EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Netanyahu Tantang Legitimasi Internasional di Palestina

Netanyahu Tantang Legitimasi Internasional di Palestina

Netanyahu kunjungi permukiman ilegal Israel di Palestina, bukti pelanggaran legitimasi internasional. Liga Muslim Dunia desak dunia segera hentikan konflik dan wujudkan solusi dua negara.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
20 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

RIYADH, EKOIN.CO – Liga Muslim Dunia (MWL) mengecam keras kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke permukiman ilegal di tanah Palestina. Langkah tersebut dinilai sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap legitimasi internasional, sekaligus memperburuk ketegangan di kawasan yang sudah rapuh.
Gabung WA Channel EKOIN di sini

Sekretaris Jenderal MWL, Sheikh Muhammad bin Abdul Karim Al-Issa, dalam pernyataannya pada Selasa, 19 Agustus 2025, menegaskan bahwa tindakan Netanyahu itu adalah bukti nyata pemerintah Israel sengaja mengabaikan hukum internasional. Ia menyebut, keberadaan permukiman ilegal menjadi simbol dari kebijakan provokatif yang merusak peluang perdamaian.

Menurut Al-Issa, kunjungan tersebut semakin mempertegas sikap ekstremis yang diambil oleh pemerintah Israel. Ia menyerukan agar masyarakat internasional segera mengambil langkah nyata untuk menyelamatkan rakyat Palestina yang terus berada dalam situasi terjepit.

Kecaman terhadap Legitimasi Internasional

MWL menilai bahwa pelanggaran berkelanjutan yang dilakukan Israel bukan hanya ancaman bagi Palestina, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas regional dan global. Al-Issa menegaskan, setiap bentuk legitimasi internasional yang sudah ditegakkan harus dipatuhi, bukan justru diabaikan.

Dalam pernyataannya, ia juga mendukung seruan Liga Arab yang meminta dunia internasional segera menghentikan konflik dengan mendorong penerapan solusi dua negara. Menurutnya, hal itu adalah satu-satunya jalan menuju perdamaian yang adil dan berkelanjutan.

Berita Menarik Pilihan

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

Rayakan Usia Emas, PDIP Gelar Soekarno Run 2026: Ada Beasiswa Pelajar dan Hadiah Spesial

Liga Muslim Dunia turut menekankan dukungan terhadap dokumen akhir konferensi internasional yang digelar belum lama ini. Pertemuan tingkat tinggi yang dipimpin bersama Arab Saudi dan Prancis menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat langkah diplomasi dalam menyelesaikan konflik Palestina.

Al-Issa menambahkan bahwa sikap Israel yang terus melakukan provokasi dengan memperluas permukiman ilegal hanya akan memperdalam jurang perpecahan. Ia memperingatkan, jika hal ini dibiarkan, maka upaya perdamaian yang diperjuangkan sejak lama bisa runtuh.

Kunjungan Netanyahu dan Janji Politiknya

Sebelumnya, Netanyahu mengunjungi permukiman Ofra di Tepi Barat pada Sabtu, 17 Agustus 2025. Kunjungan itu dilakukan dalam rangka memperingati 50 tahun berdirinya permukiman tersebut. Padahal, Ofra diketahui merupakan kawasan Palestina yang direbut paksa dan diduduki masyarakat Israel dengan dukungan militer.

Dalam kunjungan itu, Netanyahu dengan tegas menyatakan sikapnya menolak berdirinya negara Palestina. “Untuk memastikan kelanjutan kekuasaan kami di Tanah Israel, untuk mencegah pembentukan negara Palestina … syukurlah, apa yang saya janjikan — kami tepati,” ujar Netanyahu sebagaimana dikutip Times of Israel.

Pernyataan tersebut langsung menuai kritik dari berbagai pihak internasional. Banyak pihak menilai Netanyahu tidak hanya mengabaikan kesepakatan perdamaian, tetapi juga menutup pintu bagi solusi politik yang selama ini diperjuangkan.

Permukiman ilegal seperti Ofra menjadi salah satu akar konflik berkepanjangan di Palestina. Keberadaan kawasan yang dihuni secara paksa itu dianggap sebagai pelanggaran nyata terhadap konvensi internasional, termasuk resolusi PBB yang telah berulang kali ditegaskan.

MWL menilai, tindakan Netanyahu adalah bukti bahwa Israel tidak berkomitmen pada perundingan damai. Sebaliknya, kebijakan itu justru mengarah pada konfrontasi yang lebih besar dan mengancam ketertiban global.

Dalam pandangan banyak analis, kunjungan Netanyahu ke permukiman ilegal ini sekaligus menunjukkan bahwa pemerintahannya memprioritaskan politik domestik daripada penyelesaian konflik internasional. Dukungan kelompok garis keras di Israel disebut menjadi salah satu alasan Netanyahu mengambil langkah kontroversial tersebut.

Al-Issa menegaskan kembali bahwa dunia tidak boleh tinggal diam. Ia mengingatkan bahwa konflik Palestina-Israel bukan hanya isu regional, melainkan permasalahan global yang menyangkut keadilan dan kemanusiaan.

Bagi rakyat Palestina, setiap pembangunan dan penguatan permukiman ilegal berarti semakin sempitnya ruang hidup. Kondisi ini memperburuk krisis kemanusiaan yang sudah berlangsung puluhan tahun, mulai dari penggusuran paksa hingga pembatasan akses terhadap kebutuhan dasar.

MWL mendesak agar legitimasi internasional dijadikan landasan utama dalam setiap kebijakan global terkait Palestina. Tanpa penegakan hukum internasional, kata Al-Issa, konflik hanya akan berlanjut tanpa ujung.

Situasi ini juga dinilai sebagai ujian serius bagi negara-negara besar. Apakah mereka akan membiarkan pelanggaran terus terjadi, atau memilih menegakkan aturan demi terciptanya perdamaian dunia.


Kesimpulannya, kunjungan Netanyahu ke permukiman ilegal di Palestina menjadi simbol nyata penolakan terhadap legitimasi internasional. Tindakan itu tidak hanya menutup jalan perdamaian, tetapi juga memperkuat konflik berkepanjangan.

Saran bagi masyarakat internasional adalah mengambil langkah tegas dalam menegakkan hukum internasional. Dukungan nyata terhadap rakyat Palestina harus diwujudkan melalui diplomasi, tekanan politik, maupun sanksi yang sesuai.

Selain itu, penting untuk terus memperkuat konsensus global terkait solusi dua negara sebagai jalan keluar yang paling realistis. Hanya dengan komitmen bersama, perdamaian yang adil dapat tercapai.

Negara-negara Arab, bersama sekutunya, memiliki tanggung jawab besar dalam mengawal isu ini di forum internasional. Peran aktif mereka akan menentukan arah masa depan konflik Palestina-Israel.

Pada akhirnya, tanpa tindakan kolektif, konflik ini akan terus menjadi luka panjang bagi kemanusiaan. Dunia dituntut untuk tidak sekadar mengecam, tetapi juga bertindak nyata demi masa depan rakyat Palestina. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: Israellegitimasi internasionalMWLNetanyahuPalestinapermukiman ilegal
Post Sebelumnya

Eks Ketua Hakim Jakarta Selatan M. Arif Nuryanta Menjalani Sidang Dakwaan Kasus CPO

Post Selanjutnya

KAI Kembangkan Kereta Api Khusus untuk Petani

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat memberikan keterangan dalam konferensi pers Soekarno Runniversary 2026 di Parkir Timur GBK, Jumat (6/2/2026). Pemprov DKI menyambut baik ajang yang memadukan semangat olahraga dengan edukasi nilai-nilai kebangsaan tersebut. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Rayakan Usia Emas, PDIP Gelar Soekarno Run 2026: Ada Beasiswa Pelajar dan Hadiah Spesial

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menilai kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi positif dalam mendorong gaya hidup sehat sekaligus memperkuat...

Personel Polsek Gambir saat memberikan pendampingan kepada Mariame Traore (WNA Prancis) yang ditemukan terlantar di Hall Utara Stasiun Gambir. Mariame kini telah diserahkan ke Kantor Imigrasi Jakarta Pusat di Kemayoran untuk penanganan dokumen dan izin tinggal lebih lanjut. (Foto: Humas Polres Jakarta Pusat/Ekoin.co)

Delapan Hari Terlantar di Stasiun Gambir, WNA Prancis Diamankan Polisi Akibat Visa ‘Expired’ dan Kehabisan Uang

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Basuki mengatakan, pengamanan terhadap warga negara Asing bermula saat anggota Polsek Gambir...

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menerangkan tersangka IJ ibu kandung korban, menjemput korban RZA. Foto: Amsi

Polda Metro Jaya Sikat 10 Tersangka TPPO, Ibu Kandung Penjual Anak Terancam 15 Tahun Penjara

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

"Polisi berhasil menyelamatkan 4 anak dari praktik tindak pidana perdagangan orang. Para anak dibawa ke Dinas Sosial DKI Jakarta untuk...

Post Selanjutnya
kereta api

KAI Kembangkan Kereta Api Khusus untuk Petani

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.