LONDON, EKOIN.CO – Chelsea kembali membuat gebrakan besar di bursa transfer musim panas 2025. Klub asal Inggris itu dikabarkan siap melepas sembilan pemain demi memperbaiki kondisi keuangan sekaligus memberi ruang bagi rencana rekrutmen baru.
Gabung WA Channel EKOIN
Langkah penjualan ini ditujukan untuk menyeimbangkan neraca finansial yang sempat terguncang setelah belanja besar beberapa musim terakhir. Target yang dicanangkan mencapai sekitar £300 juta atau setara Rp6,57 triliun.
Salah satu nama besar yang dipastikan masuk daftar jual adalah Raheem Sterling. Meski masih terikat kontrak dua tahun, winger berusia 30 tahun itu tak lagi masuk dalam rencana pelatih Enzo Maresca. Bahkan, profilnya sudah dicabut dari laman resmi tim utama.
Transfer Chelsea Demi Keuangan Stabil
Selain Sterling, beberapa pemain lain juga diproyeksikan keluar. Mereka adalah Christopher Nkunku, Nicolas Jackson, Renato Veiga, Axel Disasi, Carney Chukwuemeka, Ben Chilwell, serta Tyrique George. Bek muda asal Argentina, Aaron Anselmino, juga disebut tengah diminati sejumlah klub besar Eropa.
Dari dalam negeri, klub Liga Premier seperti Fulham, West Ham, dan Crystal Palace mulai mengajukan minat. Khusus Sterling, ia dikabarkan lebih condong bertahan di London karena alasan keluarga meski pintu keluar semakin terbuka lebar.
Sementara itu, ketertarikan juga datang dari luar Inggris. Bayern Munich dilaporkan menaruh perhatian pada Nkunku. Klub raksasa Jerman itu sempat mempertimbangkan opsi peminjaman, meski Chelsea lebih memilih melepasnya secara permanen.
Keuangan Klub Jadi Alasan Utama
Nama lain seperti Renato Veiga hampir bergabung dengan Atletico Madrid, namun prosesnya gagal di menit akhir. Villarreal kini menjadi kandidat baru untuk menampungnya. Sedangkan Chukwuemeka disebut berpeluang besar kembali ke Borussia Dortmund.
Chelsea sendiri telah menyiapkan target pengganti untuk menutup lubang jika transfer tersebut berjalan mulus. Xavi Simons dan Alejandro Garnacho masuk radar utama. Keduanya dianggap sesuai dengan proyek jangka panjang yang ingin dibangun Maresca.
Dengan strategi lepas pemain ini, The Blues berharap bisa mengakhiri bursa transfer dengan keuangan lebih sehat. Langkah ini juga menjadi sinyal bahwa klub mulai serius menata fondasi keuangan yang selama ini terbebani belanja besar.
Ambisi besar Maresca terlihat jelas. Ia bertekad merombak skuad secara signifikan agar bisa bersaing lebih baik di Liga Inggris dan Eropa. Proses regenerasi pun terus berjalan dengan memberi ruang pada talenta muda.
Target pemasukan Rp6,5 triliun bukan hanya soal keuntungan semata, tetapi juga bagian dari restrukturisasi finansial. Klub berusaha menyeimbangkan belanja pemain dan pemasukan agar tidak terganggu regulasi finansial fair play.
Langkah ini menandai era baru Chelsea yang tak lagi sekadar jor-joran di bursa transfer, melainkan lebih berhati-hati dalam menjaga stabilitas. (*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





