EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA NASIONAL
Presiden Prabowo di Rakornas Pusat dan Daerah di Sentul

Presiden Prabowo di Rakornas Pusat dan Daerah di Sentul

Pengamat: Peringatan Keras Prabowo ‘Lonceng Kematian’ Bagi Praktik Lancung Direksi BUMN

Ainurrahman oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
Kategori NASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – Presiden RI Prabowo Subianto sudah beberapa kali memberikan sinyal peringatan untuk “bersih-bersih” Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Pada pertengahan Januari 2026, Prabowo secara langsung meminta Kepala Badan Danantara memperbaiki tata kelola BUMN, terutama menghapus pemberian tantiem saat perusahaan merugi.

Selanjutnya, dalam rapat koordinasi nasional (rakornas) pemerintah pusat dan daerah pada Senin (3/2), Prabowo juga melemparkan peringatan kepada para eks bos BUMN. Ia meminta mereka bersiap menghadapi meja hijau.

“Peringatan ini harus diseriusi oleh aparat penegak hukum sebagai wujud komitmen penegakkan hukum dan pemberantasan korupsi,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan kepada Ekoin.co, Rabu (4/2).

Selama puluhan tahun, jabatan di BUMN kerap dipandang sebagai “posisi empuk” yang jauh dari jangkauan hukum yang tajam. Sementara jika kita melihat ke belakang, beban sejarah korupsi di tubuh BUMN telah memberikan luka yang sangat dalam bagi kas negara.

Berita Menarik Pilihan

Prabowo Bertolak ke AS Hadiri KTT Board of Peace dan Tandatangani Perjanjian Perdagangan Timbal Balik

Sesuai Kalender Global Turki, Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari

Beberapa kasus pidana korupsi besar yang pernah tercatat yaitu Asuransi Jiwasraya dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp16,8 triliun. Kemudian, kasus korupsi Asabri dengan kerugian sekitar Rp22,7 triliun dan suap di Garuda Indonesia dengan kerugian sekitar Rp8,8 triliun.

Pernyataan Prabowo bahwa eks pimpinan BUMN harus mempertanggungjawabkan kerja mereka secara hukum menunjukkan adanya pergeseran paradigma. Prabowo sedang membangun sistem akuntabilitas retrospektif. Artinya, melepas jabatan bukan berarti melepas tanggung jawab.

Bersih-bersih BUMN ini merupakan hal krusial karena BUMN adalah benteng kedaulatan ekonomi bangsa. Ketegasan Presiden dapat memulihkan kepercayaan pasar, menciptakan efisiensi anggaran negara, sekaligus memberikan efek jera bagi para mantan petinggi dan jadi peringatan bagi jajaran direksi saat ini.

“Tentu saja, langkah berani ini akan menghadapi tantangan. Namun, dukungan publik terhadap Prabowo dalam hal ini sangat kuat,” kata Iwan.

Kini, Kejaksaan Agung memegang bola panas tersebut. Publik menanti aksi nyata, yaitu proses hukum yang transparan, objektif, dan tuntas.

Dengan menargetkan akuntabilitas hingga ke masa lalu, Prabowo sedang membersihkan jalan bagi masa depan ekonomi Indonesia yang lebih sehat. BUMN tidak boleh lagi menjadi “sapi perah” oknum, tapi harus kembali ke khitahnya sebagai alat kesejahteraan rakyat.

“Jika pimpinan BUMN bekerja dengan bersih, mereka tak perlu gentar. Namun bagi mereka yang berkhianat, pidato Prabowo adalah lonceng kematian bagi praktik lancung yang selama ini mereka sembunyikan,” tandas Iwan. (*)

Tags: Bersih-bersih BUMNIwan Setiawankorupsi BUMNPresiden Prabowo Subianto
Post Sebelumnya

Otak Pencurian Emas 1 Ton di Ketapang Akhirnya Diseret ke Jaksa, Terancam 15 Tahun Penjara

Post Selanjutnya

Marseille Bantai Rennes 3-0 di Piala Prancis

Ainurrahman

Ainurrahman

Berita Terkait

Prabowo Bertolak ke AS Hadiri KTT Board of Peace dan Tandatangani Perjanjian Perdagangan Timbal Balik

Prabowo Bertolak ke AS Hadiri KTT Board of Peace dan Tandatangani Perjanjian Perdagangan Timbal Balik

oleh Akmal Solihannoer
18 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Washington DC, Amerika Serikat (AS), pada 16 Februari 2026 untuk mengikuti Konferensi...

Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan keterangan pers mengenai hasil Sidang Isbat yang juga merujuk pada kalender hilal global versi Turki. (Foto: Dok. Kemenag)

Sesuai Kalender Global Turki, Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari

oleh Hasrul Ekoin
18 Februari 2026
0

Menag menjelaskan, secara astronomis posisi hilal saat matahari terbenam di seluruh Indonesia masih berada di bawah ufuk. Ketinggiannya tercatat berkisar...

Pemerintah menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. (Foto: Ist)

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari, Berbeda dengan Muhammadiyah

oleh Ainurrahman
17 Februari 2026
0

Pakar falak Muhammadiyah, Arwin Juli Rakhmadi, menjelaskan bahwa penetapan ini menggunakan metode Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag, Cecep Nurwendaya, saat memaparkan data astronomis posisi hilal awal Ramadhan 1447 H di Jakarta, Selasa (17/2/2026). (Dok. Humas Kemenag)

Kemenag: Posisi Hilal Masih di Bawah Ufuk, Awal Ramadhan Tanggal 19 Februari 2026

oleh Ainurrahman
17 Februari 2026
0

Penetapan itu dilakukan Penentuan hilal untuk awal bulan Hijriah, termasuk bulan Ramadan, bisa dilakukan dengan dua cara, yakni dengan metode...

Post Selanjutnya
Marseille Tekuk Rennes 3-0 di Piala Prancis

Marseille Bantai Rennes 3-0 di Piala Prancis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.