EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA KRIMINAL
Profesor Adrianus Duga Diplomat Kemlu Arya Daru Rencanakan Asfiksia Sudah Lama

Oplus_131072

Profesor Adrianus Duga Diplomat Kemlu Arya Daru Rencanakan Asfiksia Sudah Lama

Kalau dia memang memutuskan untuk bunuh diri, maka ada 2 kemungkinan; (yakni) sesuatu dipikirkannya baru-baru saja, atau sesuatu yang memang sudah bertahun, sudah menjadi suatu yang dipikirkannya

Yudi Permana oleh Yudi Permana
7 Agustus 2025
Kategori KRIMINAL, MEGAPOLITAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – Pakar Kriminologi Universitas Indonesia (UI) Profesor Adrianus Eliasta Sembiring Meliala menduga Diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan meninggal dunia karena tindakan bunuh diri dengan cara asfiksia atau menahan jalur nafas.

Ia menilai aksi tersebut bisa jadi telah direncanakan dalam waktu yang lama, bahkan kemungkinan korban sudah pernah mencobanya.

“Kalau dia memang memutuskan untuk bunuh diri, maka ada 2 kemungkinan; (yakni) sesuatu dipikirkannya baru-baru saja, atau sesuatu yang memang sudah bertahun, sudah menjadi suatu yang dipikirkannya, dibayangkannya, bahkan dia mungkin sudah mencoba. Nah, mana yang benar? Kita lihat dari kepolisian,” ujar Prof Adrianus saat berbincang dengan Eddy Wijaya dalam podcast EdShareOn yang syuting pada Selasa, 29 Juli 2025, sebelum Polda Metro Jaya mengumumkan hasil penyelidikan kematian Arya Daru, dan dikutip pada Rabu (6/8).

Diplomat muda berusia 39 tahun itu ditemukan tewas di kamar kosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 8 Juli 2025. Kematiannya cukup misterius karena ditemukan dalam kondisi tubuh berselimut di atas kasur, serta kepala tertutup plastik lalu terlilit lakban.

Dari hasil penyelidikan polisi, diduga alat yang digunakan untuk bunuh diri sudah dipersiapkan cukup lama. Misalnya lakban berwarna kuning yang melilit Arya Daru yang dibeli di Yogyakarta pada Juni lalu.

Berita Menarik Pilihan

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

Wagub Rano Ingatkan Perumda Pasar Jaya untuk Pastikan Ketahan Pangan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok

Indikasi bunuh diri juga menguat lantaran polisi tidak menemukan bekas sidik jari orang lain di lakban tersebut, begitupun dengan barang-barang di TKP seperti sprei dan gelas kaca.

Polda Metro Jaya menyimpulkan kematian Arya Daru tidak diakibatkan oleh tindak pidana seperti pembunuhan atau penganiayaan. Sementara hasil autopsi menunjukkan korban diduga kehabisan oksigen akut pada jantung.

Menurut Prof Adrianus, keputusan korban untuk bunuh diri telah dipersiapkan dengan matang. Hal itu bisa dilihat melalui rekaman CCTV sesaat sebelum korban ditemukan tewas.

“Kalau kita lihat dari video ketika yang bersangkutan keluar dari kamarnya membuang sampah dan kembali, itu kan, bukan (cara) jalannya orang yang sedang bingung, tapi orang yang sudah firm dengan decision-nya (keputusannya bunuh diri),” kata Guru Besar Kriminologi Universitas Indonesia (UI) tersebut.

Anggota Ombudsman RI periode 2016-2021 itu menjelaskan, dugaan bunuh diri diperkuat lagi dengan kondisi TKP yang tidak menunjukkan tanda-tanda unsur pidana. Sehingga memudahkan polisi untuk melakukan eksplorasi.

“Kalau kita berangkat dari ilmu investigasi kepolisian, penyelidikan dimulai dari TKP. Dan ketika itu TKP sudah cukup jelas menunjukkan bahwa entry variant tidak ada, tanda-tanda kerusakan juga tidak ada. Adanya CCTV yang mengindikasikan bahwa ada orang masuk juga tidak ada (selain Daru) dan juga tidak ada barang-barang hilang,” ujar Prof Adrianus.

Komisioner Kompolnas periode 2012-2016 itu menambahkan, keputusan untuk mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri memang kerap berkaitan dengan mental. Namun ia belum dapat memastikan apakah persoalan tersebut menjadi motif Arya Daru nekat mengakhiri hidupnya.

“Jangan dilihat orangnya gagah, berhasil dalam tugas, karirnya cemerlang. Kadang-kadang kita terlena dalam tampilan, padahal sebenarnya di balik itu dia menjadi pribadi yang rapuh, mudah berpikir kalah, dan harus mengakhiri hidup ini dengan cara bunuh diri,” kata dia.

Prof Adrianus berharap kasus tersebut menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tidak mudah menyerah pada masalah pribadi yang dihadapi, apalagi hingga nekat bunuh diri.

“Tentu saja semua orang punya tekanan, tapi sebagai individu kita bisa menanggung tekanan itu apa tidak? Di sini yang jadi masalah. Orang memakai asumsi bahwa yang bersangkutan masih muda, karirnya bagus, diplomat pula, pernah penempatan di berbagai (tempat), maka harusnya bisa menanggung tekanan dong? Asumsi yang begini menjadi beban baru bagi seseorang dan kemudian memilih untuk kalah,” ucapnya. ()

Tags: Diplomat Kemlu Arya DaruPolda Metro JayaProfesor AdrianusRencanakan Asfiksia
Post Sebelumnya

Fakta Lengkap! Di Balik Kericuhan PBB 250% dan Permintaan Maaf Sudewo

Post Selanjutnya

Kekayaan Low Tuck Kwong Masih di Posisi Puncak Indonesia

Yudi Permana

Yudi Permana

Berita Terkait

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

oleh Aminuddin Sitompul
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Tiga tersangka kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar dan Tifauzia Tyassuma,...

Wagub Rano Ingatkan Perumda Pasar Jaya untuk Pastikan Ketahan Pangan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok

Wagub Rano Ingatkan Perumda Pasar Jaya untuk Pastikan Ketahan Pangan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok

oleh Ridwansyah
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Perumda Pasar Jaya. Dalam...

Polisi gagalkan peredaran narkotika jenis etomidate, sita ribuan cartridge dan mengamankan tiga orang pelaku berinisial P, R dan N. Foto: Humas PMJ

Sindikat Narkoba Tanjung Balai Tumbang di Kalibata, Polisi Amankan Ribuan Barang Bukti

oleh Aminuddin Sitompul
5 Februari 2026
0

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo mengatakan kasus ini terungkap berawal dari informasi masyarakat terkait peredaran etomidate di kawasan...

Polda Metro merelokasi 12 kapal di Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Jakarta Utara. Foto: Humas PMJ

Urai Kepadatan Muara Angke, Ditpolairud Polda Metro Relokasi 12 Kapal Mangkrak

oleh Aminuddin Sitompul
5 Februari 2026
0

Relokasi kapal mangkrak tersebut dikawal langsung personel Subdit Patroli dan Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Metro Jaya bersama instansi terkait. Proses...

Post Selanjutnya
Kekayaan Low Tuck Kwong

Kekayaan Low Tuck Kwong Masih di Posisi Puncak Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.