EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Israel Dorong Permukiman E1, Palestina Terancam

Israel Dorong Permukiman E1, Palestina Terancam

Proyek E1 Israel dinilai akan memutus peluang berdirinya negara Palestina merdeka. Dunia internasional mengecam langkah ini sebagai pelanggaran hukum internasional

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
15 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Yerusalem EKOIN.CO – Pemerintah Israel kembali memantik kontroversi internasional setelah Menteri Keuangan Bezalel Smotrich mengumumkan dimulainya kembali proyek permukiman di area E1, wilayah strategis yang menghubungkan Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Proyek ini dinilai sebagai langkah untuk mengubur peluang berdirinya negara Palestina merdeka. Gabung WA Channel EKOIN

Langkah tersebut diumumkan Smotrich pada Kamis (14/8) di lokasi rencana pembangunan permukiman Maale Adumim. Menurutnya, rencana ini telah disepakati bersama Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan mantan Presiden AS Donald Trump, meskipun belum ada konfirmasi resmi dari keduanya.

“Siapapun di dunia yang mencoba mengakui negara Palestina hari ini akan mendapatkan jawaban kami di lapangan. Bukan dengan dokumen atau pernyataan, tetapi dengan fakta – fakta rumah, fakta lingkungan,” ujar Smotrich seperti dikutip Reuters.

Kantor Smotrich menyatakan rencana tersebut akan membangun 3.401 unit rumah bagi pemukim Israel, menghubungkan permukiman di Tepi Barat dengan Yerusalem. Proyek E1 ini dijadwalkan efektif dimulai Rabu pekan depan.

Kecaman Dunia terhadap Permukiman Palestina

Pemerintah Palestina bereaksi keras. Juru bicara Presiden Palestina, Nabil Abu Rudeineh, mendesak Amerika Serikat menggunakan pengaruhnya untuk menghentikan pembangunan tersebut.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui juru bicara Stephane Dujarric turut menyerukan pembatalan proyek E1. “Ini akan mengakhiri prospek solusi dua negara. Permukiman bertentangan dengan hukum internasional dan semakin mengakar pendudukan,” tegasnya.

Berita Menarik Pilihan

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

Uni Eropa pun menyatakan penolakannya. Juru bicara Komisi Eropa, Anitta Hipper, menegaskan aneksasi wilayah adalah ilegal dan setiap perubahan wilayah harus melalui kesepakatan politik.

Menteri Luar Negeri Inggris, David Lammy, juga mendesak penghentian rencana tersebut. Ia menyebut proyek E1 berpotensi membelah masa depan negara Palestina dan melanggar hukum internasional secara terang-terangan.

Proyek E1 dan Dampak Strategisnya

Pembangunan di E1 telah dibekukan sejak 2012 dan kembali ditunda pada 2020 karena tekanan internasional, terutama dari AS dan negara-negara Eropa. Namun, konflik Gaza yang meletus sejak serangan Hamas pada 2023 memperburuk situasi, disertai peningkatan pesat pembangunan permukiman di Tepi Barat.

Kelompok hak asasi Israel, Breaking the Silence, menilai rencana ini sebagai “perampasan tanah” yang akan memperparah fragmentasi wilayah Palestina dan memperkuat praktik apartheid.

Sementara itu, organisasi pemantau permukiman Peace Now memperingatkan bahwa meskipun ada prosedur administratif, pekerjaan infrastruktur dapat dimulai dalam beberapa bulan dan pembangunan rumah selesai dalam waktu setahun.

“Rencana E1 mematikan bagi masa depan Israel dan bagi peluang tercapainya solusi damai dua negara. Kita berada di tepi jurang, dan pemerintah mendorong kita maju dengan kecepatan penuh,” tegas Peace Now.

Sekitar 700.000 pemukim Israel kini tinggal di antara 2,7 juta warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Israel mencaplok Yerusalem Timur pada 1980, tetapi langkah itu tidak diakui oleh sebagian besar negara.

Adapun Tepi Barat oleh Israel dianggap sebagai “wilayah sengketa”, sementara komunitas internasional memandangnya sebagai “wilayah pendudukan” yang tunduk pada hukum internasional.

Langkah Israel menghidupkan kembali proyek E1 menunjukkan konsistensi kebijakan perluasan permukiman yang selama ini menjadi sorotan dunia. Dampaknya berpotensi memutus kesinambungan wilayah Palestina dan menghalangi terwujudnya solusi dua negara.

Diplomasi internasional perlu ditingkatkan untuk menekan pihak-pihak yang mengabaikan hukum internasional. Solusi damai memerlukan komitmen nyata dari semua pihak, bukan sekadar pernyataan politik. Perlu keterlibatan aktif negara-negara berpengaruh demi mencegah eskalasi. Dialog terbuka antara Israel dan Palestina harus kembali dihidupkan agar tidak semakin menjauh dari penyelesaian konflik. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: E1internasionalIsraelkonflikPalestinapermukiman
Post Sebelumnya

Presiden Prabowo Sebut Satgas PKH Amankan Kekayaan Alam dari Mafia

Post Selanjutnya

BNI wondrX 2025 Resmi Dibuka di ICE BSD

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat memberikan keterangan dalam konferensi pers Soekarno Runniversary 2026 di Parkir Timur GBK, Jumat (6/2/2026). Pemprov DKI menyambut baik ajang yang memadukan semangat olahraga dengan edukasi nilai-nilai kebangsaan tersebut. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Rayakan Usia Emas, PDIP Gelar Soekarno Run 2026: Ada Beasiswa Pelajar dan Hadiah Spesial

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menilai kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi positif dalam mendorong gaya hidup sehat sekaligus memperkuat...

Personel Polsek Gambir saat memberikan pendampingan kepada Mariame Traore (WNA Prancis) yang ditemukan terlantar di Hall Utara Stasiun Gambir. Mariame kini telah diserahkan ke Kantor Imigrasi Jakarta Pusat di Kemayoran untuk penanganan dokumen dan izin tinggal lebih lanjut. (Foto: Humas Polres Jakarta Pusat/Ekoin.co)

Delapan Hari Terlantar di Stasiun Gambir, WNA Prancis Diamankan Polisi Akibat Visa ‘Expired’ dan Kehabisan Uang

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Basuki mengatakan, pengamanan terhadap warga negara Asing bermula saat anggota Polsek Gambir...

Post Selanjutnya
BNI wondrX 2025 Resmi Dibuka di ICE BSD

BNI wondrX 2025 Resmi Dibuka di ICE BSD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.