EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda BERANDA
Nama DPR Muncul di Kasus Kuota Haji

Nama DPR Muncul di Kasus Kuota Haji

KPK mendalami dugaan korupsi kuota haji yang melibatkan anggota DPR RI. Kasus ini diperkirakan merugikan negara hingga Rp1 triliun.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
20 Agustus 2025
Kategori BERANDA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, EKOIN.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus korupsi kuota haji periode 2023–2024. Penyidik menelusuri informasi mengenai adanya jatah kuota tambahan yang diduga diberikan kepada anggota DPR RI. Dugaan penyimpangan ini diperkirakan merugikan negara hingga Rp1 triliun. Bergabung di WA Channel EKOIN.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa informasi tentang keterlibatan anggota DPR menjadi bagian penting untuk memperluas penyidikan. Menurutnya, setiap data baru yang masuk akan dianalisis secara cermat oleh tim penyidik.

“Ini menjadi pengayaan bagi tim untuk mendalami informasi tersebut,” kata Budi saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Selasa, 19 Agustus 2025.

KPK Dalami Pergeseran Kuota Haji

Meski isu keterlibatan anggota DPR menyeruak, Budi menegaskan fokus utama penyidik KPK tetap pada dugaan pergeseran kuota haji. Pergeseran tersebut diduga berpotensi menyebabkan kerugian besar bagi keuangan negara.

“Kami masih mendalami terkait fokus perkaranya, yaitu pergeseran kuota haji yang mengakibatkan kerugian keuangan negara,” jelasnya.

Berita Menarik Pilihan

Stadion Indomilk Tak Lagi Angker bagi Macan Kemayoran, Persija Pulang Bawa Kemenangan Mutlak

BSI Maslahat Dukung Pendidikan Lewat Bantuan Rp6 Miliar di IPB

Penyidikan kasus ini dimulai sejak 9 Agustus 2025. Saat itu, KPK secara resmi mengumumkan penanganan perkara korupsi yang menyangkut distribusi kuota haji. Dua hari sebelumnya, mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, telah diperiksa penyidik untuk dimintai keterangan.

Dalam penyidikan awal, KPK mengumpulkan sejumlah bukti administrasi, dokumen resmi, serta memanggil beberapa saksi kunci. Salah satu fokus pemeriksaan adalah bagaimana kuota haji dialihkan dari jemaah reguler ke pihak-pihak tertentu.

Nama DPR Muncul dalam Penyidikan

Kemunculan nama anggota DPR dalam penyidikan menjadi perhatian publik. Dugaan adanya kuota tambahan yang dialokasikan kepada legislator membuka dimensi baru dalam perkara ini.

Isu tersebut menimbulkan spekulasi bahwa praktik distribusi kuota haji tidak hanya melibatkan pejabat eksekutif di Kementerian Agama, tetapi juga beririsan dengan lembaga legislatif.

Menurut pengamat hukum, jika dugaan keterlibatan DPR terbukti, kasus ini akan menjadi salah satu skandal politik terbesar yang terkait langsung dengan penyelenggaraan ibadah umat Islam.

Budi menekankan bahwa pihaknya masih berhati-hati dalam mengolah setiap informasi yang masuk. Ia menegaskan bahwa semua data harus dikonfirmasi melalui proses hukum yang sahih sebelum diambil langkah selanjutnya.

Sementara itu, masyarakat dan berbagai organisasi keagamaan mulai menyoroti perkembangan kasus ini. Beberapa pihak meminta agar KPK mengusut secara tuntas agar kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan haji tidak tercoreng.

Di sisi lain, pemeriksaan terhadap mantan Menteri Agama dianggap sebagai langkah penting untuk membuka struktur distribusi kuota yang lebih detail. Pemeriksaan lanjutan diperkirakan akan dilakukan terhadap pejabat eselon di Kemenag serta pihak swasta yang diduga terlibat.

Kasus korupsi kuota haji ini berpotensi menyeret lebih banyak nama. KPK diperkirakan akan memperluas daftar saksi seiring dengan masuknya informasi baru yang mengaitkan anggota DPR.

Jika terbukti adanya penerimaan kuota tambahan secara ilegal, para pihak yang terlibat bisa dijerat pasal tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Perkembangan kasus ini terus dipantau oleh publik, terutama karena menyangkut penyelenggaraan ibadah haji yang menjadi salah satu pilar penting kehidupan beragama umat Islam di Indonesia.

KPK menegaskan bahwa penyidikan akan dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga integritas hukum sekaligus kepercayaan masyarakat.

Kasus korupsi kuota haji menyoroti dugaan keterlibatan berbagai pihak, termasuk DPR RI. KPK telah memastikan bahwa informasi terkait kuota tambahan menjadi bagian penting dalam penyidikan yang masih berlangsung.

Fokus utama lembaga antirasuah tetap pada dugaan pergeseran kuota yang menimbulkan kerugian negara hingga triliunan rupiah. Setiap perkembangan baru akan diuji melalui prosedur hukum yang berlaku.

Pemeriksaan terhadap mantan Menteri Agama menjadi pintu masuk untuk membongkar alur distribusi kuota. Hal ini membuka kemungkinan adanya keterlibatan pejabat maupun pihak legislatif.

Masyarakat menunggu transparansi penuh dari KPK agar kasus ini tidak hanya berhenti pada pejabat tertentu, tetapi menyentuh semua pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

Keadilan dan integritas penyelenggaraan haji menjadi tuntutan utama agar umat Islam Indonesia dapat beribadah tanpa bayang-bayang korupsi. (*)


Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: DPRkasus hajikorupsi kuota hajiKPKkuota hajiskandal politik
Post Sebelumnya

Handphone Gus Yaqut Disita, KPK Bongkar Chat HP Selidiki Korupsi soal Kuota Haji

Post Selanjutnya

BNI Dukung Transformasi Komunikasi Lewat AI

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Kemenangan 2-0 ini membawa Macan Kemayoran naik ke posisi dua klasemen sementara BRI Super League. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Stadion Indomilk Tak Lagi Angker bagi Macan Kemayoran, Persija Pulang Bawa Kemenangan Mutlak

oleh Danang F Pradhipta
30 Januari 2026
0

​"Kami datang dengan kepercayaan diri tinggi. Kami tahu main di sini (Tangerang) selalu sulit, tapi hari ini efektivitas penyelesaian akhir...

BSI Maslahat dan IPB Perkuat Akses Pendidikan dan Sarana Keagamaan bagi Mahasiswa. Sumber dok bsimaslahat.or.id

BSI Maslahat Dukung Pendidikan Lewat Bantuan Rp6 Miliar di IPB

oleh Agus DJ
28 Januari 2026
0

Bogor, Ekoin.co - BSI Maslahat Dukung Pendidikan di Indonesia dengan melakukan kolaborasi strategis bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Institut...

Kehadiran konsep hiburan tradisional di tengah kawasan elite ini memicu perdebatan luas terkait etika ruang publik dan legalitas perizinan usaha di awal tahun 2026. (Ekoin.co/Ilustrasi/Istimewa)

PIK 2 Rasa Pantura: Ketika Kawasan Elit Jakarta Utara Tergoda ‘Servis’ Kopi Pangku

oleh Admin EKOIN.CO
23 Januari 2026
0

Di satu sisi, fenomena ini dianggap sebagai keunikan urban, namun di sisi lain, desakan untuk penertiban mulai bermunculan seiring dengan...

Ilustrasi tumpukan emas batangan Logam Mulia Antam di Jakarta. Per Kamis (22/1/2026),

Harga Emas Antam Turun Rp15.000, Investor Jangka Pendek Diminta Waspada

oleh Hasrul Ekoin
22 Januari 2026
0

Misalnya, mereka yang membeli emas pada 22 Januari 2025 di harga Rp 1.606.000 per gram kini masih menikmati yield sebesar...

Post Selanjutnya
BNI Dukung Transformasi Komunikasi Lewat AI

BNI Dukung Transformasi Komunikasi Lewat AI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.