TEL AVIV, EKOIN.CO – Kekuatan militer Israel menjadi faktor kunci yang membuat negara ini selalu tampil agresif di kawasan Timur Tengah. Meski wilayahnya relatif kecil, Israel mampu menempatkan diri sebagai salah satu kekuatan militer global dengan sistem pertahanan canggih dan pasukan yang terlatih.
Gabung WA Channel EKOIN di sini
Israel saat ini menduduki peringkat ke-15 dari 145 negara dalam daftar kekuatan militer dunia. Skor power indeks sebesar 0,2661 menempatkan Israel berada di atas Iran dan bahkan melampaui beberapa negara maju di luar kawasan Timur Tengah.
Anggaran pertahanan tahunan Israel mencapai 30,5 miliar dolar Amerika, jauh di atas rata-rata anggaran militer negara tetangganya. Dana besar ini menjadi modal utama dalam pengembangan persenjataan mutakhir serta modernisasi armada militer.
Personel Militer dan Wajib Dinas
Israel memiliki sekitar 169.500 personel aktif yang terbagi dalam tiga angkatan. Tidak hanya itu, negara ini juga menyiapkan cadangan militer hingga 465.000 personel yang dapat digerakkan sewaktu-waktu dalam kondisi darurat.
Salah satu faktor yang memperkuat posisi militer Israel adalah sistem wajib militer. Semua pria diwajibkan menjalani dinas selama tiga tahun, sementara wanita dua tahun. Kebijakan ini memastikan ketersediaan pasukan terlatih dalam jumlah besar setiap tahunnya.
Wajib militer juga berperan dalam menjaga kesinambungan regenerasi prajurit. Dengan demikian, IDF atau Israel Defense Force selalu berada dalam kondisi siap tempur di tengah situasi geopolitik yang tidak menentu.
Teknologi Canggih dalam Pertahanan
Israel Defense Force dikenal luas karena penggunaan teknologi mutakhir. Sistem pertahanan udara, kendaraan tempur, hingga unit intelijen didukung oleh riset dalam negeri yang terintegrasi dengan inovasi teknologi global.
Keunggulan ini membuat militer Israel mampu menghadapi berbagai ancaman, baik dari negara maupun kelompok non-negara di kawasan. Israel juga kerap melakukan pembaruan senjata dan memperluas jaringan aliansi pertahanan.
Dengan kombinasi teknologi, anggaran besar, serta disiplin pasukan, kekuatan militer Israel menjadi faktor utama yang menjelaskan mengapa negara ini selalu bersikap ofensif dalam menghadapi konflik regional.
Kekuatan militer tidak hanya berfungsi sebagai alat pertahanan, tetapi juga sebagai simbol pengaruh Israel di panggung internasional. Posisi ini memberi dampak signifikan dalam kebijakan luar negeri serta dinamika keamanan di Timur Tengah.
(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





