EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
Pangkas Birokrasi dan Efisiensi Pengelolaan, Legislator Minta Bentuk Kementerian Pangan

Anggaran Pangan 2016 Harus Jadi Fondasi Kemandirian Bangsa

Pidato Presiden sangat jelas menunjukkan arah bahwa ketahanan pangan akan menjadi fondasi kemandirian bangsa.

Yudi Permana oleh Yudi Permana
19 Agustus 2025
Kategori EKONOMI, PERTANIAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – Alokasi anggaran sebesar Rp164,4 triliun yang ditetapkan pemerintah untuk ketahanan pangan pada Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026 harus dioptimalkan dengan langkah konkret dan terukur.

Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, menilai, pidato Nota Keuangan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2025–2026 sudah menegaskan komitmen besar pemerintah di sektor pangan, namun pelaksanaannya membutuhkan keseriusan semua pihak.

“Pidato Presiden sangat jelas menunjukkan arah bahwa ketahanan pangan akan menjadi fondasi kemandirian bangsa. Tinggal bagaimana Kementan dan Bapanas menerjemahkan anggaran besar itu agar benar-benar menyentuh kepentingan petani, meningkatkan produktivitas, dan memberi kepastian ketersediaan pangan bagi rakyat,” ujar Firman.

Dalam nota keuangan tersebut, Presiden Prabowo menekankan penguatan ketahanan pangan melalui swasembada beras dan jagung, pencetakan sawah baru, penyaluran pupuk bersubsidi tepat sasaran, dukungan bibit unggul, serta modernisasi alat pertanian.

Kepala Negara juga menyampaikan keberhasilan pemerintah memangkas 145 regulasi penyaluran pupuk yang rumit sehingga produksi beras meningkat, stok beras pemerintah di atas 4 juta ton, harga tetap stabil, dan kesejahteraan petani membaik.

Berita Menarik Pilihan

IHK Januari 2026 Deflasi 0,15 Persen, BI Tetap Optimistis Inflasi Terkendali

Status Persero Bank Syariah Indonesia Perkuat Ekosistem Ekonomi Nasional

Namun, Firman mengingatkan agar data yang disampaikan pemerintah mengenai ketersediaan beras benar-benar dipilah kebenarannya. Ia menyoroti bahwa dari angka 4 juta ton stok beras tersebut, masih terdapat sekitar 1,7 juta ton sisa stok tahun 2024.

“Untuk mewujudkan swasembada, kemandirian dan kedaulatan pangan harus didasari oleh pemetaan. Selain itu diperlukan data yang benar dan akurat serta konsistensi pemerintah dalam melaksanakan UU dan regulasi yang tegas. Jangan sampai data yang disampaikan justru menimbulkan persepsi keliru. Transparansi dan keakuratan data harus menjadi pijakan agar masyarakat tidak hanya mendengar angka, tetapi juga merasakan manfaat nyata,” tegasnya.

Soal target besar pemerintah, Firman menilai Kementerian Pertanian (Kementan) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) harus fokus pada lima langkah utama.

“Pertama, Kementan harus meningkatkan produksi pangan dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengurangi ketergantungan pada impor. Kedua, Bapanas perlu mengembangkan sistem pangan yang berkelanjutan dengan mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan,” jelasnya.

“Ketiga, perkuat infrastruktur pangan seperti gudang, jalan distribusi, dan fasilitas lainnya agar efisiensi meningkat dan kerugian pasca panen bisa ditekan. Keempat, libatkan lebih banyak petani dan masyarakat melalui penyuluhan, pelatihan, dan program pemberdayaan. Kelima, kembangkan teknologi pangan agar produksi, kualitas, dan keamanan pangan semakin baik,” sambung Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI ini.

Firman yang juga Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia turut menambahkan, tanpa inovasi dan kerja bersama, target swasembada pangan hanya akan menjadi slogan.

“Inovasi teknologi harus menjadi prioritas agar sektor pangan kita mampu bersaing dan adaptif terhadap tantangan global. Kalau tidak ada lompatan, maka Rp164,4 triliun bisa habis tanpa memberikan dampak signifikan bagi kedaulatan pangan kita,” ujarnya.

Selain itu, Firman juga menekankan pentingnya peran sektor swasta dalam pembangunan pangan nasional.

Menurutnya, pemerintah harus memastikan kebijakan swasembada pangan tidak meminggirkan pelaku usaha.

“Jangan sampai pelaku usaha swasta di sektor pertanian dirugikan apalagi sampai dihilangkan perannya. Justru sebaliknya, swasta harus digandeng sebagai mitra strategis agar ekosistem pangan kita semakin kokoh,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa dalam RKP 2026, pemerintah menekankan kolaborasi lintas sektor dan sinergi pusat-daerah.

“Ketahanan pangan tidak bisa ditopang hanya oleh satu kementerian, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan kementerian/lembaga lain, pemerintah daerah, hingga pelaku usaha pangan,” ujarnya.

“Kalau ini berjalan, saya optimistis target swasembada beras dan jagung yang disampaikan Presiden bisa terwujud,” pungkasnya. ()

Tags: Anggaran Pangan 2016Anggota Komisi IV DPRkemandirian bangsaPresiden Prabowo
Post Sebelumnya

Prabowo Haru Saat Bendera Merah Putih Berkibar HUT RI ke-80

Post Selanjutnya

Istana Tegaskan Kritik Wajib Berdasarkan Data

Yudi Permana

Yudi Permana

Berita Terkait

IHK Januari 2026 Deflasi 0,15 Persen, BI Tetap Optimistis Inflasi Terkendali

IHK Januari 2026 Deflasi 0,15 Persen, BI Tetap Optimistis Inflasi Terkendali

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Badan Pusat Statistik (BPS) mencata, secara bulanan IHK Januari 2026 tercatat deflasi sebesar 0,15% (mtm). Perkembangan ini...

Status Persero Bank Syariah Indonesia Perkuat Ekosistem Ekonomi Nasional. Sumber dok bankbsi.co.id

Status Persero Bank Syariah Indonesia Perkuat Ekosistem Ekonomi Nasional

oleh Agus DJ
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - PT Bank Syariah Indonesia Tbk kini telah resmi menyandang Status Persero Bank Syariah Indonesia secara administratif terhitung...

Menko AHY Dorong IKASTARA Jadi Mitra Strategis Pembangunan. Sumber dok kemenkoinfra.go.id

AHY Ajak IKASTARA Berkolaborasi Bangun Infrastruktur dan Wilayah

oleh Agus DJ
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menerima audiensi pengurus Ikatan Alumni SMA...

Mandiri Looping for Life Hadir di Perfume Pop Market. Sumber dok bankmandiri.co.id

Bank Mandiri Kenalkan Mandiri Looping for Life Lewat Parfum

oleh Agus DJ
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Mandiri secara resmi memperkenalkan inisiatif keberlanjutan bertajuk Mandiri Looping for Life dalam acara Perfume Pop Market...

Post Selanjutnya
Istana Tegaskan Kritik Wajib Berdasarkan Data

Istana Tegaskan Kritik Wajib Berdasarkan Data

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.