Manchester EKOIN.CO – Blunder unik mewarnai laga pramusim Manchester City ketika nama pemain keturunan Indonesia, Tijjani Reijnders, tercoreng akibat salah cetak di jersey. Meski sang gelandang mencetak dua gol saat The Citizens mengalahkan Palermo 3-0, kesalahan ejaan tersebut justru menjadi sorotan utama. (Baca Juga : Transfer Tijjani Reijnders ke Man City)
Dalam pertandingan yang digelar di tengah tur pramusim, Reijnders tampil tajam dengan mencatat brace. Namun, perhatian penonton beralih ketika melihat punggungnya bertuliskan “Reijinders” — tambahan huruf ‘i’ yang tak semestinya ada. Potret jersey tersebut segera beredar di media sosial, memancing reaksi beragam, dari tawa hingga rasa heran.
Blunder yang Menjadi Viral
Kesalahan sederhana ini menodai debut impresif Reijnders. Banyak warganet mengomentari betapa ironisnya, di tengah performa apiknya, publik lebih ramai membicarakan ejaan namanya. (Baca Juga : Jadwal Lengkap Pramusim Man City)
Pep Guardiola, manajer Manchester City, memilih untuk mengabaikan insiden tersebut. Ia justru memuji penampilan mantan gelandang AC Milan itu. “Kami tahu dia pemain istimewa yang suka masuk ke kotak penalti,” ujar Pep dikutip dari Sportstak.
Pujian Guardiola dan Harapan Debut Resmi
Guardiola menambahkan, “Dia mencetak dua gol dan tampil fantastis, seperti rekan-rekannya. Dia bisa bermain sebagai gelandang bertahan, tapi suka membantu penyerang seperti Erling [Haaland] dan Omar [Marmoush]. Saya sangat senang!”
Kedatangan Reijnders bersama Rayan Ait-Nouri dan Rayan Cherki menandai ambisi City menyegarkan skuad. Para fans kini menantikan debut resmi Reijnders di Premier League melawan Wolves pada 16 Agustus 2025. (Baca Juga : Debut Reijnders di Premier League)
Blunder ini diyakini tidak akan memengaruhi semangat sang pemain. Justru, momen tersebut menjadi kisah unik di awal kariernya di Manchester City. Bagi sebagian penggemar, kejadian ini akan selalu diingat sebagai “insiden huruf tambahan” yang terjadi di laga perdananya.
Media Inggris menyebut, salah cetak pada jersey pemain bukan hal baru di sepak bola, tetapi jarang terjadi pada klub sebesar Manchester City. Reijnders pun tampak menanggapinya santai saat sesi latihan berikutnya.
Reijnders sendiri merupakan kakak dari Eliano Reijnders dan memiliki darah Indonesia dari garis keturunan keluarganya. Fakta ini membuat namanya cukup populer di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air.
Meski demikian, pihak klub belum memberikan penjelasan resmi soal blunder ini. Tidak jelas apakah itu murni kelalaian petugas perlengkapan atau ada faktor lain di baliknya. (Baca Juga : Blunder Unik di Dunia Sepak Bola)
Bagi Pep dan tim, yang terpenting adalah kontribusi nyata Reijnders di lapangan. Jika ia terus tampil konsisten, momen memalukan di jersey ini akan cepat terlupakan, tergantikan oleh prestasi besar di masa depan.
Blunder salah cetak nama di jersey Tijjani Reijnders menjadi perbincangan hangat, menyaingi performa gemilangnya di laga pramusim.
Kesalahan ejaan “Reijinders” viral di media sosial dan memicu reaksi beragam.
Pep Guardiola tetap menyoroti kontribusi positif sang gelandang, bukan insiden jersey.
Reijnders diharapkan segera unjuk gigi di laga resmi Premier League melawan Wolves.
Bagi penggemar, insiden ini menjadi kisah unik di awal kariernya di City.
Pihak klub sebaiknya lebih teliti dalam memeriksa perlengkapan pemain sebelum pertandingan.
Media perlu menyeimbangkan sorotan antara prestasi atlet dan insiden kecil.
Reijnders dapat memanfaatkan popularitas insiden ini untuk mendekatkan diri ke fans.
Penggemar diharapkan tetap fokus mendukung performa sang pemain di lapangan.
Momen ini bisa dijadikan pelajaran penting untuk manajemen perlengkapan di klub besar.
(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





