EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
India Klaim S-400 Tembak Jatuh 6 Pesawat

India Klaim S-400 Tembak Jatuh 6 Pesawat

India mengklaim S-400 berhasil menjatuhkan enam pesawat Pakistan. S-400 menjadi simbol kekuatan pertahanan udara India.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
10 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

 

NEW DELHI EKOIN.CO – India mengklaim berhasil menembak jatuh enam pesawat Pakistan dalam pertempuran sengit pada Mei lalu. Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Amar Preet Singh memuji peran besar sistem rudal S-400 buatan Rusia yang dianggap berkontribusi signifikan terhadap keberhasilan tersebut.
Gabung WA Channel EKOIN

Singh menyebut, enam pesawat itu terdiri dari lima jet tempur dan satu pesawat militer besar. Klaim ini menjadi pernyataan publik pertama dari pihak India sejak pecahnya konflik mematikan dengan Pakistan yang diakhiri melalui gencatan senjata.

Pertempuran yang terjadi selama beberapa hari itu melibatkan pesawat tempur, rudal jelajah, serta operasi penembakan jarak jauh. Insiden tersebut menewaskan puluhan orang dari kedua pihak dan menjadi konfrontasi udara terberat dalam beberapa dekade terakhir.

Pengumuman ini disampaikan Singh pada Sabtu, hanya beberapa minggu setelah pihak militer India mengakui bahwa sejumlah jet tempurnya juga ditembak jatuh oleh Pakistan, meski tanpa menyebut jumlah pastinya.

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

Puji Performa Sistem S-400

Dalam kuliah militer di Bengaluru, Singh menjelaskan bahwa pesawat besar yang ditembak jatuh kemungkinan merupakan pesawat pengintai strategis. “Kami telah mengonfirmasi setidaknya lima jet tempur ‘terbunuh’ dan satu pesawat besar,” ujarnya.

Menurut Singh, penembakan dilakukan pada jarak 300 kilometer, memperlihatkan jangkauan efektif S-400. Senjata ini dirancang untuk menghancurkan ancaman udara pada jarak menengah hingga jauh dengan presisi tinggi.

Singh menekankan bahwa sebagian besar pesawat Pakistan dijatuhkan oleh sistem pertahanan udara S-400 yang dioperasikan unitnya. Hal ini membuktikan kemampuan teknis yang diandalkan India dalam menjaga ruang udara.

“Ini sebenarnya adalah penembakan darat-ke-udara terbesar yang pernah tercatat yang bisa kita bicarakan. Sistem pertahanan udara kita telah melakukan pekerjaan yang luar biasa,” katanya, dikutip Reuters.

Konteks Konflik India–Pakistan

Ketegangan antara kedua negara meningkat sejak insiden perbatasan di wilayah Kashmir awal tahun ini. Serangkaian bentrokan udara dan artileri memicu kekhawatiran eskalasi menjadi perang terbuka.

India diketahui memperkuat sistem pertahanannya dengan pengadaan S-400 dari Rusia sejak 2021, meskipun mendapat tekanan dari Amerika Serikat yang menentang pembelian senjata Rusia.

Pengiriman batch pertama S-400 tiba di India pada akhir 2021 dan langsung ditempatkan di sektor utara yang berdekatan dengan wilayah perbatasan. Langkah ini dipandang sebagai upaya meningkatkan respons cepat terhadap ancaman udara.

Sementara itu, Pakistan juga memperkuat arsenal militernya, termasuk memperbarui armada jet tempur dan menambah sistem rudal pertahanan udara jarak menengah.

Meski gencatan senjata telah diberlakukan, para pengamat menilai kedua pihak masih menyimpan potensi konflik yang dapat muncul sewaktu-waktu, terutama jika insiden perbatasan kembali terjadi.

Hubungan diplomatik kedua negara masih dibayangi saling tuduh pelanggaran wilayah udara. Situasi ini membuat kehadiran sistem seperti S-400 menjadi penting dalam strategi militer India.

Penggunaan teknologi pertahanan modern dinilai mampu memberikan efek gentar terhadap lawan, sekaligus memperkuat posisi tawar dalam perundingan keamanan.

Keberhasilan S-400 dalam misi terakhir ini kemungkinan akan mendorong India untuk menambah jumlah unit yang dioperasikan, terutama di wilayah perbatasan sensitif.

Sementara itu, pihak Pakistan belum memberikan tanggapan resmi terhadap klaim India tersebut. Namun, sebelumnya Islamabad menyebut telah menjatuhkan sejumlah pesawat India selama pertempuran yang sama.

Para analis menilai, pengakuan kedua belah pihak menunjukkan tingginya intensitas pertempuran yang terjadi, sekaligus menandai babak baru dalam kompetisi teknologi pertahanan di Asia Selatan.

Ketahanan udara menjadi elemen vital dalam menghadapi ancaman lintas batas. Performa S-400 akan terus menjadi sorotan di tengah rivalitas panjang antara India dan Pakistan.

Kesiapan teknologi dan strategi militer di kedua negara diyakini akan menentukan jalannya hubungan keamanan kawasan di masa mendatang.

India disarankan terus memperkuat sistem pertahanan udara, termasuk pembaruan teknologi S-400 agar tetap unggul menghadapi ancaman masa depan.
Kerja sama dengan negara produsen teknologi pertahanan perlu ditingkatkan untuk memastikan pasokan suku cadang dan pelatihan personel.
Perlu ada diplomasi aktif dengan Pakistan untuk mencegah insiden udara serupa agar tidak memicu konflik berskala besar.
Pengembangan sistem deteksi dini lintas wilayah dapat mengoptimalkan penggunaan S-400 secara efektif.
Memastikan kesiapan logistik dan perawatan sistem menjadi prioritas demi keandalan operasional.

Keberhasilan India menjatuhkan enam pesawat Pakistan memperlihatkan efektivitas S-400 dalam pertempuran modern.
Pernyataan resmi militer menjadi sinyal tegas terhadap kemampuan pertahanan negara.
Konflik ini menunjukkan betapa cepat eskalasi bisa terjadi di kawasan yang sensitif secara geopolitik.
Meski gencatan senjata berlaku, kesiagaan tetap harus dijaga pada level tinggi.
Teknologi pertahanan mutakhir seperti S-400 akan terus menjadi penentu dalam dinamika keamanan regional. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: Indiakonflik militerPakistanpertahanan udararudalS-400
Post Sebelumnya

Dunia Kecam Rencana Israel Kuasai Gaza

Post Selanjutnya

Timbulnya Semangat Gotong Royong Dari TMMD Ke-125 Kodim 1506/Namlea Di Kab. Buru Selatan

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
Timbulnya Semangat Gotong Royong Dari TMMD Ke-125 Kodim 1506/Namlea Di Kab. Buru Selatan

Timbulnya Semangat Gotong Royong Dari TMMD Ke-125 Kodim 1506/Namlea Di Kab. Buru Selatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.