorong gerakan pengurangan senjata global. Akhirnya, perdamaian dan stabilitas global hanya mungkin dicapai jika negara-negara bersedia meredam retorika yang provokatif dan menyepakati dialog terbuka. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: Amerika SerikatDead Handkapal selamnuklirpersenjataanRusia
Post Sebelumnya

Siapa Menang Jika Amerika dan Rusia Berperang?

Post Selanjutnya

Wali Kota Athena: Kami Tak Butuh Pelajaran Demokrasi dari Pembunuh Warga Sipil Di Gaza

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
Wali Kota Athena: Kami Tak Butuh Pelajaran Demokrasi dari Pembunuh Warga Sipil Di Gaza

Wali Kota Athena: Kami Tak Butuh Pelajaran Demokrasi dari Pembunuh Warga Sipil Di Gaza

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.