EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda HIBURAN DESTINASI
Desa Budaya Penglipuran Jadi Favorit Wisatawan Eropa

Desa Budaya Penglipuran Jadi Favorit Wisatawan Eropa

Wisatawan asal Rusia mencatat lama tinggal hampir 20 hari di Indonesia. Pengunjung dari Inggris, Jerman, Prancis, dan Belanda masuk sepuluh besar asal turis 2023

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
6 Agustus 2025
Kategori DESTINASI, HIBURAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Bali, EKOIN.CO –Indonesia menjadi tujuan favorit bagi wisatawan dari Amerika Barat dan Eropa. Menurut data terbaru, turis asal Inggris, Prancis, Jerman, Belanda, dan Rusia sangat sering mengunjungi sejumlah destinasi utama di Tanah Air. Para wisatawan asal Eropa tercatat tak hanya berlibur, namun juga menginap lebih lama dan membelanjakan lebih banyak uang selama tinggal.

Pesona Bali tetap kokoh sebagai primadona. Selain pantai dan budaya, fasilitas lengkap dan akses mudah menjadi daya tarik utama. Berdasarkan laporan BPS, pendatang dari Inggris, Jerman, dan Prancis termasuk dalam kelompok terbanyak dari negara-negara Eropa yang datang ke Indonesia

Turis asal Rusia juga menempati urutan besar terkait durasi tinggal dan pengeluaran. Menurut statistik BPS 2019, rata-rata turis Rusia menginap hampir 20 hari, sementara warga negara Eropa lainnya seperti Belanda, Swedia, Jerman, Austria, Swiss, Finlandia, Belgia, dan Denmark mencatat rata‑rata lama tinggal antara 14,8 hingga 18 hari .

Destinasi Utama yang Dikunjungi Wisatawan Eropa dan Barat

Tempat yang sering menjadi tujuan adalah Bali, Yogyakarta, Borobudur, dan Raja Ampat. Bali merujuk sebagai gerbang utama, didominasi oleh penerbangan dari Eropa Barat, sedangkan Yogyakarta dan situs Borobudur banyak dikunjungi oleh wisatawan budaya

Berita Menarik Pilihan

Pinkan Mambo Bikin Sensasi di Awal 2026, Ngamen dan Jualan

Mau ke IIMS 2026? Simak Jadwal, Harga Tiket, dan Daftar Fasilitas Gratis untuk Lansia

Sedangkan Raja Ampat serta komodo di Nusa Tenggara Timur menjadi destinasi bagi pecinta alam dan penyelam dari Eropa dan AS Desa budaya seperti Penglipuran juga menarik karena kebersihannya diakui dunia serta pengalaman budaya otentik bagi pengunjung asing

Jumlah dan Asal Turis Eropa dan Barat

Sepanjang tahun 2023, negara-negara Eropa seperti Inggris (335.209 pengunjung), Prancis (273.682), Jerman (347.185), dan Belanda (159.055) masuk dalam sepuluh besar asal wisatawan ke Indonesia Data lain menunjukkan Australia, Singapura, dan Malaysia mendominasi jumlah total, namun Eropa Barat tetap menyumbang kunjungan signifikan meskipun dalam kisaran ratusan ribu per tahun.

Durasi dan Pengeluaran Wisatawan

Wisatawan Eropa terkenal lebih lama tinggal dan royal dalam pengeluaran. Pada 2019, pengeluaran mereka berkisar US$1.326 sampai US$1.412 per kunjungan rata‑rata, lebih tinggi dari rata‑rata umum. Turis Rusia bahkan menginap hingga 19,66 hari sedangkan rata‑rata warga Eropa lainnya antara 14,8 hingga 18 hari .

Tren Kunjungan dan Pemulihan Pariwisata

Wisatawan asing dari Eropa meningkat pesat pasca pandemi. Pada 2022-2023 kunjungan hampir pulih, dengan pertumbuhan signifikan dari pasar Eropa dan Asia  Bali menyambut 6,33 juta wisatawan internasional pada 2024, melampaui jumlah sebelum pandemi, meski puluhan persennya berasal dari Eropa dan Amerika Barat

Sementara itu, kunjungan triwulan pertama 2025 mencapai lebih dari 7 juta orang, dengan Australia, Singapura, dan Malaysia sebagai penyumbang terbanyak. Meskipun demikian, turis Eropa tetap mendominasi durasi dan pembelanjaan per kunjungan

Tantangan dan Wisata Berkualitas

Lonjakan wisatawan Barat menimbulkan tantangan seperti kemacetan, polusi, dan tekanan terhadap budaya lokal di Bali. Overtourism membuat pemerintah mempertimbangkan moratorium pembangunan hotel baru di empat kawasan padat turis

Pemerintah Bali juga menerapkan pajak turis US$9 serta ketentuan perilaku untuk menekan dampak sosial dan lingkungan. Meski diberlakukan, kepatuhan masih rendah dan implementasi belum merata

Para pemimpin lokal dan aktivis lingkungan memperingatkan pentingnya pariwisata berkelanjutan. Desa seperti Penglipuran dijadikan model wisata budaya karena mengutamakan kebersihan dan keterlibatan masyarakat, yang diharapkan menjadi alternatif terhadap pembangunan masif di area pesisir

Desa budaya ini menjadi magnet bagi wisatawan Eropa yang mencari pengalaman autentik dan menghargai lingkungan. Sementara itu, Dorongan ke destinasi super prioritas baru di luar Bali menunjukkan upaya diversifikasi pariwisata bagi turis Eropa dan Barat

 

Sebagai destinasi seperti Bali tetap menjadi tujuan utama wisatawan dari Eropa dan Amerika Barat berkat perpaduan budaya, alam, dan kenyamanan. Durasi menginap serta pengeluaran turis Eropa menunjukkan potensi besar bagi devisa. Namun demikian kekhawatiran atas overtourism menuntut regulasi lebih ketat dan diversifikasi tujuan wisata. Desa budaya seperti Penglipuran menawarkan model alternatif yang lebih berkelanjutan dan internal dalam menjaga warisan budaya. Pemerintah perlu terus mendorong promosi destinasi baru agar beban wisatawan tidak hanya tertumpu pada Bali, sehingga manfaat ekonomi bisa lebih merata dan lingkungan tetap terlindungi.

Pengembangan destinasi selain Bali dengan memperhatikan kapasitas lokal dapat mengurangi tekanan di kawasan padat pengunjung.
Penerapan pajak dan aturan perilaku wisatawan harus ditegakkan secara konsisten untuk menciptakan pariwisata berkualitas.
Promosi desa budaya dan ekowisata diharapkan menarik segmen turis Eropa yang tertarik pada pengalaman autentik.
Perlu peningkatan infrastruktur dan regulasi di Bali agar pembangunan tidak mengorbankan lahan pertanian dan nilai budaya.
Kolaborasi pemerintah dan pelaku lokal diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara ekonomi dan kelestarian lingkungan. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: BaliBorobudurovertourismRaja Ampatwisatawan EropaYogyakarta
Post Sebelumnya

Prestasi Gemilang PLN 123 di GCCWA 2025 Asia Pasifik

Post Selanjutnya

PLN Masuk Fortune Global 500 Berkat Transformasi Digital

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Pinkan Mambo Bikin Sensasi di Awal 2026, Ngamen dan Jualan

Pinkan Mambo Bikin Sensasi di Awal 2026, Ngamen dan Jualan

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Mengawali tahun 2026, Pinkan Mambo kembali mencuri perhatian publik dengan pilihan hidup yang jauh dari pakem selebritas...

IMS 2026 Resmi Dibuka, 180 Merek Otomotif Serbu JIExpo Kemayoran

Mau ke IIMS 2026? Simak Jadwal, Harga Tiket, dan Daftar Fasilitas Gratis untuk Lansia

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Pameran yang berlangsung sampai 15 Februari tersebut tidak sekadar menampilkan produk otomotif terbaru, tetapi juga memadukan unsur hiburan dan gaya...

Kolase foto Dini Kurnia (kiri) dan Ressa Rizky Rosano (kanan). Dini muncul ke publik meminta Ressa mengakui putra mereka, Aldan, di saat Ressa tengah berjuang mendapatkan pengakuan hukum sebagai anak kandung dari penyanyi Denada. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Drama Baru Ressa Rizky Rosano: Muncul Dini Kurnia Mengaku Mantan Istri, Sebut Ada Anak yang Tak Diakui

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Meski mengaku telah menjalani kehidupan baru dan tidak lagi berkomunikasi dengan Ressa, Dini berharap ada itikad baik untuk menyelesaikan persoalan...

Memaknai Filosofi Tahun Kuda dalam Guratan Desain Vespa 946 Horse (Ist)

Memaknai Filosofi Tahun Kuda dalam Guratan Desain Vespa 946 Horse

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Bagi sebagian orang, kendaraan adalah alat transportasi, namun bagi Vespa, setiap unit adalah kanvas budaya. Menyambut Tahun...

Post Selanjutnya
PLN Masuk Fortune Global 500 Berkat Transformasi Digital

PLN Masuk Fortune Global 500 Berkat Transformasi Digital

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.