EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA NASIONAL
Mengungkap Fakta Tersembunyi di Balik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia: Dari 24 Agustus Menjadi 17 Agustus 1945

Mengungkap Fakta Tersembunyi di Balik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia: Dari 24 Agustus Menjadi 17 Agustus 1945

Kemerdekaan Indonesia yang setiap tahunnya diperingati pada tanggal 17 Agustus ternyata menyimpan fakta sejarah yang jarang diketahui. Rencana awal proklamasi kemerdekaan adalah pada 24 Agustus 1945, setelah Marsekal Terauchi, Panglima Militer Jepang, memberikan lampu hijau kepada Soekarno, Hatta, dan Rajdiman Wedyodiningrat di Dalat, Vietnam. Namun, penyerahan Jepang kepada Sekutu pada 14 Agustus 1945 memicu perbedaan pandangan antara golongan tua dan golongan muda, yang berujung pada peristiwa Rengasdengklok, mengubah tanggal proklamasi dari 24 Agustus menjadi 17 Agustus 1945.

Ray oleh Ray
17 Agustus 2025
Kategori NASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Seiring datangnya perayaan Hari Kemerdekaan setiap 17 Agustus, sedikit sekali yang menyadari bahwa tanggal bersejarah tersebut bukanlah rencana awal yang ditetapkan. Fakta mencengangkan terungkap bahwa proklamasi kemerdekaan Indonesia sebenarnya direncanakan pada tanggal 24 Agustus 1945.

Perjalanan menuju tanggal 17 Agustus dimulai dari sebuah pertemuan penting di Dalat, Vietnam. Pada 12 Agustus 1945, tiga tokoh utama, Soekarno, Mohammad Hatta, dan Rajdiman Wedyodiningrat, dipanggil oleh Marsekal Terauchi, Panglima Militer Jepang di Asia Tenggara. Dalam pertemuan tersebut, Marsekal Terauchi mengungkapkan bahwa Jepang sudah berada di ambang kekalahan, terutama setelah dua kota besar, Hiroshima dan Nagasaki, luluh lantak akibat serangan bom atom nuklir Amerika Serikat. Atas dasar kondisi ini, Terauchi melihat Indonesia harus segera bersiap untuk kemerdekaan.

Lebih lanjut, Terauchi memberikan lampu hijau kepada Indonesia untuk menyatakan kemerdekaan kapan pun mereka siap. “Kapanpun bangsa Indonesia siap, kemerdekaan boleh dinyatakan,” janji Terauchi. Meskipun begitu, ia menyarankan tanggal 24 Agustus 1945 sebagai waktu yang ideal, mengingat perlunya persiapan matang bagi sebuah negara berdaulat. Bahkan, Soekarno diperbolehkan untuk langsung mulai bekerja pada tanggal 25 Agustus.

Menyusul pertemuan itu, rombongan Indonesia menyetujui tawaran dari pihak Jepang. Sebagaimana disampaikan oleh Aboe Bakar Lubis dalam bukunya Kilas-Balik Revolusi: Kenangan, Pelaku, dan Saksi (1992), Soekarno dan Hatta segera menyebarkan kabar baik ini setibanya mereka di Tanah Air. Akan tetapi, tak lama setelah kabar itu menyebar, Jepang secara mengejutkan menyerah tanpa syarat kepada Sekutu pada 14 Agustus 1945. Peristiwa ini memicu perpecahan di kalangan pergerakan nasional, memunculkan dua kubu yang berbeda pandangan.

Di satu sisi, kelompok pemuda yang dikenal sebagai golongan muda, termasuk Sutan Syahrir, Wikana, dan Chairul Saleh, mendesak agar Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan. Mereka berpendapat bahwa kekalahan Jepang adalah momen emas untuk merdeka tanpa campur tangan asing. Namun, Soekarno dan Hatta memiliki keyakinan lain. Keduanya masih percaya bahwa Jepang akan tetap bertahan, dan kemerdekaan harus berjalan sesuai dengan skenario yang telah disusun oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) dan Jepang.

Berita Menarik Pilihan

Wajah Cantik Ternyata Kurir Sabu, NE Tertangkap Tangan Transaksi di Pinggir Jalan Puma Raya

Didampingi Haris Azhar, Pandji Pragiwaksono Datangi Polda Metro Terkait Kontroversi Stand-Up ‘Mens Rea’

Menjelang akhir pendudukan Jepang, tepatnya pada 15 Agustus 1945, desakan agar Indonesia segera merdeka semakin kuat. Perbedaan sikap ini akhirnya menimbulkan ketegangan. Untuk menghindari penundaan lebih lanjut, para pemuda memutuskan untuk membawa Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok. Di tempat inilah perdebatan sengit terjadi, di mana para pemuda berupaya meyakinkan dwitunggal agar tidak terperangkap dalam strategi politik Jepang.

Setelah melewati perdebatan yang panjang, Soekarno dan Hatta akhirnya mengalah dan menyetujui tuntutan para pemuda. Dari sinilah lahir kesepakatan untuk mewujudkan kemerdekaan melalui Proklamasi pada 17 Agustus 1945, sebuah tanggal yang berbeda dari rencana awal.

Tags: 17 Agustus 194524 Agustus 1945Dalat VietnamGolongan MudaMarsekal TerauchiMohammad HattaProklamasi Kemerdekaan IndonesiaRengasdengkloksejarah IndonesiaSoekarno
Post Sebelumnya

Personel Kodim 1710/Mimika Ikut Taptu dan Pawai Obor Peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI

Post Selanjutnya

Catat, Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Pusat Ditutup Sementara Selama Perayaan HUT ke-80 RI

Ray

Ray

Berita Terkait

Kanit Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Ari Purwanto.

Wajah Cantik Ternyata Kurir Sabu, NE Tertangkap Tangan Transaksi di Pinggir Jalan Puma Raya

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

Dari tangan NE, polisi menyita sabu seberat 1,04 kilogram serta satu unit telepon seluler berikut kartu SIM yang diduga digunakan...

Kominika Pandji Pragiwaksono tiba di Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Foto: Amsi

Didampingi Haris Azhar, Pandji Pragiwaksono Datangi Polda Metro Terkait Kontroversi Stand-Up ‘Mens Rea’

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

Diketahui, Pandji kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya buntut materi stand-up comedy 'Mens Rea' yang dibawakannya. Laporan terhadap Pandji kali ini dilayangkan...

Plt. Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan saat menunjukkan barang bukti sabu seberat 160 kg dan ganja 200 kg hasil tangkapan di jaringan Aceh-Medan, Kamis (5/2/2026). Operasi besar-besaran ini diperkirakan menyelamatkan jutaan generasi muda Indonesia dari ancaman zat adiktif. (Foto: Humas BNN RI/Ekoin.co)

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

BNN memperkirakan penggagalan peredaran narkoba dalam jumlah besar ini berpotensi menyelamatkan lebih dari satu juta orang dari bahaya penyalahgunaan. Negara...

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

oleh Aminuddin Sitompul
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Tiga tersangka kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar dan Tifauzia Tyassuma,...

Post Selanjutnya
Catat, Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Pusat Ditutup Sementara Selama Perayaan HUT ke-80 RI

Catat, Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Pusat Ditutup Sementara Selama Perayaan HUT ke-80 RI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.