EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda HIBURAN
6 Hal yang Terjadi di Tubuh saat Kamu Kurangi Konsumsi Gula

6 Hal yang Terjadi di Tubuh saat Kamu Kurangi Konsumsi Gula

Batas konsumsi gula yang direkomendasikan adalah sekitar 50 gram per hari. Mengurangi asupan gula dapat memberikan berbagai manfaat bagi tubuh, seperti menstabilkan gula darah, memperbaiki metabolisme, hingga menurunkan berat badan. Kondisi kulit juga akan membaik karena gula bersifat pro-inflamasi, dan kualitas tidur menjadi lebih nyenyak. Selain itu, hilangnya rasa kantuk berlebih setelah makan juga menjadi salah satu dampak positif yang dirasakan.

Ray oleh Ray
6 Agustus 2025
Kategori HIBURAN, KESEHATAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Gula merupakan bahan yang umum ditemukan dalam berbagai makanan dan minuman. Namun, konsumsi gula secara berlebihan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius seperti jantung, kanker, dan diabetes tipe dua. Karena itu, penting untuk membatasi asupan gula harian.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, batas konsumsi gula yang direkomendasikan adalah sebesar 10 persen dari total energi harian atau sekitar 50 gram per hari (setara dengan 4 sendok makan).

Lalu, apa yang akan terjadi pada tubuh jika Anda mulai mengurangi konsumsi gula? Berikut penjelasannya, dikutip dari Eat This, Not That:

1. Gula Darah Turun dan Metabolisme Membaik

Terlalu banyak mengonsumsi makanan manis dapat menyebabkan lonjakan gula darah, memicu pankreas untuk melepaskan insulin-hormon yang berfungsi menurunkan kadar glukosa darah ke tingkat normal.

Berita Menarik Pilihan

Drama Baru Ressa Rizky Rosano: Muncul Dini Kurnia Mengaku Mantan Istri, Sebut Ada Anak yang Tak Diakui

Memaknai Filosofi Tahun Kuda dalam Guratan Desain Vespa 946 Horse

Konsumsi gula berlebih secara terus-menerus dapat menyebabkan tubuh menjadi resisten terhadap insulin, yaitu kondisi ketika sel tidak merespons insulin dengan baik. Hal ini menjadi faktor risiko utama diabetes tipe 2.

“Dengan menghilangkan gula, kadar insulin menjadi lebih stabil, mengurangi risiko resistensi insulin, dan memperbaiki kesehatan metabolik secara keseluruhan,” ujar ahli gizi, Danielle Smith.

2. Perubahan Mood

Di awal proses mengurangi gula, Anda mungkin merasa mudah marah atau murung. Ini karena gula dapat memicu pelepasan dopamin, zat kimia otak yang berkaitan dengan rasa senang.

Saat kadar dopamin turun akibat pengurangan gula, suasana hati bisa terganggu sementara. Namun tenang, ini hanya bersifat sementara.

“Sumbu usus-otak merupakan jaringan komunikasi antara otak dan sistem pencernaan. Konsumsi gula berlebih dapat merusak keseimbangan mikrobiota usus, yang turut memengaruhi suasana hati dan bahkan dikaitkan dengan gejala depresi,” jelas Smith.

3. Berat Badan Menurun

Makanan dan minuman tinggi gula biasanya tinggi kalori, namun rendah nilai gizi. Karena itu, sulit bagi sebagian orang untuk berhenti mengonsumsinya.

Mengurangi asupan gula dapat menurunkan total kalori harian, yang membantu dalam proses penurunan berat badan.

“Dengan kadar gula darah yang stabil, nafsu makan cenderung lebih terkendali, sehingga lebih mudah menjalani pola makan yang sehat,” kata Smith.

4. Kulit Menjadi Lebih Cerah

Gula bersifat pro-inflamasi, yang berarti bisa memicu peradangan dan memperburuk kondisi kulit seperti jerawat. Pola makan dengan indeks glikemik tinggi juga telah terbukti berkaitan dengan jerawat, menurut studi tahun 2022 yang dimuat di JAAD International.

Selain itu, konsumsi gula juga bisa mempercepat proses penuaan kulit melalui mekanisme glikasi, yaitu ketika molekul gula menempel pada protein kulit dan mengurangi elastisitas.

“Mengurangi asupan gula dapat membantu memperjelas kulit dan memperlambat penuaan yang berkaitan dengan peradangan,” jelas Smith.

5. Tidur Jadi Lebih Nyenyak

Gula memengaruhi produksi hormon serotonin dan melatonin yang berperan penting dalam mengatur siklus tidur.

Penelitian dari Journal of Clinical Sleep Medicine (2016) menunjukkan bahwa konsumsi makanan tinggi gula dikaitkan dengan kualitas tidur yang buruk, termasuk gangguan tidur dan sering terbangun di malam hari.

“Saat tidur, tubuh akan berusaha menyeimbangkan kadar gula darah, yang dapat mengganggu siklus tidur dan menyebabkan terjaga di tengah malam,” kata Smith.

6. Tidak Mengantuk Setelah Makan

Misaki Kawatsu, penulis lepas di Vogue, mengungkapkan bahwa salah satu perubahan paling mencolok setelah berhenti mengonsumsi gula adalah hilangnya rasa kantuk berlebih usai makan.

“Rasa ngantuk yang tak tertahankan setelah makan berkurang drastis karena kadar gula darah saya tidak lagi naik-turun. Kini, saya hampir tak pernah merasa perlu tidur siang di kantor – sebuah peningkatan yang sangat berarti,” ujarnya.

Tags: berat badanDanielle SmithdiabetesEat This Not Thatgulagula darahinsulinJantungkankerKementerian Kesehatan RIkesehatankulitmetabolismeMisaki Kawatsumoodnutrisitidur
Post Sebelumnya

Hujan Deras Tidak Melunturkan Semangat Satgas TMMD 125 Kodim 1506/Namlea

Post Selanjutnya

Demi Pemerataan, ATSI Sarankan Pembagian Frekuensi 5G Ketimbang Lelang Murni

Ray

Ray

Berita Terkait

Kolase foto Dini Kurnia (kiri) dan Ressa Rizky Rosano (kanan). Dini muncul ke publik meminta Ressa mengakui putra mereka, Aldan, di saat Ressa tengah berjuang mendapatkan pengakuan hukum sebagai anak kandung dari penyanyi Denada. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Drama Baru Ressa Rizky Rosano: Muncul Dini Kurnia Mengaku Mantan Istri, Sebut Ada Anak yang Tak Diakui

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Meski mengaku telah menjalani kehidupan baru dan tidak lagi berkomunikasi dengan Ressa, Dini berharap ada itikad baik untuk menyelesaikan persoalan...

Memaknai Filosofi Tahun Kuda dalam Guratan Desain Vespa 946 Horse (Ist)

Memaknai Filosofi Tahun Kuda dalam Guratan Desain Vespa 946 Horse

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Bagi sebagian orang, kendaraan adalah alat transportasi, namun bagi Vespa, setiap unit adalah kanvas budaya. Menyambut Tahun...

Ricky Martin Puji Pencapaian Bad Bunny Usai Borong Tiga Grammy (Ist)

Penyanyi Ricky Martin Puji Pencapaian Bad Bunny Usai Borong Tiga Grammy

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Ricky Martin menyampaikan pujian dan rasa bangganya atas pencapaian Bad Bunny di ajang Grammy Awards 2026. Penyanyi...

Inara Rusli saat menghadiri salah satu agenda hukum di Jakarta. Melalui kuasa hukumnya, terungkap bahwa hubungan Inara dengan Insanul Fahmi kini telah berjarak lantaran Insanul memilih untuk memperbaiki hubungan dengan istri sahnya. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Inara Rusli dan Insanul Fahmi Disebut Mulai Menjauh, Kuasa Hukum: Insanul Ingin Kembali ke Istri Sah

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Daru mencatat adanya "jarak" yang mulai tercipta antara Inara dan Insanul. Perbedaan mencolok terlihat jika dibandingkan dengan intensitas kedekatan mereka...

Post Selanjutnya
Demi Pemerataan, ATSI Sarankan Pembagian Frekuensi 5G Ketimbang Lelang Murni

Demi Pemerataan, ATSI Sarankan Pembagian Frekuensi 5G Ketimbang Lelang Murni

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.