EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Harga Emas Menguat Setelah Sinyal Powell

Harga Emas Menguat Setelah Sinyal Powell

Harga emas dunia menguat setelah pernyataan Jerome Powell di simposium Jackson Hole. Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed September mendorong emas semakin menarik

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
23 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, EKOIN.CO – Harga emas dunia menguat pada Jumat (22/8/2025), dipicu optimisme pasar terkait kemungkinan pemangkasan suku bunga The Fed bulan depan. Sentimen ini tersengat pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell, dalam pidatonya di simposium Jackson Hole yang memberi isyarat adanya ruang pelonggaran kebijakan moneter. Ikuti berita terbaru di WA Channel EKOIN.

Harga emas spot tercatat naik 0,99% menjadi US$ 3.371,86 per troy ons. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup menguat 1,1% di level US$ 3.418,5. Penguatan ini turut didukung melemahnya dolar AS sebesar 1%, sehingga membuat emas lebih murah bagi investor global.

Powell menyampaikan bahwa pergeseran risiko ekonomi memberi peluang perubahan kebijakan moneter. Meski begitu, ia belum memberikan komitmen langsung mengenai pemangkasan suku bunga. Ia menekankan pasar tenaga kerja mulai melemah, sementara tekanan inflasi tetap harus diawasi.

Emas Menguat karena Sinyal Powell

Dalam pidatonya yang kedelapan sekaligus terakhir di Jackson Hole, Powell mengejutkan pasar yang sebelumnya diliputi kecemasan. Ucapan Powell dinilai membuka jalan lebih cepat menuju pemangkasan suku bunga September, sehingga mendorong kenaikan seluruh aset, termasuk emas.

“Pernyataannya membuka jalur cepat menuju pemangkasan suku bunga September, yang mendorong kenaikan seluruh aset, termasuk emas,” ujar analis logam mulia independen, Tai Wong, dikutip Reuters.

Berita Menarik Pilihan

Menhan Sjafrie Sebut Kekayaan Alam Indonesia Dinikmati 10 Orang Saja, Kebocorannya Tembus Rp 5.770 Triliun

Pengamat: Peringatan Keras Prabowo ‘Lonceng Kematian’ Bagi Praktik Lancung Direksi BUMN

Wong menambahkan, harga emas akan semakin kuat bila mampu menembus dan bertahan di atas level psikologis US$ 3.400 dalam beberapa hari mendatang. Level ini disebut menjadi kunci pergerakan harga emas selanjutnya.

Sementara itu, indeks dolar AS yang tertekan turut memperbesar peluang penguatan emas. Dolar yang melemah biasanya membuat emas lebih menarik bagi investor pemegang mata uang lain, sehingga mendorong peningkatan permintaan.

Peluang Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Alat pemantau CME FedWatch menunjukkan peluang pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada September kini mencapai 85%, meningkat dari 75% sebelum pidato Powell. Angka tersebut memperlihatkan bahwa pasar semakin yakin The Fed akan menurunkan suku bunga dalam waktu dekat.

Pasar kini menanti rilis data ketenagakerjaan dan inflasi Amerika Serikat, yang dijadwalkan keluar sebelum rapat kebijakan moneter The Fed pada 16-17 September mendatang. Data tersebut akan menjadi acuan penting sebelum bank sentral mengambil keputusan akhir.

Secara historis, emas kerap berkinerja lebih baik saat suku bunga rendah. Hal itu disebabkan emas tidak menawarkan imbal hasil seperti obligasi atau deposito, sehingga relatif lebih menarik ketika biaya pinjaman menurun.

Kenaikan harga emas juga mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap aset aman (safe haven). Dalam kondisi pasar global penuh ketidakpastian, emas kerap dipilih sebagai instrumen lindung nilai dari inflasi dan pelemahan mata uang.

Selain faktor kebijakan The Fed, dinamika geopolitik dunia juga kerap memperkuat posisi emas di pasar. Ketidakpastian politik dan ekonomi global biasanya mendorong permintaan emas lebih tinggi, sejalan dengan tren saat ini.

Ekspektasi pemangkasan suku bunga September diperkirakan masih akan menjadi penggerak utama harga emas dalam beberapa pekan mendatang. Investor diprediksi akan tetap waspada, sambil menunggu kepastian dari data ekonomi Amerika Serikat yang akan segera dirilis.

Harga emas dunia saat ini menguat signifikan karena ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada September. Sentimen pasar kian kuat setelah pernyataan Jerome Powell di simposium Jackson Hole memberi sinyal pelonggaran moneter.

Kenaikan harga emas juga dipengaruhi melemahnya dolar AS, yang membuat logam mulia ini lebih menarik bagi investor global. Kondisi pasar yang penuh ketidakpastian mendorong emas menjadi pilihan aset aman.

Level psikologis US$ 3.400 per troy ons dipandang penting untuk menentukan arah harga emas ke depan. Jika tembus, penguatan emas diperkirakan semakin kuat.

Pasar kini menanti rilis data tenaga kerja dan inflasi Amerika Serikat yang akan menjadi acuan utama bagi The Fed dalam rapat 16-17 September. Keputusan pemangkasan suku bunga diperkirakan akan memperbesar daya tarik emas.

Dengan kondisi tersebut, emas berpotensi tetap menguat dalam jangka menengah, terutama jika tren pelemahan dolar berlanjut dan kebijakan moneter The Fed lebih longgar. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: dolar ASemas duniaharga emasJackson HoleJerome PowellThe Fed
Post Sebelumnya

Dedi Mulyadi: Relokasi PTDI Untungkan Jawa Barat

Post Selanjutnya

Menteri Nusron Komitmen Kawal Sinergi Jajaran di Moloku Kie Raha

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Menhan Sjafrie Sebut Kekayaan Alam Indonesia Dinikmati 10 Orang Saja, Kebocorannya Tembus Rp 5.770 Triliun

Menhan Sjafrie Sebut Kekayaan Alam Indonesia Dinikmati 10 Orang Saja, Kebocorannya Tembus Rp 5.770 Triliun

oleh Yudi Permana
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan, kekayaan alam Indonesia dinikmati 10 orang pengusaha besar. Dia mengklaim, memiliki...

Presiden Prabowo di Rakornas Pusat dan Daerah di Sentul

Pengamat: Peringatan Keras Prabowo ‘Lonceng Kematian’ Bagi Praktik Lancung Direksi BUMN

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Presiden RI Prabowo Subianto sudah beberapa kali memberikan sinyal peringatan untuk “bersih-bersih” Badan Usaha Milik Negara (BUMN)....

Kolase foto dokumen resmi "Epstein Files" dan tangkapan layar video viral Gabriela Rico Jimenez pada 2009. Rilis terbaru 3 juta halaman berkas dari Departemen Kehakiman AS kembali memicu perdebatan publik mengenai kebenaran tudingan sang model terkait praktik menyimpang di lingkaran elite global. (Foto: Istimewa)

Dibalik ‘Epstein Files’ 2026: Teka-teki Hilangnya Gabriela Jimenez yang Pernah Bongkar Rahasia Elite

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Departemen Kehakiman AS menegaskan bahwa pembukaan Epstein Files merupakan mandat undang-undang melalui Epstein Transparency Act, dengan tujuan membuka akses publik...

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Gubernur Banten Andra Soni usai menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman Pengembangan MRT Lintas Kembangan - Balaraja di Balaikota, Rabu (4/2/2026)

Sinergi Jakarta-Banten: Pramono Anung dan Andra Soni Saksikan MoU MRT Lintas Barat-Timur

oleh Ridwansyah
4 Februari 2026
0

Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan komitmen Pemprov DKI Jakarta yang melibatkan Banten secara aktif...

Post Selanjutnya
Menteri Nusron Komitmen Kawal Sinergi Jajaran di Moloku Kie Raha

Menteri Nusron Komitmen Kawal Sinergi Jajaran di Moloku Kie Raha

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.